Faktor Pemicu Kanker Prostat

Faktor Pemicu Kanker Prostat

Faktor Pemicu Kanker Prostat

Faktor Pemicu Kanker Prostat – Kanker prostat adalah pertumbuhan sel-sel secara tidak terkendali dalam kelenjar prostat. Prostat adalah kelenjar kecil di panggul pria yang merupakan bagian dari sistem reproduksi. Prostat berada di bawah kandung kemih di depan rektum. Kelenjar prostat mengelilingi uretra, yaitu saluran yang membawa urine dari kandung kemih ke penis.

Penyebab kanker prostat yang pasti hingga kini masih belum diketahui. Tapi pada tingkat dasar, kanker prostat disebabkan oleh perubahan pada DNA sel prostat normal. Tapi, kanker prostat memengaruhi terutama pria yang berusia lanjut. Sekitar 8 dari 10 kasus diderita oleh pria berusia di atas 65 tahun. Di bawah ini merupakan beberapa faktor pemicu kanker prostat, antara lain :

 

  1. Diet Tinggi Lemak

Faktor Pemicu Kanker ProstatRupanya bagi yang menjalani diet tinggi lemak dapat meningkatkan faktor pemicu kanker prostat walau mungkin diet seperti ini hanya akan menaikkan sedikit peluang dalam mengembangkan penyakit. Orang-orang yang melakukan diet tinggi lemak biasanya akan otomatis mengonsumsi karbohidrat dalam kadar rendah. Diketahui bahwa makanan yang tinggi kandungan lemaknya serta karbohidrat berkadar rendah justru dipercaya mampu membantu fungsi ginjal para penderita diabetes menjadi lebih baik, namun rupanya diet tinggi lemak pun tak selamanya dianggap baik tanpa akibat.

 

  1. Lokasi Tempat Tinggal

Tahukah Anda bahwa area di mana Anda tinggal sekarang bisa berpengaruh besar terhadap tinggi rendahnya faktor pemicu kanker prostat menyerang tubuh Anda? Kanker prostat lebih gampang berkembang pada para pria yang tinggal di Amerika, namun memang mereka yang aslinya orang Asia dan tinggal di sana memiliki peluang lebih rendah. Faktor pemicu kanker prostat yang paling rendah lagi adalah mereka yang tinggal di Asia.

 

  1. Obesitas

Beberapa penelitian terbaru menemukan adanya kemungkinan dan kaitan antara kegemukan dan kanker prostat yang biasanya diderita oleh pria. Jadi, rata-rata pria yang usianya sudah berada di atas 65 tahun, bukan tinggal di daerah Asia dan memiliki masalah kegemukan atau berat badan lebih cenderung meningkatkan faktor pemicu kanker prostat. Obesitas ini juga kemungkinan ada hubungannya dengan diet tinggi lemak seperti yang disebutkan sebelumnya; lemak tinggi di dalam tubuh tanpa diseimbangkan dengan karbohidrat, serat serta mineral dan vitamin lainnya akan memicu kegemukan. Kegemukan ini kemudian akan menjadi awal dari segala penyakit kronis dan serius lainnya, seperti stroke dan sakit jantung.

 

  1. Kurang Berolahraga

Faktor Pemicu Kanker ProstatPara pria yang suka dan rajin melakukan olahraga, setidaknya olahraga ringan akan memperkecil faktor pemicu kanker prostat di dalam tubuh percaya atau tidak. Mungkin banyak pria di atas usia 65 tahun yang beralasan bahwa tak ada olahraga yang cocok untuk seumuran mereka. Sebetulnya ada banyak olahraga yang dapat dilakukan lansia, seperti jalan kaki mengelilingi area rumah juga adalah ide yang bagus. Aktivitas fisik yang tinggi memang bukan jaminan tubuh akan 100% terhindar dari penyakit, tapi setidaknya akan menurunkan faktor pemicu kanker prostat.

 

  1. Makan Daging

Semua jenis daging selalu ada nutrisi yang akan mendukung fungsi tubuh hanya saja daging pun juga termasuk makanan berisiko dan pemicu banyak penyakit serius, tak terkecuali kanker prostat. Khusus daging yang dimasak pada suhu tinggi rupanya tak baik untuk kesehatan prostat pria, karena ada zat-zat membahayakan yang dihasilkan oleh pengolahan daging seperti itu. Zat-zat tersebutlah yang dapat menjadi faktor pemicu kanker prostat.

 

  1. Kurang Kadar Likopen

Para pria yang mengonsumsi atau memenuhi kebutuhan likopen rupanya dapat faktor pemicu kanker prostat. Jadi tentu bisa disimpulkan bahwa pria yang kadar likopennya rendah akan otomatis meningkatkan peluang terserang kanker prostat. Likopen sendiri merupakan pigmen karotenoid yang biasanya bisa diperoleh dari sayuran dan buah-buahan di mana likopen ini juga bersifat antioksidan.

 

  1. Kelebihan Kalsium

Dugaan faktor pemicu kanker prostat yang memang belum begitu terbukti tapi patut untuk diwaspadai adalah kelebihan asupan kalsium di dalam tubuh. Kalsium yang berlebih dengan asupan per harinya sekitar 600 mg dapat berbahaya dan meningkatkan faktor pemicu kanker prostat. Memang betul bahwa kalsium adalah salah satu nutrisi yang dibutuhkan tubuh untuk mencegah tulang dari pengeroposan serta mendukung pertumbuhan tulang bagi anak-anak. Hanya saja asupan nutrisi apapun secara berlebih tak akan baik, termasuk juga kalsium yang malah berimbas pada gangguan prostat pada pria.

 

 

Faktor Pemicu Kanker Prostat

 

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Risiko Kanker Prostat

Risiko Kanker Prostat

Risiko Kanker Prostat

Kanker prostat sudah kerap kita dengar dan memang penyakit ini adalah sebuah kondisi di mana sel kanker menyerang dan berkembang di bagian prostat, kelenjar yang ada pada bagian sistem reproduksi para pria. Kanker prostat pada umumnya dikenal sebagai sebuah kondisi kanker yang pertumbuhannya sangat pelan dan tak menyebar dengan cepat. Namun jangan anggap enteng juga sebab ada juga jenis kanker prostat yang sifatnya lebih agresif dan penyebarannya terjadi secara cepat. Penyebab dari kanker ini sendiri belumlah begitu jelas, namun ada dugaan-dugaan faktor Risiko Kanker Prostat ini begitu besar untuk diderita seseorang dan di bawah inilah bisa didapat ulasannya:

 

  1. Mutasi Sel

Risiko Kanker Prostat yang pertama yaitu karena mutasi sel. Mutasi akan menyebabkan sel-sel normal di dalam prostat akan menjadi berkembang secara abnormal dan inilah yang kemudian malah menimbulkan yang namanya kanker prostat. Sel kanker atau sel yang tumbuh secara abnormal tadi akan terus berlanjut berkembang dan akhirnya tumor pun juga ikut tumbuh. Pada kasus kanker yang agresif, sel-sel akan meninggalkan tumor aslinya dan akan menyebar ke bagian-bagian lain dari tubuh penderitanya secara lebih cepat dari yang bukan bersifat agresif. Berikut di bawah ini adalah mutasi gen yang diturunkan oleh orang tua:

 

  • BRCA 1 dan BRCA2

Bila ada kesalahan yang terjadi dalam DNA sel, gen supresor tumor ini pada dasarnya berperan baik dan berfungsi sebagai penolong sewaktu proses perbaikan kesalahan tersebut. Dengan kata lain, gen ini bakal memicu kematian sel apabila misalnya kesalan pada DNA sel tak dapat diperbaiki. Hanya saja, khusus untuk gen BRCA2 yang mengalami perubahan rupanya juga berpengaruh dan menaikkan Risiko Kanker Prostat.

