Gejala Radang Kelenjar Prostat

Gejala Radang Kelenjar Prostat

Gejala Radang Kelenjar Prostat

Prostatitis merupakan peradangan yang terjadi pada kelenjar prostat. Prostat adalah kelenjar berbentuk seperti kacang kenari yang terletak di bawah kandung kemih dan di sekeliling uretra (pangkal kandung kemih). Kelenjar prostat merupakan bagian organ tubuh yang ada pada sistem reproduksi pria. Kelenjar prostat pun bisa terkena peradangan dan infeksi. Itulah yang dikenal dengan nama prostatitis. Infeksi pada prostat tersebut juga dapat menyebar ke skrotum (kantong zakar). Bila sudah demikian, maka skrotum akan membengkak, memerah, terasa nyeri hebat yang berpotensi menyebabkan impotensi.

Pria menderita radang prostat kronis sekitar 30%- 50%,diantaranya pasien berusia 20-40 ada sekitar 50%-80%. Prostatitis tidak meningkatkan risiko terjadinya kanker prostat. Pada kebanyakan laki-laki, prostatitis tidak mengganggu kehidupan seksual dan juga tidak menular kepada pasangannya. Prostatitis sebenarnya tidak secara langsung berhubungan dengan disfungsi ereksi, tetapi kelainan ini memang menimbulkan gejala-gejala yang dapat mengganggu kehidupan seksual seseorang. Gejala-gejala itu antara lain hilangnya gairah sex (libido) karena rasa sakit sekitar penis dan testis, rasa sakit pada saat ejakulasi dan haemospermia yakni terdapat darah dalam cairan ejakulasi. Bisa jadi ini akibat terlalu banyaknya gejala yang ada. Setidaknya, ada cara mengenali gejala radang kelenjar prostat. Mari kita lihat gejala radang kelenjar prostat berikut ini :

 

  1. Sulit berkemih

Bisa berupa perasaan ingin berkemih tapi tidak ada yang keluar, berhenti saat sedang berkemih, ada perasaan masih ingin berkemih atau harus sering ke toilet untuk berkemih karena keluarnya sedikit-sedikit. Gejala radang kelenjar prostat ini terjadi akibat membesarnya kelenjar prostat yang ada di sekitar saluran kemih karena ada tumor di dalamnya sehingga mengganggu proses berkemih. Kelenjar prostat akan makin besar seiring bertambahnya usia seseorang. Karena itu, periksa diri ke dokter untuk membedakan apakah hanya pembesaran prostat ataukah kanker.

 

  1. Nyeri saat berkemih

Gejala ini juga akibat adanya tumor prostat yang menekan saluran kemih. Namun, nyeri ini juga bisa merupakan gejala radang kelenjar prostat yang disebut prostatitis. Bisa juga tanda hiperplasia prostat yang bukan merupakan kanker.

 

  1. Keluar darah saat berkemih

Gejala radang kelenjar prostat ini jarang terjadi, namun jangan diabaikan. Segeralah periksa ke dokter meski darah yang dikeluarkan hanya sedikit, samar-samar atau hanya berwarna merah muda. Kadangkala infeksi saluran kemih juga bisa menyebabkan gejala radang kelenjar prostat ini.

 

  1. Sulit ereksi atau menahan ereksi

Gejala Radang Kelenjar ProstatTumor prostat bisa saja menyebabkan aliran darah ke penis yang seharusnya meningkat saat terjadinya ereksi menjadi terhalang sehingga susah ereksi. Bisa juga menyebabkan tidak bisa ejakulasi setelah ereksi. Tapi sekali lagi, pembesaran prostat bisa saja menyebabkan munculnya gejala radang kelenjar prostat ini.

 

  1. Darah pada sperma

Gejala radang kelenjar prostat ini, seperti darah pada urin, bisa timbul tidak terlalu jelas. Darah tidak dalam jumlah banyak dan hanya menyebabkan warnanya berubah menjadi merah muda. Meski begitu patut diwaspadai

 

  1. Sulit buang air besar dan ada masalah saluran pencernaan lainnya

Kelenjar prostat terletak di bawah kandung kemih dan di depan rektum. Akibatnya, bila ada tumor pencernaan akan terganggu. Namun perlu diingat, sulit BAB yang terus menerus terjadi juga bisa menyebabkan pembesaran prostat karena terjadi tekanan pada kelenjar secara terus menerus. Sulitnya BAB dan gangguan saluran cerna bisa juga mengindikasikan kanker usus besar.

 

  1. Nyeri bagian punggung bawah, panggul atau paha dalam bagian atas

Sering, kanker prostat menyebar di wilayah-wilayah ini, yaitu pada punggung bawah, panggul dan pinggul sehingga nyeri yang sulit dijelaskan di bagian ini bisa menjadi tanda adanya gangguan

 

  1. Sering berkemih di malam hari

Jika Anda sering terbangun di malam hari lebih dari sekali hanya untuk berkemih, periksalah segera ke dokter bisa jadi itu adalah gejala radang kelenjar prostat.

 

  1. Urin yang menetes atau tidak cukup kuat

Gejala radang kelenjar prostat ini mirip inkontinensia urin (ngompol). Urin tidak dapat ditahan hingga perlahan keluar dan menetes. Atau kalau pun keluar aliran tidak cukup kuat.

 

  1. Usia di atas 50 dan mempunyai faktor risiko

Karena tidak menimbulkan gejala radang kelenjar prostat maka pria yang memiliki faktor risiko sebaiknya memeriksakan diri secara rutin. Faktor risiko ini termasuk adanya anggota keluarga yang menderita kanker terutama jika itu sang ayah, obesitas atau kegemukan dan merokok merupakan salah satu faktor risiko kanker prostat.

 

 

 

 

Gejala Radang Kelenjar Prostat

This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*