Kanker Prostat Di Usia Muda

Kanker Prostat Di Usia Muda

Kanker Prostat Di Usia Muda

Kanker Prostat Di Usia Muda

Kanker Prostat – Jumlah pria yang lebih muda didiagnosis dengan kanker prostat telah meningkat hampir enam kali lipat dalam 20 tahun terakhir. Jika Anda berada di bawah usia 50, di sini ada beberapa hal yang harus Anda ketahui tentang kencenderungan berbahaya ini. STUDI terbaru yang diterbitkan jurnal Cancer melaporkan, kanker prostat yang terjadi pada pria dewasa muda lebih berisiko berakibat kematian dibanding jika dialami pria yang sudah berumur (lansia).

Di seluruh dunia, kanker prostat merupakan kanker penyebab kematian pria terbesar kedua setelah kanker paru-paru. Tak kurang 254.000 kaum adam meninggal per tahunnya akibat penyakit mematikan ini. Dokter secara rutin menganjurkan tes darah PSA pada pria di atas 50 tahun, dengan keyakinan bahwa penanganan agresif pada jenis kanker apa pun jauh lebih baik ketimbang hanya menunggu tanpa melakukan pengobatan apa pun.

Akan tetapi, pada sejumlah kasus, ada pula karakter tumor yang pertumbuhannya lebih lambat dan perlu waktu bertahun-tahun untuk menjadi ganas. Perlu diketahui juga bahwa setiap pria yang memasuki usia 45 berpeluang mengalami pembesaran kelenjar prostat. Jika pembesaran terjadi secara berlebihan hingga membengkak sebesar buah jeruk, efeknya dapat menekan aliran kemih yang melalui uretra.

Kondisi inilah yang disebut BPH (benign prostatic hyperflasia) yang biasanya menimbulkan keluhan sulit berkemih. Kasus BPH diperkirakan menimpa sekitar 15 persen pria usia 40 tahunan dan 60 persen pria usia 50 tahunan. Kendati tidak mengancam jiwa, umumnya pasien perlu ditangani dengan pembedahan. Sebagai langkah pencegahan, para ahli menyarankan kaum pria untuk berolahraga teratur guna mengurangi risiko kanker prostat.

Kanker prostat pada pria muda lebih agresif, dan karena itu lebih mengancam jiwa, dibandingkan pria yang lebih tua.Secara historis, kanker prostat telah memengaruhi kebanyak pria di 70-an atau 80-an, dan kanker mereka tumbuh dengan lambat. Bahkan, banyak pria yang lebih tua telah didiagnosis dengan stadium awal kanker prostat akhirnya meninggal karena penyebab lain. Pria yang lebih muda belum secara rutin menjalani program prostate-specific antigen (PSA) dan pemeriksaan rektal sampai usia yang disarankan sekitar 50 tahun.

Kanker yang umum terjadi pada pria ini biasanya tidak memiliki gejala fisik dalam tahap awaln. Akibatnya, jika kanker prostat menjadi agresif didiagnosis pada pria yang lebih muda dari yang berusia 55tahun, sering telah berkembang menjadi kanker pada stadium tinggi dan karena itu lebih sulit untuk diobati.

Pria dengan riwayat keluarga yang mempunyai penyakit kanker prostat perlu waspada dengan memeriksakanya. Penyebab lain untuk diagnosis pada pria muda adalah genetika yang sederhana.

Jika Anda memiliki riwayat keluarga dengan kanker prostat (ayah, kakak, paman atau kakek), maka Anda harus berbicara dengan dokter dan ada baiknya Anda menjalani pemeriksaan. Pria dengan riwayat keluarga ini memiliki risiko 2-3 kali lebih tinggi daripada populasi umum, yang meningkat lebih lanjut secara berganda pada kerabat yang terkena dampaknya.

Memerhatikan apa yang Anda makan. Lebih dari dua lusin penelitian menunjukkan bahwa lebih banyak daging merah yang dimakan oleh seorang pria maka akan memiliki risiko yang lebih tinggi terkena kanker prostat. Tapi tidaklah berlaku pada semua makanan, makanan yang digoreng dan makanan olahan, lemak jenuh hewani juga menu makananan tinggi dapat mempercepat proses perkembangan dari penyakit kanker. Seperti penyakit serius lainnya, obesitas juga dapat menjadi penyebab risiko lainya.

Jika Anda memiliki kanker prostat, berbicaralah dengan ahli onkologi Anda tentang semua pilihan pengobatan yang tersedia yang mungkin menjadi yang terbaik untuk Anda. Pertanyaan apakah laki-laki muda dengan kanker jenis ini harus segera menjalani operasi atau jika mereka harus menunggu untuk melihat proses perkembangan, masih menjadi kontroversi.

Sementara kanker prostat pada pria yang lebih tua prosesnya sering lebih lamba sehingga operasi dapat memiliki efek samping yang signifikan, seperti kemungkinan disfungsi ereksi seumur hidup atau inkontinensia urin kronis. Untuk pria berusia 30-an atau 40-an, ini bisa menjadi keputusan yang sulit. Pastikan Anda mendiskusikan pilihan Anda dan semua efek samping yang mungkin terjadi dengan dokter Anda.

Melakukan pemeriksaan tahunan. Setiap tahun, kaum pria lebih berkomitmen untuk gaya hidup sehat dan mengambil waktu untuk menjalani pemeriksaan yang diperlukan dalam mencegah penyakit kanker dan kondisi serius medis lainnya. Saat ini, kanker prostat adalah penyakit yang masih bisa diobati, terutama dalam tahap awal. Jika Anda pria yang brusia lebih dari usia 40 tahun, maka konsultasikan dengan dokter Anda tentang faktor risiko pribadi Anda dan menentukan apakah tes PSA tersebut sesuai untuk Anda.

Kanker Prostat Di Usia Muda

This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


*