  • HOXB13

Terjadinya mutasi pada gen ini pun sudah dibuktikan ada hubungannya erat dengan Risiko Kanker Prostat yang dialami oleh para pria yang usianya masih tergolong muda. Mutasi pada gen ini memang cukup langka sehingga termasuk menguntungkan, namun tak ada salahnya untuk tetap rutin check up demi mengetahui kondisi kesehatan kelenjar prostat.

  • HPC1 atau RNASEL

Gen supresor tumor satu ini memiliki fungsi yang normal pada dasarnya karena manfaatnya adalah membantu sel-sel untuk mati ketika ada suatu kesalahan yang terjadi di dalam sel-sel tersebut. Hanya saja adanya mutasi turunan yang terjadi pada gen ini kemudian membuatnya tak berfungsi sebagaimana seharusnya. Karena mutasi inilah tubuh kemudian memiliki sel-sel abnormal yang bertahan hidup di sana lebih lama dari seharusnya sehingga otomatis menyebabkan timbulnya kanker prostat. HPC1 adalah istilah yang dipakai sebelum akhirnya dikenal dengan istilah RNASEL dan ketika mutasi terjadi, Risiko Kanker Prostat seperti tak dapat terelakkan lagi.

  • MLH1 dan MSH2

Kedua gen tersebut dikenal sebagai gen yang berfungsi baik dalam perbaikan kesalahan atau ketidaksesuaian yang terjadi pada DNA di mana ini terbentuk sewaktu sebuah sel bersiap-siap untuk membelah menjadi 2 sel baru. Setiap kali membagi atau membelah diri menjadi dua, sel-sel tersebut harus menciptakan salinan DNA mereka. Pria-pria dengan mutasi gen seperti ini diketahui bakal mengalami sebuah kondisi yang disebut dengan istilah sindrom Lynch, namun selain itu juga ada sejumlah jenis kanker lainnya yang turut mengancam, seperti kanker prostat, serta adanya risiko kolorektal yang semakin meningkat. Mengecek selalu kesehatan tubuh sangat dianjurkan supaya Risiko Kanker Prostat tersebut tak terjadi.

 

  1. Faktor Genetik

Mutasi yang memicu Risiko Kanker Prostat itu asalnya adalah turunan di mana saudara kandung atau orang tua kita pernah atau tengah mengalami kanker ini. Dengan demikian, potensi kita akan menjadi lebih tinggi untuk terserang penyakit yang sama dan sebabnya adalah ada DNA rusak yang para orang tua turunkan kepada kita, otomatis DNA yang tak berfungsi ini kemudian malah berkembang menjadi sebuah Risiko Kanker Prostat.

 

  1. Faktor Ras

Ras termasuk dalam salah satu faktor Risiko Kanker Prostat di mana memang biasanya para pria Afrika-Amerika malah justru bisa menaikkan Risiko Kanker Prostat 2 kali lipat. Bahkan ada kemungkinan besar terdeteksinya kanker prostat sudah pada stadium lanjut sehingga saat ketahuan adanya kanker tersebut, rupa dan bentuk penderita sudah cukup buruk. Justru kaum pria Asialah yang paling jarang ditemui mengidap penyakit kanker prostat dan ini merupakan salah satu temuan dan penelitian oleh American Cancer Society sehingga potensi insiden kanker prostat pada pria Asia dan juga Latin diketahui lebih rendah ketimbang pria Afrika-Amerika dan Kaukasus.

 

  1. Faktor Usia

Faktor umur seseorang juga bisa menaikkan Risiko Kanker Prostat ini. Telah diteliti dan dibuktikan oleh Prostate Cancer Foundation bahwa dari 10 ribu pria, hanya ada 1 pria yang berada pada usia di bawah 40 tahun dimana Risiko Kanker Prostat padanya lebih tinggi. Selain itu juga telah ditunjukkan bahwa ada 1 di antara 14 pria dengan rentang usia 60-69 tahun yang mengalami Risiko Kanker Prostat. Selebihnya dan bahkan mayoritas dapat dikatakan pria yang kerap mengidap Risiko Kanker Prostat justru mereka yang umurnya sudah mencapai 65 tahun atau lebih dari itu sehingga sebaiknya para pria dengan usia tersebut rajin untuk check up.

 

  1. Faktor Hormon

Risiko Kanker ProstatPada pria, produksi testosteron dapat meningkat bersama dengan hormon lainnya karena dirangsang oleh lemak dan testosteron ini merupakan hormon yang mempercepat tumbuh dan kembangnya sel kanker prostat. Testosteron yang diproduksi secara tak terkendali dapat berakibat buruk dan malah bisa menstimulasi sel-sel Risiko Kanker Prostat lebih aktif berkembang.

 

  1. Faktor Jenis Pekerjaan

Untuk para pria, ada sejumlah pekerjaan yang bisa sangat meningkatkan Risiko Kanker Prostat, seperti misalnya produsen baterai, para tukang las pekerja karet serta mereka yang sering terkena paparan kadmium logam. Memang sepintas tak ada yang salah dengan pekerjaan tersebut, namun ternyata ada sisi di mana pekerjaan tersebut tidaklah aman. Khusus para pria yang memiliki pekerjaan seperti yang disebutkan, diharapkan untuk lebih berhati-hati dan menjadi lebih waspada dengan rutin memeriksakan diri ke dokter agar tidak terkena Risiko Kanker Prostat.

 

 

 

Risiko Kanker Prostat

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Faktor Penyebab Kanker Prostat Di Usia Muda

Faktor Penyebab Kanker Prostat Di Usia Muda

Faktor Penyebab Kanker Prostat Di Usia Muda

Faktor Penyebab Kanker Prostat Di Usia Muda – Banyak yang menduga bahwa kanker prostat adalah masalah umum yang hanya menyerang pria usia 50 tahun ke atas. Sehingga mereka yang lebih muda menganggapnya tak penting untuk memerhatikan risiko tersebut. – Faktor Penyebab Kanker Prostat Di Usia Muda

Padahal, timbulnya kanker prostat di usia senja bisa dipicu dari pola hidup tak sehat yang dilakukan para pria tersebut saat muda. Sebuah penelitian di Inggris menemukan hubungan yang menarik antara aktivitas onani dan seks yang dilakukan oleh pria berusia 20 hingga 30-an dengan risiko kanker prostat.

Penelitian tersebut mengambil responden 400 pria yang sudah mengalami kanker prostat sebelum usia 60. Hasilnya, mereka yang aktif melakukan hubungan seks di usia 20 hingga 30-an, memiliki risiko lebih besar terkena kanker prostat. Sementara mereka yang gemar melakukan masturbasi atau onani justru memiliki risiko terkena kanker prostat lebih besar lagi.  – Faktor Penyebab Kanker Prostat Di Usia Muda

 

Penyebab Kanker Prostat Pada Usia Muda

Prostat merupakan kelenjar kecil yang terdapat pada pinggul pria yang merupakan bagian dari sistem reproduksi. Prostat sendiri berada di bawah kandung kemih di depan rektum. Kelenjar prostat mengelilingi uretra, yaitu saluran yang membawa urin dari kandung kemih ke penis. Kinkeja dari Prostat sendiri membantu menghasilkan cairan yang mampu menyuburkan dan melindungi sperma. Ketika terjadi ejakulasi, prostat mengeluarkan cairan ini menuju uretra. Cairan yang dikeluarkan akan mengalir bersama dengan sperma sebagai air mani.   – Faktor Penyebab Kanker Prostat Di Usia Muda

 

Lalu apa Faktor Penyebab Kanker Prostat Di Usia Muda ?

