Pemicu Kanker Prostat

Pemicu Kanker Prostat

Pemicu Kanker Prostat

Pemicu Kanker Prostat – Kanker prostat merupakan salah satu jenis kanker yang paling umum terjadi pada pria. Di negara Inggris tercatat sekitar 40.000 orang terdiagnosa mengalami kanker prostat. Tiga dari empat pria yang dilakukan diagnosa ini, berusia di atas 65 tahun. Kanker prostat berbeda dari kebanyakan kanker lain misalnya kanker payudara atau kanker serviks, karena adanya daerah kecil (sel kanker) di dalam prostat bisa tidak aktif selama bertahun-tahun. Namun bagi sebagian pria sel sel-sel tumbuh sangat lambat, dan tidak menimbulkan masalah. Kemudian kondisi sebaliknya, sel-sel ini dapat tumbuh lebih cepat yang membutuhkan pengobatan. Kita tidak tahu persis apa yang menjadi penyebab kanker prostat secara spesifik. Tetapi penelitian menunjukkan bahwa beberapa faktor pemicu kanker prostat ini, diduga dapat mempengaruhi pemicu kanker prostat:

 

  1. Usia Lanjut

Faktor usia merupakan penyebab yang paling signifikan terhadap peningkatan resiko pemicu kanker prostat. Seiring dengan bertambahnya usia, seseorang lebih rentan terhadap kanker prostat. Kanker prostat sangat jarang terjadi pada pria di bawah usia 50 tahun. Hal ini diperkuat oleh data kasus di Inggris pada tahun 2009 dan 2011, sekitar sepertiga diagnosis pemicu kanker prostat terjadi pada pria di atas usia 75 tahun. Dan hanya 1 kasus di diagnosis pada pria di bawah usia 50 tahun.

Dalam usia tua, 8 dari 10 pria (80%) memiliki sel-sel kanker prostat tetapi pada beberapa pria tidak menyebabkan gangguan kesehatan. Namun yang perlu diingat, risiko kanker prostat dapat terjadi seumur hidup dan melibatkan orang-orang pada usia berapa pun.

 

  1. Riwayat keluarga

Seperti yang terjadi pada pemicu kanker prostat karena faktor keturunan, memiliki kerabat dekat laki-laki seperti saudara kandung, ayah atau paman yang menderita kanker prostat, tampaknya meningkatkan risiko pemicu kanker prostat. Penelitian juga menunjukkan bahwa dalam keluarga ada saudara perempuan dekat yang terkena kanker payudara, juga dapat meningkatkan resiko terkena kanker prostat.

 

  1. Kelainan Gen

Pada tahun 2008 para ilmuwan Cancer Research UK mengidentifikasi gen lain yang berasal dari perubahan 7 gen, yang diduga dapat meningkatkan pemicu kanker prostat. Seseorang yang mengalami sindrom Lynch telah mewarisi gen yang rusak dan secara otomatis, meningkatkan risiko terserang kanker tertentu. Para peneliti telah menemukan bahwa pria dengan sindrom Lynch mungkin memiliki risiko lebih tinggi terkena kanker prostat daripada pria dalam populasi umum.

 

  1. Kelebihan Tinggi dan Berat Badan

Studi kanker prostat juga menemukan keterkaitan resiko pemicu kanker prostat yang lebih tinggi pada laki-laki yang memiliki tubuh tinggi dibandingkan laki-laki yang bertubuh lebih pendek. Beberapa studi telah menemukan bahwa kelebihan berat (obesitas) juga dapat mempengaruhi risiko kematian akibat kanker prostat atau diagnosa terhadap kanker prostat. Studi ini menghasilkan penemuan hubungan yang jelas antara obesitas dan risiko kanker metastasis yang mengembangkan kanker prostat.

 

  1. Pernah Mengidap Kanker

Pria yang sebelumnya pernah mengalami kanker tertentu di masa lalu, kemungkinan akan mempengaruhi peningkatan risiko pemicu kanker prostat. Penelitian telah menunjukkan adanya pemicu kanker prostat pada pria, yang pernah menderita kanker ginjal, kanker kandung kemih, kanker paru-paru, kanker tiroid dan kanker kulit melanoma.

 

  1. Telah Menjalani Vasektomi

Vasektomi merupakan prosedur medis untuk sterilisasi alat kelamin laki-laki atau sebagai alat kontrasepsi permanen. Pada penelitian tahun 2014 di Amerika, menunjukkan peningkatan risiko kanker prostat dalam skala yang kecil. Kemudian penelitian besar lainnya pada tahun 1993 juga menemukan tidak adanya peningkatan risiko pemicu kanker prostat. Sehingga hal ini memungkinkan bahwa vasektomi, tidak meningkatkan risiko pemicu kanker prostat, namun hanya terjadi peningkatan dalam skala kecil.

 

  1. Asupan Makanan

Sebuah studi menunjukkan bahwa kedelai, selenium dan teh hijau dapat memberikan kemungkinan terhadap pencegahan penyakit namun, penelitian yang lebih baru menunjukkan bahwa terapi kombinasi vitamin E, selenium dan kedelai tidak mencegah perkembangan dari prostatic intraepithelial neoplasia untuk kanker prostat.

Penelitian lain telah menunjukkan bahwa kekurangan vitamin D, diet tinggi daging merah dapat meningkatkan kemungkinan seseorang terkena kanker prostat. Sebuah studi yang diterbitkan dalam jurnal Clinical Cancer Research menunjukkan kekurangan vitamin D dapat mempengaruhi pemicu kanker prostat agresif.

 

 

Meskipun belum dapat diketahui secara pasti mengenai pemicu kanker prostat ini, namun kita harus mewaspadai faktor resiko sekecil apapun yang bisa menjadi pemicu kanker prostat ini.

 

 

 

Pemicu Kanker Prostat

This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*