Pembesaran Prostat

Pembesaran Prostat

Pembesaran Prostat

Apa yang Anda maksud dengan pembengkakan prostat adalah Pembesaran Prostat atau BPH (Benign Prostat Hiperplasia) atau Peradangan pada prostat (prostatitis). Pembesaran atau pembengkakan prostat itu sendiri adalah penyakit dimana ukuran prostat membesar tanpa peradangan dan menekan uretra sehingga pasien mengeluh sulit untuk buang air kecil. Suatu kondisi yang menyebabkan kelenjar prostat mengalami pembengkakan, namun tidak bersifat kanker. Kelenjar prostat memiliki fungsi untuk memproduksi air mani dan terletak pada rongga pinggul antara kandung kemih dan penis.

Penyebab terjadinya Pembesaran Prostat ini belum diketahui dengan jelas namun beberapa teori menghubungkan antara hormon testosteron dengan pembesaran prostat ini. Secara umum pembesaran prostat terjadi berhubungan dengan usia seseorang, semakin tua seseorang maka semakin besar resikonya terkena Pembesaran Prostat ini. Sehingga jarang diketemukan kasus BPH pada usia < 40 tahun.

Namun hal ini bukan berarti bahwa BPH tidak bisa menyerang usia muda. Prostat tumbuh / membesar secara normal melalui dua fase, yaitu :

  • Fase pertama terjadi saat pubertas dimana ukuran prostat akan menjadi 2 kali ukuran saat lahir.
  • Fase kedua terjadi sekitar usia dewasa muda (25 tahun) dan terus membesar seiring pertambahan usia.

 

Gejala dari Pembesaran Prostat ini adalah :

  1. Sering kencing terutama malam hari
  2. Kencing tidak terasa tuntas
  3. Pancaran kencing lemah
  4. Kadang butuh mengejan untuk bisa buang air kecil
  5. Kencing sedikit sedikit
  6. Tidak bisa menahan pipis
  7. Aliran urine tersendat-sendat

 

Munculnya gejala-gejala tersebut disebabkan oleh tekanan pada kandung kemih dan uretra ketika kelenjar prostat mengalami pembesaran. Disarankan untuk menemui dokter jika Anda merasakan gejala Pembesaran Prostat, meski ringan. Diagnosis sangat diperlukan karena ada beberapa kondisi lain yang gejalanya sama dengan Pembesaran Prostat, di antaranya:

  1. Prostatitis atau radang prostat
  2. Infeksi saluran kemih
  3. Penyempitan uretra
  4. Penyakit batu ginjal dan batu kandung kemih
  5. Bekas luka operasi pada leher kandung kemih
  6. Kanker kandung kemih
  7. Kanker prostat
  8. Gangguan pada saraf yang mengatur aktivitas kandung kemih

 

Faktor risiko seseorang bisa terjadi Pembesaran Prostat adalah :

  1. Usia > 40 tahun
  2. Riwayat keluarga dengan BPH
  3. Kegemukan
  4. Kurang olahraga
  5. Gangguan ereksi
  6. Menderita penyakit jantung atau diabetes.
  7. Efek samping obat-obatan penghambat beta.
  8. Keturunan

 

Pengobatan pada BPH mencakup banyak faktor seperti perubahan pola hidup , terapi dengan obat obatan dan mungkin diperlukan tindakan operatif. Perubahan pola hidup yang dimaksud adalah :

  1. Kurangi asupan cairan terutama 2 jam menjelang tidur;
  2. Hindari alkohol dan kopi;
  3. Hindari penggunaan obat flu, antihistamin, antidepresi dan obat pelancar kencing;
  4. Melatih kandung kemih untuk menahan pipis lebih lama dengan senam kegel;
  5. Perbanyak sayuran dan serat supaya tidak terserang konstipasi;
  6. Istirahat cukup; dan
  7. Hindari stress.

 

Sementara Prostatitis adalah peradangan pada prostat yang disertai atau tidak dengan infeksi bakteri. Prostatitis bisa menyerang semua umur. Gejala prostatitis kronis tanpa infeksi bisa mirip dengan BPH, sehingga pemeriksaan yang baik dan menyeluruh oleh dokter bisa menentukan penyebab pasti keluhan susah buang air kecil Anda.

Sebaiknya Anda berkonsultasi dengan dokter tentang keluhan Anda, sehingga dokter bisa menentukan penyebab keluhan Anda dengan baik. Jika ternyata Anda benar mengalami BPH, tidak perlu khawatir, BPH bukan kanker dan bisa ditangani dengan obat obatan. Semoga bermanfaat..

 

Pembesaran Prostat

This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


*