Pada umumnya prostat akan tumbuh dan membesar secara normal namun akan melalui 2 tahap atau fase, yaitu :

  • Pada fase pertama terjadi saat masa pubertas dimana pada masa tersebut berubahnya ukuran prostat dari ukuran sangat kecil menjadi besar.
  • Pada fase kedua biasanya terjadi pada usia 30 tahun dan dimana pada fase terseebut akan membesar seiring bertambahnya usia.

Untuk saat ini belum tahu pasti apa penyebab utama dari kanker prostat tersebut namun apa ahli kedokteran masih memberkan penjelasan faktor genetik menjadi Faktor Penyebab Kanker Prostat Di Usia Muda utama dari penyebab kanker prostat.

 

Inilah dua Faktor Penyebab Kanker Prostat Di Usia Muda yang wajib Anda ketahui :

 

  1. Kanker Prostat dan Hormon Testoteron

Setiap pria normalnya memiliki kadar hormon testoteron antara 270-1070 nanogram per desiliter (ng/dL). Kadar rata-rata yang dimiliki berkisar antara 400-600ng/dL. Hormon ini akan terus meningkat kadarnya seiring dengan menuju masa puber dan akan mencapai puncak pada usia 20-an. Pada usia ini gairah seks pria biasanya akan meningkat.

Melewati usia 30-an, kadar tersebut akan menurun hingga rata-rata satu persen per tahun. Semakin tua usia seorang pria maka kadar hormon testoteronnya akan semakin berkurang. Rata-rata kadar hormon normal untuk pria di atas usia 50 tahun adalah 300-450 ng/dL. Jika kurang dari kadar minimal tersebut, maka Faktor Penyebab Kanker Prostat Di Usia Muda semakin tinggi.

 

  1. Faktor Makanan dan Gaya Hidup

Faktor Penyebab Kanker Prostat Di Usia Muda lain yang meningkatkan risiko kanker prostat pada pria muda adalah gaya hidup yang dijalani.Faktor Penyebab Kanker Prostat Di Usia Muda Faktor Penyebab Kanker Prostat Di Usia Muda ini karena mereka yang gemar mengonsumsi makanan dengan kadar lemak jenuh berlebih seperti gorengan, fast food, atau donat memiliki risiko terkena kanker prostat lebih tinggi. Selain itu, pria muda yang memiliki berat badan berlebih atau obesitas juga berisiko sangat besar terkena kanker prostat.

 

Faktor Penyebab Kanker Prostat Di Usia Muda lain yang menyebabkan pria muda terserang kanker prostat adalah faktor keturunan atau riwayat keluarga. Pria yang berasal dari keturunan dengan riwayat kanker prostat ditenggarai memiliki risiko yang cukup besar untuk terkena kanker prostat. – Faktor Penyebab Kanker Prostat Di Usia Muda

 

Untuk menghindari terkena kanker prostat di usia muda, pastikan Anda menjalani hidup sehat dengan banyak berolahraga untuk menstabilkan berat badan, kurangi konsumsi makanan mengandung lemak jenuh atau kolesterol tinggi, kurangi frekuensi onani dan berhubungan seks sebelum menikah. Dengan menjalankan pola hidup sehat secara rutin, Anda bisa mengurangi risiko terkena kanker prostat. Baik di usia muda atau saat memasuki usia 50-an nanti. Yuk, jalankan pola hidup sehat mulai saat ini juga.

 

 

 

Faktor Penyebab Kanker Prostat Di Usia Muda

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Bahaya Kanker Prostat

Bahaya Kanker Prostat

Bahaya Kanker Prostat – Kanker prostat adalah salah satu jenis kanker ganas yang umumnya terjadi pada pria.Prostat adalah suatu kelenjar yang berada tepat di bawah saluran kemih. Sebuah penelitian di Inggris menyimpulkan bahwa sejumlah 40.000 pria Inggris berusia di atas 50 tahun tercatat mengidap penyakit kanker prostat ini. Kanker ini memiliki karakteristik yang agak berbeda dibanding jenis sel kanker lain seperti kanker payudara atau kanker serviks.

Sel-sel kanker penyebab kanker prostat dapat tidak aktif selama bertahun-tahun hingga usia manusia semakin menua dan sistem kekebalan tubuh makin menurun. Hal inilah yang menyebabkan banyak pria berusia lanjut atau di atas 50 tahun baru menemukan gejala kanker prostat ini disaat kondisinya sudah mencapai stadium lanjut.

Kanker prostat memang terbagi menjadi dua jenis, yaitu yang mampu menyebar dengan cepat dan bersifat agresif serta yang tumbuhnya secara perlahan dan tidak menyebar, Menurut WHO, kanker prostat adalah penyakit kanker paling umum yang terjadi pada pria. Hal ini karena memang kelenjar prostat yang berada di panggul pria dan berfungsi sebagai bagian dari sistem reproduksi yang aktif membantu mengeluarkan cairan untuk melindungi sperma.

Bahaya Kanker Prostat

Bahaya Kanker Prostat harus diwaspadai sejak dini, bila tidak nyawa lah yang menjadi taruhannya. Pada sebagian pria, sel-sel kanker pemicu kanker prostat dapat tumbuh sangat lambat dan tidak menimbulkan keluhan masalah sama sekali. Namun sebagian yang lain kondisinya berbanding terbalik dimana sel-sel kanker tumbuh sangat cepat dan membutuhkan pengobatan medis yang tepat dengan segera.

Dunia kedokteran dewasa ini sudah sangat maju sehingga penelitian akan kasus penyakit kanker prostat makin berkembang. Dampaknya, gejala-gejala dan penyuluhan akan bahaya kanker prostat semakin baik diketahui untuk membantu para pria mendeteksi resiko dan gejala kanker prostat pada tubuhnya. Bahkan, saat ini telah ada alat bernama PSA atau Prostate Specific Antigen yang berfungsi untuk memindai pasien untuk membantu diagnosa penyakit kanker prostat pada stadium awal.

Kanker prostat tergolong jenis kanker yang ganas bila tidak ditangani dengan tepat pengobatannya dan tidak terdeteksi sejak awal gejala-gejalanya. Bahaya kanker prostat memang dapat mengincar setiap pria dan biasanya sederet kondisi di bawah ini akan dialami oleh penderita kanker prostat. Bahaya Kanker Prostat dan komplikasi yang ditemukan pada penderita kanker prostat adalah sebagai berikut:

 

Bahaya Kanker Prostat

  1. Rasa nyeri dan panas saat berkemih

Sel kanker yang tumbuh pada prostat akan menekan saluran kemih pada pria dan menghambat keluarnya urin, bahkan dapat menyebabkan peradangan yang menyebabkan sensasi nyeri dan panas saat berkemih. Bahaya Kanker Prostat akibat rasa nyeri ini sangat tidak nyaman meski bisa juga disebabkan oleh infeksi pada prostat yang disebut prostatis.

