Penyakit Prostat Itu Apa ?

Penyakit Prostat Itu Apa ?

Penyakit Prostat – Gangguan penyakit prostat biasanya menyerang pria yang sudah lanjut usia, perkembangan yang menganggu prostat berjalan cukup lambat,sehingga jenis penyakit ini baru akan terdeteksi ketika sudah parah atau menjadi sebuah penyakit kanker prostat.

Kelenjar prostat bisa membengkak jika terkena infeksi. Gejalanya seperti sering buang air kecil atau terasa sakit ketika buang air, aliran kecing kecil atau merasa kandung kemih tidak pernah kosong. Biasanya gejala ini diikuti dengan rasa demam, kedinginan, dan menimbulkan rasa sakit pada bagian punggung bawah dan pinggang. Rasa sakit ini diakibatkan adanya pembesaran kelenjar prostat yang menyebabkan saluran kemih (uretra) menyempit sehingga menghambat atau menyumbat aliran urin. Inilah yang menyebabkan urin berkumpul di dalam kandung kemih dan memudahkan kandung kemih terserang infeksi. Infeksi yang terjadi akan menimbulkan peradangan dan menyebabkan sakit pada kelenjar prostat.

Kurang lebih 80% infeksi saluran kenih yang terjadi pada pria disebabkan oleh bakteri yang berasal dari usus. Bakteri ini sangat berbahaya jika telah berpindah melalui hubungan seksual, misalnya di dalam uretra. Sakit kelenjar prostat pada pria umumnya terjadi pada usia 50 tahun. Penyebab utama belum diketahui secara pasti, akan tetapi salah satu faktor resiko adalah genetik. Pada fase awal, pembesaran prostat dapat diatasi dengan pemberian obat-obatan yang melonggarkan tekanan prostatm namun bilsa sudah mencapai fase lanjut tindakan ‘kuret’ atau yang disebut TUR hingga akhirnya harus tetap menjalani operasi.

Penyakit Prostat Itu Apa ?Para pria, terutama mewaspadai adanya gangguan penyakit prostat yang mungkin dapat timbul terutama bagi yang mereka yang memiliki faktor resiko terkena gangguan penyakit prostat. Beberapa faktor resikonya meliputi:

  • Faktor genetik dan hormon.
  • Lebih dari 80 persen kasus kanker prostat ditemui pada pria di atas usia 65 tahun.
  • Kebiasaan makan yang buruk dan kurangnya aktivitas fisik.
  • Perokok atau sering menghirup asap rokok.
  • Tekanan emosi (Stress).
  • Tipe berat badan yang mengganggu prostat adalah tipe bentuk tubuh membesar di bagian pinggang dengan perut buncit seperti apel.
  • Penderita diabetes melitus.

Adapun gejala penyakit prostat adalah :

1. Sulit buang air kecil

Prostaititis merupakan salah satu gejala penyakit prostat. Pada awalnya anda akan mengalami kesulitan untuk buang air kecil. Hal ini disebabkan tabung yang dinamakan uretra mengalami gangguan ketika membawa urin dari kandung kemih. Bila anda sulit buang air kecil, sebaiknya segera periksakan kondisi tersebut ke dokter karena kemungkinan ini adalah gejala gangguan prostat atau kanker prostat.

2. Pendarahan

Gejala penyakit prostat yaitu terjadi pendarahan. Pria yang mengalami benign prostatic hyperplasia dan kanker prostat kemungkinan bisa melihat darah pada urinnya. Kondisi ini disebut hematuria. Selain pada urin, darah juga bisa terlihat pada air mani pria yang mengalami kanker prostat.

3. Nyeri

Munculnya rasa nyeri pada area tertentu dari tubuh bisa menandakan gejala penyakit prostat. Disuria, atau rasa terbakar/rasa sakit saat buang air kecil mungkin terjadi dengan prostaitis. Kondisi ini bisa membuat timbulnya rasa sakit saat ejakulasi, ketidaknyamanan, dan nyeri pada organ vital pria. Prostaitis bisa menyebabkan nyeri di punggung bawah, perut, dan selangkangan. Gangguan prostat atau kanker prostat bisa menyebabkan rasa sakit pada daerah pinggul dan tulang pria. Rasa sakit ini terjadi sebagai gejala pembesaran prostat.

4. Sering buang air kecil

Berlawanan dari poin sebelumnya, seringnya buang air kecil juga merupakan salah satu gejala penyakit prostat. Ada kalanya seorang pria mengalami kondisi benign prostatic hyperlasia yang dapat menyebabkan meningkatnya jumlah air seni pria, sehingga frekuensi buang airnya cukup sering. Kondisi ini sering terjadi pada malam hari, dan dikenal sebagai nokturia.

5. Sering berkemih di malam hari

Gejala penyakit prostat yaitu sering berkemih. Jika Anda sering terbangun di malam hari lebih dari sekali hanya untuk berkemih, periksalah segera ke dokter.

Meskipun pembesaran prostat wajar terjadi pada pria, namun anda bisa mencegah agar gangguan penyakit prostat pria tersebut tidak datang terlalu dini. Yaitu dengan mengubah gaya hidup agar bisa menurunkan risiko pembesaran prostat. Lakukan olah raga secara aktif untuk mengurangi lemak di perut. Makanlah, makanan rendah lemak dan banyak konsumsi sayur, buah dan tidak mengonsumsi minuman yang mengandung alkohol yang berlebihan. Lemak di perut, selain meningkatkan gangguan penyakit prostat, juga akan meningkatkan gejala penyakit jantung.

Penyakit Prostat Itu Apa ?

This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


*