Faktor Risiko Kanker Prostat

Faktor Risiko Kanker Prostat

Faktor Risiko Kanker Prostat Sebuah pemahaman lengkap tentang penyebab kanker prostat tetap sulit dipahami dan dijelaskan. Faktor Risiko Kanker Prostat utama adalah obesitas, usia dan riwayat keluarga. Kanker prostat sangat jarang pada pria yang lebih muda dari, tapi menjadi lebih umum dengan usia lanjut. Usia rata-rata pada saat diagnosis adalah 70.

Namun, banyak orang tidak pernah tahu bahwa mereka memiliki kanker prostat. Studi otopsi dari Cina, Jerman, Israel, Jamaika, Swedia, dan laki-laki Uganda yang meninggal karena penyebab lain telah menemukan kanker prostat pada 30% pria berusia lima puluhan mereka, dan dalam 80% dari laki-laki dalam tujuh puluhan. Pria yang memiliki anggota keluarga tingkat pertama dengan kanker prostat tampaknya memiliki dua kali lipat risiko terkena penyakit dibandingkan dengan laki-laki tanpa kanker prostat dalam keluarga. Faktor Risiko Kanker Prostat ini tampaknya lebih besar untuk laki-laki dengan saudara yang terkena dibanding laki-laki dengan ayah yang terkena.

Di Amerika Serikat pada tahun 2005, diperkirakan ada 230.000 kasus baru kanker prostat dan 30.000 kematian karena kanker prostat. Pria dengan tekanan darah tinggi lebih mungkin untuk tetjadi kanker prostat. Ada peningkatan Faktor Risiko Kanker Prostat terkait dengan kurangnya olahraga. Sebuah studi 2010 menemukan bahwa sel-sel prostatebasal adalah situs yang paling umum asal untuk kanker prostat. Banyak orang dengan satu atau lebih faktor risiko tidak lantas menderita kanker prostat, sementara yang lain justru malah mengalaminya.

Penyebab kanker prostat belum sepenuhnya diketahui, namun para peneliti telah menemukan beberapa Faktor Risiko Kanker Prostat. Berikut adalah Faktor Risiko Kanker Prostat :

 

  1. Riwayat keluarga

Faktor Risiko Kanker Prostat yang pertama yaitu keturunan atau genetik dapat berperan dalam perkembangan kanker prostat. Memiliki ayah atau saudara laki-laki dengan kanker prostat meningkatkan risiko hingga lebih dari dua kali lipat lebih besar untuk terkena penyakit ini. Risiko kanker prostat menjadi jauh lebih tinggi saat memiliki beberapa kerabat yang terkena kanker prostat, terutama jika mereka masih berusia muda pada saat kanker prostat ditemukan.

 

  1. Umur

Umur merupakan Faktor Risiko Kanker Prostat kedua untuk kanker prostat. Kanker prostat sangat jarang terjadi pada pria berusia di bawah 40 tahun. Risiko kanker prostat bertambah setelah seorang pria berumur 50 tahun. Hampir 2 dari 3 kanker prostat ditemukan pada pria di atas usia 65 tahun.

 

  1. Kebangsaan

Kanker prostat paling umum terjadi di Amerika Utara, Eropa bagian barat laut, Australia, dan di kepulauan Karibia. Kanker prostat tidak umum terjadi di Asia, Afrika, Amerika Tengah, dan Amerika Selatan. Alasan untuk hal ini tidaklah jelas. Namun Faktor Risiko Kanker Prostat seperti perbedaan gaya hidup (diet, dll) bisa saja berpengaruh.

 

  1. Gen

Para ilmuwan menemukan beberapa gen yang bisa meningkatkan Faktor Risiko Kanker Prostat, meskipun hal ini hanya berkontribusi kecil secara keseluruhan. Sebagai contoh, mewarisi mutasi gen BRCA1 atau BRCA2 bisa memicu kanker payudara dan kanker ovarium. Mutasi pada gen ini juga dapat meningkatkan Faktor Risiko Kanker Prostat dalam beberapa pria, meskipun dalam persentase yang kecil.

 

  1. Diet

Pria yang banyak mengonsumsi daging Faktor Risiko Kanker Prostatmerah atau produk susu tinggi lemak berisiko lebih tinggi terkena kanker prostat. Orang-orang ini juga cenderung makan lebih sedikit buah-buahan dan sayuran. Beberapa penelitian mengindikasikan bahwa pria yang mengonsumsi banyak kalsium (melalui makanan atau suplemen) memiliki Faktor Risiko Kanker Prostat. Namun penelitian ini belum definitif.

 

  1. Kegemukan

Sebagian besar penelitian belum menemukan hubungan bahwa kegemukan meningkatkan Faktor Risiko Kanker Prostat. Beberapa studi menemukan bahwa pria obesitas memiliki risiko yang lebih rendah mendapatkan kanker prostat ringan, tetapi lebih berisiko terkena kanker prostat yang lebih agresif.

 

  1. Olahraga

Olahraga belum terbukti mengurangi Faktor Risiko Kanker Prostat. Tetapi beberapa penelitian menemukan bahwa tingginya tingkat aktivitas fisik, terutama pada pria yang lebih tua, dapat menurunkan risiko kanker prostat lanjut.

 

  1. Merokok

Merokok dapat meningkatkan Faktor Risiko Kanker Prostat. Namun dibutuhkan penelitian tambahan untuk mendukung kesimpulan ini.

 

  1. Peradangan prostat

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa prostatitis (radang kelenjar prostat) mungkin terkait dengan peningkatan Faktor Risiko Kanker Prostat, namun penelitian lain tidak menemukan adanya hubungan antara keduanya. Peradangan sering terlihat pada contoh jaringan prostat yang juga mengandung kanker. Hubungan antara keduanya belum jelas, diperlukan lebih banyak penelitian tambahan.

 

  1. Infeksi

Infeksi menular seksual (seperti gonorhe atau clamidia) mungkin meningkatkan Faktor Risiko Kanker Prostat, dengan menyebabkan peradangan prostat. Lagi-lagi, belum ada hasil konklusif akan hal ini.

 

  1. Vasektomi

Beberapa studi menunjukkan bahwa pria yang menjalani vasektomi (operasi untuk membuat laki-laki infertil) terutama pada saat berusia kurang dari 35 tahun pada saat prosedur dilakukan, mengalami peningkatan Faktor Risiko Kanker Prostat. Tapi, kebanyakan studi terbaru belum menemukan peningkatan risiko di antara pria yang menjalani vasektomi ini.

 

Itulah beberapa ulasan Faktor Risiko Kanker Prostat semoga bermanfaat..

 

Faktor Risiko Kanker Prostat

This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


*