  1. Kencing berdarah

Bahaya Kanker Prostat yang kedua yaitu kencing berdarah. Penderita kanker prostat tidak semuanya mengalami kencing berdarah ini, namun umumnya ada beberapa penderita kanker prostat yang mengalaminya. Darah ini berasal dari infeksi yang bersumber dari saluran kemih akibat adanya sel kanker yang tumbuh pada prostat.

  1. Sperma bercampur darah

Meski kasusnya tidak banyak dan relatif jarang terjadi, namun kondisi ini wajib diwaspadai sebagai salah satu indikasi Bahaya Kanker Prostat. Darah pada cairan sperma ini disebut dengan hematospermia. Hematospermia juga kerap terjadi pada kasus penis terkena benturan keras atau terluka.

  1. Disfungsi seksual

Bahaya Kanker Prostat yang berikutnya yaitu disfungsi seksual. Letak kelenjar prostat yang berada di rongga panggul memiliki fungsi penting dalam sistem reproduksi seksual pria. Sperma yang dihasilkan oleh pria Bahaya Kanker Prostatdibantu oleh kelenjar prostat untuk diproduksi. Bila kelenjar prostat terganggu, pria dapat mengalami penurunan fungsi seksual seperti ejakulasi dini, ereksi dini, sulit penetrasi dan lain sebagainya. Makin membengkaknya kelenjar prostat sehingga sistem reproduksi seksual tidak dapat berjalan secara optimal.

  1. Rusaknya kandung kemih

Karena letak kelenjar prostat yang berada di rongga panggul, bila sel kanker tumbuh dan menyebabkan infeksi maka saluran kandung kemih di rongga yang sama juga akan terganggu. Hal ini ditandai dengan menurunnya fungsi kerja kandung kemih dan tidak terkontrolnya kencing pada penderita. Rasa sakit yang dialami penderita biasanya muncul secara tiba-tiba dan rasa sakitnya dapat menjadi luar biasa dengan frekuensi berulang-ulang.  – Bahaya Kanker Prostat

  1. Kompresi tulang belakang

Meski pada awalnya sel kanker menyerang kelenjar prostat, sel kanker dapat terus menyebar dengan cepat hingga menyerang tulang belakang (spinal). Tulang belakang yang terpapar kanker akan didera rasa nyeri dan melemahnya fungsi gerak tubuh bagian bawah. Area pinggul juga akan terasa sangat tidak nyaman disertai nyeri. – Bahaya Kanker Prostat

 

 

Bahaya Kanker Prostat

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Hipertropi Prostat

Hipertropi Prostat

Hipertropi Prostat

Hipertropi adalah pembesaran atau pertumbuhan berlebih (overgrowth) suatu organ atau bagian badan karena pembesaran dari sel-sel yang membentuknya. Misalnya, hipertropi otot bisep dan jantung karena peningkatan beban kerjanya. Hipertropi juga terjadi pada uterus dalam masa kehamilan. Sementara penggunaan Hipertropi Prostat sebenarnya salah nama (misnomer), karena pembesaran prostat disebabkan oleh hiperplasi atau pertambahan jumlah sel, bukan karena peningkatan besar sel. BPH (Benign Prostatic Hyperlasia) lebih dikenal sebagai Benign Prostatic Hypertophy adalah pembesaran kelenjar prostat.

 

Anatomi Kelenjar Prostat

Kelenjar prostat adalah suatu organ yang berlokasi pada dasar atau leher dari kandung kemih. Kelenjar yang mengelilingi bagian pertama dari uretra. Uretra adalah jalanan lintasan dimana urin mengalir dari kandung kemih untuk keluar dari penis. Beratnya pada orang dewasa kira-kira 220 gram dengan ukuran rata-rata panjang 3,4 cm, lebar 4,4 cm dan tebal 2,6 cm (kira-kira sebesar buah kenari).

Pada potongan melintang setinggi uretra pars posterior kelenjar prostat terdiri dari:

  1. Kapsul anatomi
  2. Jaringan stroma yang terdiri dari jaringan fibrosa dan jaringan muskular
  3. Jaringan kelenjar yang terdiri atas 3 kelompok bagian:
  • Bagian luar disebut kelenjar prostat sebenarnya
  • Bagian tengah disebut kelenjar submukosal, lapisan ini disebut juga sebagai adenomatous zone
  • Disekitar uretra disebut periurethral gland

Saluran keluar dari ketiga kelenjar tersebut bersama dengan saluran dari vesika seminalis bersatu membentuk duktus ejakulatorius kommunis yang bermuara ke dalam uretra.

Satu fungsi dari kelenjar prostat adalah membantu mengontrol pembuangan air kecil dengan menekan secara langsung pada bagian uretra yang dikelilinginya. Fungsi lain dari kelenjar prostat adalah untuk menghasilkan beberapa unsur-unsur yang ditemukan pada semen (air mani) yang normal, seperti mineral-mineral dan gula. Semen adalah cairan yang mengangkut sperma.

Selama penuan yang normal, bagaimanapun, kelenjar biasanya tumbuh lebih besar. Pembesaran dengan penuaan ini disebut hipertropik prostat yang ramah [benign prostatic hypertrophy (BPH)], Suatu kelenjar prostat yang membesar dapat menekan atau menimpa pada saluran keluar kandung kemih atau urethra, menjurus pada sulitnya untuk membuang air kecil. Gejala-gejala Hipertropi Prostat yang diakibatkannya termasuk aliran kencing yang melambat dan kencing lebih sering, terutama pada waktu malam hari.

 

Gejala Hipertropi Prostat

Seiring dengan bertambahnya usia, kelenjar prostat akan terus membesar. Pada sebagian pria, Hipertropi Prostat ini cukup signifikan sehingga menekan saluran kencing (urethra) yang diselubunginya. Akibatnya, diameter saluran kencing akan mengecil, atau bahkan tersumbat sama sekali. Hal inilah yang menjadi penyebab timbulnya gejala Hipertropi Prostat yang dirasakan penderita. Gejala-gejala Hipertropi Prostat tersebut antara lain :

  • Sulit untuk mulai berkemih.
  • Aliran kemih lemah, dan kadang-kadang terhenti.
  • Kencing menetes sebelum dan setelah berkemih.
  • Sering merasa sangat ingin berkemih.
  • Sering bangun di malam hari untuk berkemih.
  • Rasa tidak puas setelah berkemih, terasa kandung kemih masih ada isinya tetapi sudah tidak bisa dikeluarkan lagi.

Kadang-kadang pembesaran kelenjar prostat akan memicu timbulnya komplikasi berupa infeksi saluran kemih, batu saluran kemih, kencing keluar darah, dan gangguan fungsi ginjal.

Namun dengan gejala seperti di atas tidak dapat dengan serta merta dikatakan seseorang adalah penderita Hipertropi Prostat. Banyak gangguan atau penyakit yang memberikan gejala yang hampir sama. Oleh karena itu, sebelum diagnosis Hipertropi Prostat ditegakkan, maka serangkaian pemeriksaan harus dilakukan antara lain colok dubur, analisis urin, uji PSA (prostatic specific antigen), biopsi, dll.

Gangguan Hipertropi Prostat yang sering memberikan gejala mirip Hipertropi Prostat antara lain batu kandung kemih, infeksi saluran kencing, gagal jantung, diabetes, stroke, gangguan persarafan, peradangan prostat, kanker prostat, jaringan parut pada saluran kencing, dan lain sebagainya.

