Pembengkakan Kelenjar Prostat

Pembengkakan Kelenjar Prostat

Pembengkakan Kelenjar Prostat -Prostat adalah kelenjar berbentuk seperti kacang kenari yang terletak di bawah kandung kemih dan di sekeliling uretra (pangkal kandung kemih). Organ ini berfungsi menghasilkan suatu cairan yang membentuk 30 persen volume air mani. Cairan ini mengandung asam sitrat, kalsium, dan enzim yang kemungkinan besar berfungsi untuk meningkatkan kemampuan berenang dan kesuburan sperma. Selain itu, prostat juga mensekresikan cairan seng, yang menurut para ilmuwan dapat mencegah infeksi organ kelamin.

Pembengkakan Kelenjar Prostat

Pembengkakan Kelenjar Prostat

Proses Pembengkakan Kelenjar Prostat

Sebenarnya, seiring bertambahnya usia, seorang pria akan mengalami pembesaran kelenjar prostat. Tetapi, tidak selalu pembesaran kelenjar prostat mengakibatkan pembengkakan kelenjar prostat. Karena letaknya yang mengelilingi pangkal saluran kemih (uretra) yang terletak di bawah kandung kemih, maka jika terjadi pembengkakan kelenjar prostat, kelenjar prostat dapat menekan saluran kemih sehingga air kencing menjadi tidak lancar atau bahkan tersumbat.

Gejala yang ditimbulkan oleh pembengkakan kelenjar prostat hampir mirip dengan gejala kanker prostat. Karena itu, seorang pria dianjurkan untuk segera melakukan pemeriksaan bila mengalami gejala tersebut. Ada baiknya Anda, para pria, memastikan apakah masalah prostat yang Anda alami hanya karena pembengkakan kelenjar prostat atau gejala adanya kanker prostat. Berikut penjelasan mengenai beberapa masalah prostat.

  1. Prostatitis (Radang prostat)

Gejala adalah demam dan ketidaknyamanan ketika buang air kecil dan nyeri pada daerah kandung kemih. Bila prostat amat membengkak, penderita tidak dapat lagi buang air kecil. Jika peradangan prostat disebabkan oleh bakteri, penyakitnya disebut prostatitis bakterial, yang biasanya akut atau kronis. Ini biasanya dikaitkan dengan infeksi saluran kemih. Akan tetapi, dalam lebih banyak kasus, penyebab peradangan ini tidak terdeteksi sehingga penyakitnya disebut prostatitis nonbakterial.

  1. Hiperplasia prostatis ringan (Benign prostatic hyperplasia/BPH)

BPH adalah pembengkakan kelenjar prostat non-kanker yang dapat menyerang pria berusia 40 tahun ke atas. Resiko terkena BPH meningkat seiring dengan bertambahnya usia seorang pria. Pembengkakan kelenjar prostat dapat berkembang menjadi kanker prostat. Gejala untuk mereka yang terkena pembengkakan kelenjar prostat adalah meningkatnya intensitas buang air kecil, terutama di malam hari. Selain itu juga melemahnya pancaran air seni. Perasaan bahwa air seni di dalam kandung kemih belum benar-benar habis (anyang-anyang).

  1. Tumor atau kanker prostat

Prostat juga dapat diserang oleh tumor atau kanker ganas. Umumnya, kanker prostat terdeteksi dalam pemeriksaan kesehatan rutin, bahkan sewaktu gejala-gejalanya tidak terasakan. Dalam kasus yang lebih serius, bisa terjadi penumpukan urin yang mengakibatkan pembengkakan kandung kemih. Sewaktu kanker menyebar ke organ-organ tubuh lain, dapat timbul nyeri punggung, gejala neurologis, serta pembengkakan kaki akibat tersumbatnya sistem limfatis.

Pembengkakan kelenjar prostat dapat menyebabkan rasa sakit saat buang air kecil serta menjadi lebih sering. Prostat membesar atau bengkak terjadi karena aktivitas dihydrotestosterone, DHT, yang merupakan metobolik dari hormon testosteron pria yang utama. Pengubahan dari testosteron menjdai DHT dapat dilakukan oleh enzyme 5-alpha-reductase.

Biasanya yang paling sering digunakan untuk mengatasi pembengkakan kelenjar prostat ini adalah operasi prostat dengan menggunakan laser, namun hal itu dapat menyebabkan impoten, resiko serangan jantung yang semakin meningkat. Maka dari itu berhati-hatilah mengkonsumsi obatnya.

Prostat lebih banyak menyerang pria di atas usia 50-an tahun. Tanpa terasa dengan usia yang menginjak 50 tahun banyak bapak yang mengalami BPH (Benign Prostatic Hyperplasia) atau Pembengkakan Kelenjar Prostat Jinak. Gejalanya sering buang air kecil tapi keluarnya sedikit-sedikit dan rasa tidak puas setiap buang air kecil bahkan sering hanya berupa urin yang menetes tanpa disadari.

Pembengkakan Kelenjar Prostat

This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


*