Kanker Prostat Pengobatan

Kanker Prostat Pengobatan

Kanker Prostat – Kelenjar prostat adalah organ yang ditemukan hanya pada pria, yang berarti bahwa orang hanya pria yang dapat terkena kanker prostat. Kanker terjadi ketika sel-sel normal mulai tumbuh dan berkembang tanpa kontrol normal mereka. Setelah sel-sel mengalami konversi, mereka berkembang biak dan membentuk suatu massa/benjolan yang disebut tumor. Karena pertumbuhan yang tidak terkendali mereka, tumor dapat menyerang jaringan sekitarnya dan mencapai organ-organ lain melalui aliran darah. Inilah yang disebut tumor ganas ( kanker). Proses dimana kanker dapat menyerang dan menyebar ke organ lain disebut metastasis. Jaringan kanker menginvasi jaringan sekitar mereka dan mengambil oksigen dan nutrisi yang mereka butuhkan untuk bertahan . Hampir semua kanker prostat adalah adenokarsinoma dari prostat, yang berarti bahwa mereka berasal dari sel sekresi kelenjar prostat.

GEJALA KANKER PROSTAT

Berikut ini adalah gejala penyakit kanker prostat yang harus di waspadai oleh kita semuanya, diantaranya yaitu :

  1. Sulit berkemih
  2. Nyeri saat berkemih
  3. keluar darah saat berkemih
  4. sulit ereksi atau menahan ereksi
  5. sulit buang air besar { BAB } dan masalah pencernaan lainnya.
  6. Nyeri terus-menerus di punggung bawah, panggul atau paha dalam bagian atas
  7. Sering berkemih di malam hari
  8. Urin yang menetes atau tidak cukup kuat
  9. Usia di atas 50 dan mempunyai faktor resiko
Kanker Prostat Pengobatan

Kanker Prostat Pengobatan

PENGOBATAN KANKER PROSTAT

Bila Anda divonis terkena kanker prostat, jangan takut, berikut beberapa pilihan terbaik pengobatan kanker prostat yang tersedia saat ini, secara medis maupun alternatif. Faktanya, kanker prostat bisa disembuhkan dengan pengobatan dan perawatan yang benar.

Pilihan pengobatan yang direkomendasikan dokter Anda, seringkali didasarkan pada seberapa luas perkembangan sel kanker. Pada kanker prostat stadium dini, dimana sel kanker masih bersifat lokal (tidak ada penyebaran), bisa jadi dilakukan tindakan pembedahan atau radiasi.

Sedangkan, pada stadium lanjut, pilihan yang biasanya diberikan pada penderita kanker bisa berupa terapi hormon atau kemoterapi. Berdiskusilah dengan dokter Anda mengenai efek samping apa saja yang bisa jadi timbul setelah pengobatan dilakukan.

Pengetahuan akan hal tersebut setidaknya dapat membantu Anda membuat pertimbangan mengenai metode pengobatan kanker prostat yang akan Anda jalani, dengan efek samping yang masih berterima bagi tubuh Anda.

RADIOTERAPI UNTUK KANKER PROSTAT

Apabila risiko pembedahan terlalu tinggi, biasanya dilakukan radioterapi. Jenis radioterapi yang biasa dilakukan dapat berupa.

  1. Radioterapi eksternal, merupakan radioterapi yang dilakukan di rumah sakit secara rawat jalan. Biasanya dilakukan sebanyak lima kali seminggu selama 6—8 minggu.
  2. Pencangkokan butiran yodium, emas, atau iridium radioaktif secara langsung pada jaringan prostat. Keuntungan terapi ini adalah efek radiasi terhadap kerusakan jaringan di sekitar jaringan prostat menjadi minimal.

TERAPI HORMON UNTUK KANKER PROSTAT

Tujuan dari terapi hormon (disebut juga terapi penekanan androgen) adalah untuk menurunkan kadar hormon pria (androgen). Androgen, yang sebagian besar dibuat di testis, menyebabkan berkembangnya sel-sel kanker prostat. Menurunkan kadar androgen sering membuat kanker prostat mengecil atau tumbuh lebih lambat. Terapi hormon dapat mengontrol, tetapi tidak dapat menyembuhkan kankernya

Terapi hormon sering digunakan dalam pengobatan kanker prostat apabila.

  • Pria yang tidak memilih pembedahan atau pun radiasi untuk pengobatan kankernya.
  • Kasus dimana kanker telah menyebar ke organ lain atau pada kasus kanker kambuhan.
  • Pria yang memiliki risiko tinggi untuk mengalami kekambuhan biasanya bersamaan dengan radioterapi.
  • Kadang digunakan sebelum tindakan dilakukan pembedahan atau radioterapi dengan tujuan untuk mengecilkan kankernya.

Contoh obat-obatan terapi hormon untuk kanker prostat antara lain leuprolide, goserelin, dan buserelin. Obat tersebut diberikan dalam bentuk suntikan setiap 3 bulan sekali. Efek sampingnya adalah mual dan muntah, anemia, osteoporosis, dan impotensi. Obat lainnya yang digunakan sebagai terapi hormon adalah zat yang menghambat aktivitas androgen (misalnya flutamide atau nilutamide). Efek sampingnya adalah impotensi, gangguan hati, diare, dan ginekomastia (pembesaran payudara). Selain itu, ada obat yang mencegah kelenjar adrenalin untuk membuat androgen, antara lain ketoconazole dan aminoglutethimide.

Kanker Prostat Pengobatan

This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


*