 

 

 

 

Hipertropi Prostat

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Jenis Penyakit Prostat

Jenis Penyakit Prostat

Jenis Penyakit Prostat

Jenis Penyakit Prostat – Jika bicara soal prostat, kebanyakan orang sering mengaitkannya dengan kanker prostat. Tapi sebenarnya, gangguan prostat tidak hanya itu, apakah Anda mengenal Jenis Penyakit Prostat lainnya? Namun, sebelumnya Anda perlu mengetahui apa itu prostat? Mengapa organ ini penting bagi kehidupan Anda?

 

Mengenal Fungsi Prostat Dalam Tubuh

Prostat merupakan kelenjar yang berbentuk kacang kenari dan terletak di bawah kandung kemih setiap pria. Berat prostat dapat mencapai 20 gram dengan ukuran kira-kira 4 sentimeter. Fungsi prostat adalah menghasilkan cairan yang turut menyumbang 30% volume air mani. Cairan tersebut mengandung asam sitrat, kalsium, dan enzim yang membantu pergerakan (motilitas) dan kesuburan sperma. Prostat juga menghasilkan cairan yang mengandung seng dan berfungsi sebagai pelindung dari infeksi organ kelamin.

Bagi pria kesehatan prostat sangatlah penting peranannya karena berkaitan dengan produksi semen dan sperma. Prostat berbentuk sebesar biji kenari dan letaknya tepat berada dibawah kandung kemih, dibelakan tulang kemaluan dan didepan rektum. Prostat membungkus saluran kemih atau uretra yang berfungsi untuk mengalirkan urin ke pembuangan. Dibagian bawah prostat terdapat bagian yang bertugas mengatur aliran urin. Itulah mengapa jika terjadi masalah pada prostat maka pengeluaran urin juga akan terpengaruh.   – Jenis Penyakit Prostat

Kelenjar prostat hanya dimiliki pria, maka dari itu Anda perlu memerhatikan kondisi kelenjar yang satu ini. Jika Anda berusia 30 tahun ke atas dan sering buang air kecil hingga 30 menit sekali sebaiknya waspada terhadap gangguan prostat berikut ini karena bisa berakibat fatal.    – Jenis Penyakit Prostat

 

Mengenal Jenis Penyakit Prostat

Karena fungsinya yang sangat vital, hendaknya para pria harus mengenal Jenis Penyakit Prostat yang umum diderita  oleh pria. Hal ini dimaksudkan agar jika terjadi sesuatu yang salah terutama pada daerah reproduksi maka dapat segera dilakukan tindakan medis. Diantaranya :

  1. Prostatitis atau radang prostat

Jenis Penyakit Prostat yang pertama yaitu prostatitis atau radang prostat yang mana penderitanya memiliki gejala berupa demam, perasaan tidak nyamaan saat buang air kecil, dan nyeri pada kandung kemih. Pembengkakan kelenjar prostat yang semakin besar menyebabkan Anda tidak dapat buang air kecil.

Jenis peradangan juga digolongkan menjadi 2 bagian berdasarkan penyebabnya, misalnya: Prostatitis Bakterial ini terjadi karena bakteri dan sering berkaitan dengan infeksi saluran kemih yang akut atau kronis. Sedangkan untuk peradangan yang penyebabnya tidak diketahui disebut dengan Prostatitis Nonbakterial.    – Jenis Penyakit Prostat

  1. Hiperlasia Prostatis Ringan (benign prostatic hyperplasia/BPH)

Jenis Penyakit Prostat yang kedua yaitu hiperlasia prostatis ringan atau disebut juga dengan BPH yang mana penderita biasanya mengalami pembengkakan prostat non-kanker yang menyebabkan sering buang air kecil di malam hari, pekatnya air seni, melemahnya kekuatan pancaran air seni, dan timbul perasaan seperti masih ada sisa air seni di dalam kandung kemih. Hal tersebut biasanya menyerang pria dengan usia 40 tahun ke atas, bagi pria berusia 55 tahun ada persentase kemungkinan sebesar 25% dan pada pria berusia 75 tahun sebesar 50%.   – Jenis Penyakit Prostat

  1. Tumor atau kanker prostat

Jenis Penyakit Prostat yang terakhir yaitu tumor Jenis Penyakit Prostatatau kanker yang tumbuh dalam prostat. Pemeriksaan kesehatan yang rutin seringkali dapat mendeteksi keberadaan benjolan pada kelenjar prostat sekalipun Anda tidak merasakan gejalanya. Pembengkakan demikian juga dapat terjadi karena penimbunan urin dalam kandung kemih.

Gejala seringkali dirasa setelah sel kanker mulai menyebar ke organ tubuh lainnya melalui darah, efeknya dapat berupa nyeri punggung, gangguan yang berkaitan dengan neurologis, tersumbatnya sistem limfatik sehingga menyebabkan pembengkakan kaki.

Kanker prostat perlu di waspadai, sebuah survei di Amerika Serikat memperlihatkan bahwa 41.000 orang meninggal dunia dari antara 300.000 kasus kanker prostat. Bahkan jika usia Anda mencapai 80an tahun ada kemungkinan Anda mengidap kanker prostat dengan persentase sebesar 67%. Namun, bukan berarti tidak ada solusi guna mencegah penyakit prostat.   – Jenis Penyakit Prostat

 

 

 

 

Jenis Penyakit Prostat

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Klasifikasi Prostatitis

Klasifikasi Prostatitis

 

Klasifikasi Prostatitis

Klasifikasi Prostatitis – Kelenjar prostat terletak tepat di bawah kandung kemih pada pria. Penyakit prostat sering disebut prostatitis. Salah satu gejala umum penyakit prostat adalah kesulitan buang air kecil. Pada saat yang sama, juga bisa menjadi gejala kanker prostat. Gejala penyakit prostat biasanya ditemukan pada pria di atas usia lima puluh. Ini tidak berarti bahwa laki-laki yang lebih muda tidak terpengaruh oleh kondisi ini. Infeksi ini dapat ditemukan oleh dirinya sendiri dan dapat didiagnosis oleh dokter selama pemeriksaan rutin.

 

Klasifikasi Gejala Penyakit Prostat

Infeksi prostat menyebar dari saluran kemih. Dalam kasus ini, bakteri membuat perjalanan dari uretra sampai ke kelenjar prostat dan menyebabkan infeksi. Klasifikasi Prostatitis dibagi menjadi empat jenis, yaitu:

 

  1. Acute bacterial prostatitis

Klasifikasi Prostatitis ini adalah yang paling mudah untuk mendiagnosis. Hal ini biasanya diamati bahwa saluran kemih memiliki infeksi. Urine diperiksa untuk kemunculan bakteri dan sel darah putih di dalamnya. Dalam prostatitis bakteri akut canggih, kesulitan dalam buang air adalah gejala utama. Acute bacterial prostatitis umumnya diobati dengan antibiotik. Gejala yang umum pada infeksi prostat ini adalah:

  • Demam
  • Nyeri pada alat kelamin
  • Nyeri punggung bawah
  • Sering buang air kecil
  • Buang air kecil yang menyakitkan
  • Urin yang berbau busuk
  • Kesulitan buang air besar

 

