Resiko Operasi Kanker Prostat Pada Lansia

Resiko Operasi Kanker Prostat pada Lansia

Resiko Operasi Kanker Prostat Pada Lansia

Kanker prostat adalah pertumbuhan sel-sel secara tidak terkendali dalam kelenjar prostat. Prostat adalah kelenjar kecil di panggul pria yang merupakan bagian dari sistem reproduksi. Prostat berada di bawah kandung kemih di depan rektum. Kelenjar prostat mengelilingi uretra, yaitu saluran yang membawa urine dari kandung kemih ke penis.

 

Gejala Kanker Prostat

Kanker prostat mungkin saja tidak menimbulkan gejala apa pun pada tahap awal. Gejala kanker prostat akan muncul ketika prostat terlalu besar atau membengkak dan mulai memengaruhi uretra. Beberapa tanda dan gejala yang muncul ketika ini terjadi adalah:

  • Lebih sering buang air kecil, terutama saat malam hari
  • Merasa nyeri atau panas pada penis saat buang air kecil atau ejakulasi
  • Merasa kandung kemih selalu penuh
  • Darah dalam urine atau air mani
  • Tekanan saat mengeluarkan urine berkurang

 

Pasien kanker prostat yang sudah berusia lanjut dan memiliki penyakit lain mungkin tidak akan mendapatkan banyak keuntungan dari pengobatan kanker prostat yang dilakukan, seperti operasi pengangkatan prostat atau radiasi. Resiko operasi kanker prostat pada lansia tersebut juga cenderung mengganggu kehidupan mereka.

Ketika perlu terapi untuk penderita kanker prostat, maka perlu dipertimbangkan karakteristik tumor, usia, dan karakteristik lainnya, jelas Dr. David Penson, ketua peneliti dari Vanderbilt University Medical Center di Nashville, Tennessee. Ia berpikir apa gunanya melakukan radiasi jika si penderita kanker yang sudah lanjut usia mungkin saja mengalami serangan jantung atau penyakit lainnya.

 

Sekitar satu dari enam orang didiagnosis menderita kanker prostat dalam hidup mereka. Meskipun penyakit ini bisa sangat serius, namun American Cancer Society menjelaskan bahwa tidak mungkin seseorang meninggal karena kanker ini.

Tampaknya banyak orang ingin melakukan operasi atau radiasi untuk menyembuhkan penyakit, meskipun dapat menimbulkan efek samping yang mengurangi kualitas hidup mereka, termasuk disfungsi ereksi, dan masalah lainnya.

Peneliti melakukan penelitian pada pria berusia antara 39-89 tahun yang didiagnosis memiliki kanker prostat selama setahun. Mereka menemukan bahwa risiko kematian akibat kanker prostat adalah 18%. Untuk kanker prostat stadium awal sekitar 3-7%.

Sementara, pasien dengan kanker prostat yang sudah lanjut usia cenderung tutup usia dalam waktu 10 tahun karena penyebab lain. Karenanya, perawatan kanker yang ekstrim yang menyebabkan resiko operasi kanker prostat pada lansia tidak begitu berguna dilakukan kepada para lansia ini.

 

Resiko Operasi Kanker Prostat Pada Lansia

Selain resiko operasi kanker prostat pada lansia yang bisa mengancam kehidupan mereka, perawatan ini juga tidak dapat menurunkan risiko kematian yang disebabkan oleh penyakit lain. Para ahli menyarankan agar para lansia melakukan terapi alternatif, seperti dengan pengobatan dan pemantauan rutin.

Pada umumnya resiko operasi kanker prostat pada lansia maupun pada usia muda hampir sama, perbedaannya hanya pada usia lanjut yang sudah tua dan akan mudah lemah. Bagi Anda yang ingin melakukan operasi kanker prostat, sebaiknya perimbangkan terlebih dahulu dengan resiko yang akan Anda alami setelahnya. Resiko operasi kanker prostat pada lansia adalah sebagai berikut:

 

  1. Tidak mengalami ereksi

Ereksi merupakan penegangan penis yang terjadi sebagai syarat untuk berhubungan seksual. Bagi mereka yang sudah lanjut usia ketika melakukan operasi kanker prostat ini maka mereka sudah tidak dapat mengalami ereksi lagi.

 

  1. Impotensi

Selanjutnya, resiko operasi kanker prostat pada lansia adalah impotensi yang merupakan sulitnya dalam melakukan ererksi karena adanya syaraf yang rusak. Kemampuan ereksi tersebut, bisa saja tidak kembali atau hanya kecil kemungkinan untuk dapat kembali lagi. Memang, operasi ini merupakan salah satu penyebab lemah syahwat atau impotensi bahkan tidak hanya lagi lansia tetapi bisa terjadi pada usia muda.

 

  1. Pendarahan

Seseorang yang sudah melakukan operasi prostat biasanya akan mengalami pendarahan yang disebabkan karena pengangkatan kelenjar prostat, tetapi respon pada setiap pasien berbeda-beda ada yang hanya mengeluarkan pendarahan sedikit, ada juga yang mengalami pendarahan yang cukup banyak sehingga terjadinya pembekuan pada darah kateter.

 

  1. Menyebabkan kemandulan

Bagi Anda yang masih muda atau yang masih bisa memiliki anak, pastinya resiko ini harus dihindari karena ini merupakan resiko yang sangat besar bagi Anda. Saat operasi dilakukan, akan ada sesi pemotongan tabung antara testis dan uretra. Sehingga ini menjadi penyebab kemandulan pada pria yang menjalani operasi kanker prostat.

 

 

Resiko Operasi Kanker Prostat Pada Lansia

This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*