  1. Prostatitis bakteri kronis

Klasifikasi Prostatitis bakteri kronis ini jarang terjadi. Klasifikasi Prostatitis ini memiliki infeksi berulang atau peradangan. Infeksi berulang merupakan indikator dari beberapa cacat dalam fungsi prostat. Infeksi bakteri kronis prostatitis dapat menyebar ke kandung kemih juga. Penting juga bahwa kondisi ini didiagnosis dengan benar sebelum pengobatan diberikan. Pemakaian antibiotik adalah pengobatan pilihan untuk kondisi ini juga. Banyak kali non-steroid anti-inflamasi diberikan untuk melengkapi antibiotik. Gejala-gejala Klasifikasi Prostatitis bakteri kronis adalah:

  • Nyeri selama atau setelah buang air kecil
  • Sakit di punggung bawah
  • Nyeri testis
  • Nyeri otot dan sendi

 

  1. Prostatitis kronis nonbacterial

Klasifikasi Prostatitis Ini adalah bentuk paling umum dari prostatitis. Dalam jenis penyakit prostat, tes memberikan hasil negatif. Infeksi prostat nonbacterial kronis ditemukan pada pria dari semua usia. Jenis infeksi prostat biasanya terdeteksi dalam kasus infertilitas. Gejalanya adalah:

  • Terasa sakit selama dan setelah buang air kecil
  • Nyeri di daerah genital
  • Susah buang air besar
  • Nyeri saat ejakulasi

 

  1. Prostatodynia

Klasifikasi Prostatitis Prostatodynia juga disebut sindrom nyeri panggul kronis. Tidak ada infeksi bakteri terlihat di prostat atau saluran kemih. Gejala ini  biasanya diobati dengan antibiotik. Tapi antibiotik tidak dapat benar-benar bisa menghilangkan akar penyebab masalah ini. Gejala-gejalanya adalah:

  • Nyeri di daerah panggul
  • Ada darah dalam urin dan / atau air mani
  • Nyeri saat ejakulasi
  • Merasa terdesak untuk buang air kecil
  • Demam
  • Nyeri punggung bawah

 

Mencegah Klasifikasi Prostatitis

Ada beberapa cara yang dapat mencegah penyakit prostatitis ini diantaranya adalah:

  • Makanan yang kaya vitamin E sebaiknya dikonsumsi untuk menjaga kesehatan. Ini adalah antioksidan untuk melawan radikal bebas dalam tubuh.
  • Minuman beralkohol dan kafein termasuk bir, harus dihindari.
  • Konsumsi produk dari kedelai harus ditingkatkan. Kedelai mengandung isoflavon, yang mencegah pembesaran prostat dan kanker prostat.
  • Makanan yang mengandung zinc harus dikonsumsi. Zinc dikatakan untuk mengurangi peradangan dan gejala lain dari infeksi prostat.
  • Minyak biji rami mencegah peradangan dan pembengkakan.
  • Beberapa pasien disarankan untuk berolahraga sepeda untuk mengurangi gejala prostat.
  • Mandi dengan air hangat membantu dalam mengurangi rasa sakit dan membantu dalam relaksasi otot perut bagian bawah.

 

Dalam kasus gejala penyakit prostat yang disebutkan di atas, disarankan untuk segera kedokter untuk mendapatkan pengobatan yang baik.

 

Klasifikasi Prostatitis

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Pembesaran Prostat

Pembesaran Prostat

Pembesaran Prostat

Apa yang Anda maksud dengan pembengkakan prostat adalah Pembesaran Prostat atau BPH (Benign Prostat Hiperplasia) atau Peradangan pada prostat (prostatitis). Pembesaran atau pembengkakan prostat itu sendiri adalah penyakit dimana ukuran prostat membesar tanpa peradangan dan menekan uretra sehingga pasien mengeluh sulit untuk buang air kecil. Suatu kondisi yang menyebabkan kelenjar prostat mengalami pembengkakan, namun tidak bersifat kanker. Kelenjar prostat memiliki fungsi untuk memproduksi air mani dan terletak pada rongga pinggul antara kandung kemih dan penis.

Penyebab terjadinya Pembesaran Prostat ini belum diketahui dengan jelas namun beberapa teori menghubungkan antara hormon testosteron dengan pembesaran prostat ini. Secara umum pembesaran prostat terjadi berhubungan dengan usia seseorang, semakin tua seseorang maka semakin besar resikonya terkena Pembesaran Prostat ini. Sehingga jarang diketemukan kasus BPH pada usia < 40 tahun.

Namun hal ini bukan berarti bahwa BPH tidak bisa menyerang usia muda. Prostat tumbuh / membesar secara normal melalui dua fase, yaitu :

  • Fase pertama terjadi saat pubertas dimana ukuran prostat akan menjadi 2 kali ukuran saat lahir.
  • Fase kedua terjadi sekitar usia dewasa muda (25 tahun) dan terus membesar seiring pertambahan usia.

 

 

Gejala dari Pembesaran Prostat ini adalah :

  • Sering kencing terutama malam hari
  • Kencing tidak terasa tuntas
  • Pancaran kencing lemah
  • Kadang butuh mengejan untuk bisa buang air kecil
  • Kencing sedikit sedikit
  • Tidak bisa menahan pipis
  • Aliran urine tersendat-sendat

 

Munculnya gejala-gejala tersebut disebabkan oleh tekanan pada kandung kemih dan uretra ketika kelenjar prostat mengalami pembesaran. Disarankan untuk menemui dokter jika Anda merasakan gejala Pembesaran Prostat, meski ringan. Diagnosis sangat diperlukan karena ada beberapa kondisi lain yang gejalanya sama dengan Pembesaran Prostat, di antaranya:

  • Prostatitis atau radang prostat
  • Infeksi saluran kemih
  • Penyempitan uretra
  • Penyakit batu ginjal dan batu kandung kemih
  • Bekas luka operasi pada leher kandung kemih
  • Kanker kandung kemih
  • Kanker prostat
  • Gangguan pada saraf yang mengatur aktivitas kandung kemih

 

Faktor risiko seseorang bisa terjadi Pembesaran Prostat adalah :

  • Usia > 40 tahun
  • Riwayat keluarga dengan BPH
  • Kegemukan
  • Kurang olahraga
  • Gangguan ereksi
  • Menderita penyakit jantung atau diabetes.
  • Efek samping obat-obatan penghambat beta.
  • Keturunan

 

Pengobatan pada BPH mencakup banyak faktor seperti perubahan pola hidup , terapi dengan obat obatan dan mungkin diperlukan tindakan operatif. Perubahan pola hidup yang dimaksud adalah :

  • Kurangi asupan cairan terutama 2 jam menjelang tidur;
  • Hindari alkohol dan kopi;
  • Hindari penggunaan obat flu, antihistamin, antidepresi dan obat pelancar kencing;
  • Melatih kandung kemih untuk menahan pipis lebih lama dengan senam kegel;
  • Perbanyak sayuran dan serat supaya tidak terserang konstipasi;
  • Istirahat cukup; dan
  • Hindari stress.

 

Sementara Prostatitis adalah peradangan pada prostat yang disertai atau tidak dengan infeksi bakteri. Prostatitis bisa menyerang semua umur. Gejala prostatitis kronis tanpa infeksi bisa mirip dengan BPH, sehingga pemeriksaan yang baik dan menyeluruh oleh dokter bisa menentukan penyebab pasti keluhan susah buang air kecil Anda.

Sebaiknya Anda berkonsultasi dengan dokter tentang keluhan Anda, sehingga dokter bisa menentukan penyebab keluhan Anda dengan baik. Jika ternyata Anda benar mengalami BPH, tidak perlu khawatir, BPH bukan kanker dan bisa ditangani dengan obat obatan. Semoga bermanfaat..

 

Pembesaran Prostat

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Pantangan Penderita Kanker Prostat

Pantangan Penderita Kanker Prostat

Pantangan Penderita Kanker Prostat

Pantangan Penderita Kanker Prostat – Prostat membantu menghasilkan cairan yang menyuburkan dan melindungi sperma. Ketika terjadi ejakulasi, prostat mengeluarkan cairan ini menuju uretra. Cairan yang dikeluarkan akan mengalir bersama dengan sperma sebagai air mani. Ada kanker prostat yang bersifat agresif dan mampu menyebar dengan cepat. Tapi pada umumnya, kanker prostat tumbuh secara perlahan dan tidak menyebar.

Menurut data WHO, kanker prostat adalah kasus kanker paling umum urutan kedua pada pria. Diperkirakan sekitar 1,1 juta pria di seluruh dunia didiagnosis menderita kanker prostat dan terdapat 307.000 kasus kematian pada tahun 2012. Kasus kanker prostat, berdasar data International Agency for Research on Cancer (IARC), pada tahun 2012 di Indonesia terdapat sekitar 13.600 kasus. Dengan angka kematian hingga 9.191 kasus.

Kanker prostat juga bisa terjadi akibat pola makan yang buruk. Ada banyak makanan yang tidak diperbolehkan untuk dimakan penderita kanker prostat karena akan berakibat fatal. Karena itu untuk menjauhi apa saja Pantangan Penderita Kanker Prostat dibawah ini ada beberapa Pantangan Penderita Kanker Prostat, diantaranya :

 

  1. Daging merah

Pantangan Penderita Kanker Prostat yang pertama yaitu daging merah. Daging merah menyediakan substansial lemak jenuh berlebih dari sumber protein tanpa lemak, seperti ikan, dada ayam dan kacang-kacangan. Hal ini mungkin disebabkan amina heterosiklik (HCA), karsinogen yang ditemukan dalam daging dimasak yang telah terlibat dalam pengembangan beberapa jenis kanker.

HCA adalah senyawa yang terbentuk selama suhu tinggi memasak seperti panas sekali atau memanggang. Beberapa studi menunjukkan bahwa daging merah dan olahan seperti daging sapi, daging babi, daging makan siang, hot dog, dan sosis, mungkin terkait dengan peningkatan risiko kanker prostat.    – Pantangan Penderita Kanker Prostat

Jika Anda menikmati daging merah, pilih potongan paling ramping yang tersedia dan menjaga ukuran porsi Anda sederhana. Jika Anda memiliki kanker prostat, sumber protein tanpa lemak yang penting untuk perbaikan jaringan, kekuatan fisik dan fungsi sistem kekebalan tubuh selama pengobatan dan pemulihan.

 

  1. Produk susu

Pantangan Penderita Kanker Prostat yang kedua yaitu produk susu. Produk susu tinggi lemak jenuh dan terkait dengan peningkatan risiko kanker prostat dan konsekuensi fatal penyakit. Menurut penelitian yang dipublikasikan dalamPantangan Penderita Kanker Prostat “International Journal of Cancer” pada bulan Februari 2007, produk susu pada umumnya dapat meningkatkan risiko ini.

Peneliti menganalisis kalsium dan asupan susu dalam hubungannya dengan risiko kanker prostat pada 29.133 perokok laki-laki, usia 50 sampai 69. Setelah 17 tahun follow-up dan analisis, mereka menemukan bahwa pria yang mengkonsumsi susu dan kalsium yang kaya diet lebih mungkin untuk mengembangkan kanker prostat dibandingkan pria yang tidak.

Jika Anda berada pada risiko tinggi untuk kanker prostat, membatasi produk susu dapat membantu menurunkan risiko. Karena kalsium penting bagi kesehatan secara keseluruhan, bagaimanapun berbicara dengan dokter atau ahli gizi sebelum memotong kembali secara signifikan. Terutama varietas-lemak tinggi termasuk susu, krim kental, keju cheddar, krim asam dan produk susu, seperti mentega dan es krim.

 

  1. Alkohol

Pantangan Penderita Kanker Prostat yang berikutnya yaitu mengonsumsi alkohol. Penelitian awal menunjukkan bahwa alkohol dapat membahayakan pankreas. Dengan menggunakan data dari lebih dari 10.000 orang yang berpartisipasi dalam kanker prostat, peneliti menemukan bahwa peminum alkohol berat (> 50 g / hari) dan peminum berat biasa (≥4 minuman / hari di  ≥5 hari / minggu) dua kali lebih mungkin untuk didiagnosis dengan kanker prostat dibandingkan dengan peminum moderat.

 

  1. Lemak jenuh

Pantangan Penderita Kanker Prostat yang selanjutnya yaitu mengonsumsi lemak jenuh. Lemak jenuh ditemukan dalam daging, susu, salad dressing, dipanggang dan makanan olahan. Meskipun lemak jenuh telah dikaitkan dengan penyakit jantung, asosiasi dengan kanker prostat masih merupakan salah satu tentatif. Para peneliti di MD Anderson Cancer Center meneliti hubungan antara lemak dan PSA tingkat jenuh antara pasien yang harus menjalani operasi untuk mengangkat tumor prostat. Pantangan Penderita Kanker Prostat lainnya juga makanan olahan dan makanan yang mengandung asam lemak trans, seperti margarin. – Pantangan Penderita Kanker Prostat

 

  1. Buah-Buahan Tertentu

Meskipun buah buahan memang mempunyai vitamin dan gizi yang banyak, tetapi ada buah buahan tertentu yang menjadi Pantangan Penderita Kanker Prostat Anda, berikut adalah buah buahan yang di maksud :

  • Buah yang mengandung banyak alkohol sehingga akan memicu berkembangnya kanker, yaitu Durian, Duku, Nanas, dan Anggur.
  • Buah yang memicu tumbuhnya sel kanker : Lengkeng, Nangka.

 

  1. Sayuran tertentu

Seperti hal nya buah, sayuran juga ada beberapa diantaranya yang berbahaya dan menjadi salah satu Pantangan Penderita Kanker Prostat, sayuran tersebut antara lain :

  • Sayur yang memicu tumbuhnya sel kanker, yaitu : Tauge
  • Sayur yang dapat mengurangi efektivitas kerja obat, yaitu Sawi putih dan Kankung
  • Sayur yang merangsang aktifitas bawah sadar sehingga menurunkan jumlah oksigen dalam tubuh, yaitu : Cabai    – Pantangan Penderita Kanker Prostat

 

  1. Minuman atau Makanan yang bersifat karsinogen

Pantangan Penderita Kanker ProstatPantangan Penderita Kanker Prostat yang lainnya juga tidak boleh mengonsumsi minuman atau makanan yang bersifat karsinogen. Minuman yang mengandung soda atau soft drink adalah minuman yang bersifat karsinogen akan memperburuk keadaan kanker, tidak hanya itu bahkan es juga sangat berbahaya.

Makanan yang bersifat karsinogen yaitu makanan yang mengandung bahan bahan kimia seperti makanan yang di awetkan, dan juga makanan yang di olah dengan cara di bakar di ketahui mempunyai kadar karsinogen juga.   – Pantangan Penderita Kanker Prostat

 

  1. Makanan yang bersifat hasil peternakan

Pantangan Penderita Kanker Prostat yang terakhir yaitu tidak boleh mengonsumsi makanan hasil peternakan. Daging unggas biasanya berasal dari hewan ternak yang di beri obat obatan kimia yang bertujuan untuk mendorong unggas tumbuh lebih cepat dan besar. Nah obat-obatan tersebut biasanya seperti senyawa anabolic, yang nantinya akan tetap menempel pada daging unggas sehingga senyawa anabolic tersebutlah yang memicu tumbuhnya sel kanker, termasuk  kanker prostat.

Bahkan ikan asin pun yang di olah dari bahan yang tidak segar tidak baik untuk seorang penderita kanker prostat, karena proses pembuatannya di uraikan sehingga menjadi bahan allergen yang akan mengundang reaksi imunitas tubuh.   – Pantangan Penderita Kanker Prostat

 

 

 

Pantangan Penderita Kanker Prostat

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Faktor Risiko Kanker Prostat

Faktor Risiko Kanker Prostat

 

Faktor Risiko Kanker ProstatSebuah pemahaman lengkap tentang penyebab kanker prostat tetap sulit dipahami dan dijelaskan. Faktor Risiko Kanker Prostat utama adalah obesitas, usia dan riwayat keluarga. Kanker prostat sangat jarang pada pria yang lebih muda dari, tapi menjadi lebih umum dengan usia lanjut. Usia rata-rata pada saat diagnosis adalah 70.

Namun, banyak orang tidak pernah tahu bahwa mereka memiliki kanker prostat. Studi otopsi dari Cina, Jerman, Israel, Jamaika, Swedia, dan laki-laki Uganda yang meninggal karena penyebab lain telah menemukan kanker prostat pada 30% pria berusia lima puluhan mereka, dan dalam 80% dari laki-laki dalam tujuh puluhan. Pria yang memiliki anggota keluarga tingkat pertama dengan kanker prostat tampaknya memiliki dua kali lipat risiko terkena penyakit dibandingkan dengan laki-laki tanpa kanker prostat dalam keluarga. Faktor Risiko Kanker Prostat ini tampaknya lebih besar untuk laki-laki dengan saudara yang terkena dibanding laki-laki dengan ayah yang terkena.

Di Amerika Serikat pada tahun 2005, diperkirakan ada 230.000 kasus baru kanker prostat dan 30.000 kematian karena kanker prostat. Pria dengan tekanan darah tinggi lebih mungkin untuk tetjadi kanker prostat. Ada peningkatan Faktor Risiko Kanker Prostat terkait dengan kurangnya olahraga. Sebuah studi 2010 menemukan bahwa sel-sel prostatebasal adalah situs yang paling umum asal untuk kanker prostat. Banyak orang dengan satu atau lebih faktor risiko tidak lantas menderita kanker prostat, sementara yang lain justru malah mengalaminya.

Penyebab kanker prostat belum sepenuhnya diketahui, namun para peneliti telah menemukan beberapa Faktor Risiko Kanker Prostat. Berikut adalah Faktor Risiko Kanker Prostat :

 

  1. Riwayat keluarga

Faktor Risiko Kanker Prostat yang pertama yaitu keturunan atau genetik dapat berperan dalam perkembangan kanker prostat. Memiliki ayah atau saudara laki-laki dengan kanker prostat meningkatkan risiko hingga lebih dari dua kali lipat lebih besar untuk terkena penyakit ini. Risiko kanker prostat menjadi jauh lebih tinggi saat memiliki beberapa kerabat yang terkena kanker prostat, terutama jika mereka masih berusia muda pada saat kanker prostat ditemukan.

 

  1. Umur

Umur merupakan Faktor Risiko Kanker Prostat kedua untuk kanker prostat. Kanker prostat sangat jarang terjadi pada pria berusia di bawah 40 tahun. Risiko kanker prostat bertambah setelah seorang pria berumur 50 tahun. Hampir 2 dari 3 kanker prostat ditemukan pada pria di atas usia 65 tahun.

 

  1. Kebangsaan

Kanker prostat paling umum terjadi di Amerika Utara, Eropa bagian barat laut, Australia, dan di kepulauan Karibia. Kanker prostat tidak umum terjadi di Asia, Afrika, Amerika Tengah, dan Amerika Selatan. Alasan untuk hal ini tidaklah jelas. Namun Faktor Risiko Kanker Prostat seperti perbedaan gaya hidup (diet, dll) bisa saja berpengaruh.

 

  1. Gen

Faktor Risiko Kanker ProstatPara ilmuwan menemukan beberapa gen yang bisa meningkatkan Faktor Risiko Kanker Prostat, meskipun hal ini hanya berkontribusi kecil secara keseluruhan. Sebagai contoh, mewarisi mutasi gen BRCA1 atau BRCA2 bisa memicu kanker payudara dan kanker ovarium. Mutasi pada gen ini juga dapat meningkatkan Faktor Risiko Kanker Prostat dalam beberapa pria, meskipun dalam persentase yang kecil.

 

  1. Diet

Pria yang banyak mengonsumsi daging merah atau produk susu tinggi lemak berisiko lebih tinggi terkena kanker prostat. Orang-orang ini juga cenderung makan lebih sedikit buah-buahan dan sayuran. Beberapa penelitian mengindikasikan bahwa pria yang mengonsumsi banyak kalsium (melalui makanan atau suplemen) memiliki Faktor Risiko Kanker Prostat. Namun penelitian ini belum definitif.

 

  1. Kegemukan

Sebagian besar penelitian belum menemukan hubungan bahwa kegemukan meningkatkan Faktor Risiko Kanker Prostat. Beberapa studi menemukan bahwa pria obesitas memiliki risiko yang lebih rendah mendapatkan kanker prostat ringan, tetapi lebih berisiko terkena kanker prostat yang lebih agresif.

 

  1. Olahraga

Faktor Risiko Kanker ProstatOlahraga belum terbukti mengurangi Faktor Risiko Kanker Prostat. Tetapi beberapa penelitian menemukan bahwa tingginya tingkat aktivitas fisik, terutama pada pria yang lebih tua, dapat menurunkan risiko kanker prostat lanjut.

 

  1. Merokok

Merokok dapat meningkatkan Faktor Risiko Kanker Prostat. Namun dibutuhkan penelitian tambahan untuk mendukung kesimpulan ini.

 

  1. Peradangan prostat

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa prostatitis (radang kelenjar prostat) mungkin terkait dengan peningkatan Faktor Risiko Kanker Prostat, namun penelitian lain tidak menemukan adanya hubungan antara keduanya. Peradangan sering terlihat pada contoh jaringan prostat yang juga mengandung kanker. Hubungan antara keduanya belum jelas, diperlukan lebih banyak penelitian tambahan.

 

  1. Infeksi

Infeksi menular seksual (seperti gonorhe atau clamidia) mungkin meningkatkan Faktor Risiko Kanker Prostat, dengan menyebabkan peradangan prostat. Lagi-lagi, belum ada hasil konklusif akan hal ini.

 

  1. Vasektomi

Beberapa studi menunjukkan bahwa pria yang menjalani vasektomi (operasi untuk membuat laki-laki infertil) terutama pada saat berusia kurang dari 35 tahun pada saat prosedur dilakukan, mengalami peningkatan Faktor Risiko Kanker Prostat. Tapi, kebanyakan studi terbaru belum menemukan peningkatan risiko di antara pria yang menjalani vasektomi ini.

 

Itulah beberapa ulasan Faktor Risiko Kanker Prostat semoga bermanfaat..

 

Faktor Risiko Kanker Prostat

Posted in Uncategorized | Leave a comment