Gejala Radang Kelenjar Prostat

Gejala Radang Kelenjar Prostat

Gejala Radang Kelenjar Prostat

Prostatitis merupakan peradangan yang terjadi pada kelenjar prostat. Prostat adalah kelenjar berbentuk seperti kacang kenari yang terletak di bawah kandung kemih dan di sekeliling uretra (pangkal kandung kemih). Kelenjar prostat merupakan bagian organ tubuh yang ada pada sistem reproduksi pria. Kelenjar prostat pun bisa terkena peradangan dan infeksi. Itulah yang dikenal dengan nama prostatitis. Infeksi pada prostat tersebut juga dapat menyebar ke skrotum (kantong zakar). Bila sudah demikian, maka skrotum akan membengkak, memerah, terasa nyeri hebat yang berpotensi menyebabkan impotensi.

Pria menderita radang prostat kronis sekitar 30%- 50%,diantaranya pasien berusia 20-40 ada sekitar 50%-80%. Prostatitis tidak meningkatkan risiko terjadinya kanker prostat. Pada kebanyakan laki-laki, prostatitis tidak mengganggu kehidupan seksual dan juga tidak menular kepada pasangannya. Prostatitis sebenarnya tidak secara langsung berhubungan dengan disfungsi ereksi, tetapi kelainan ini memang menimbulkan gejala-gejala yang dapat mengganggu kehidupan seksual seseorang. Gejala-gejala itu antara lain hilangnya gairah sex (libido) karena rasa sakit sekitar penis dan testis, rasa sakit pada saat ejakulasi dan haemospermia yakni terdapat darah dalam cairan ejakulasi. Bisa jadi ini akibat terlalu banyaknya gejala yang ada. Setidaknya, ada cara mengenali gejala radang kelenjar prostat. Mari kita lihat gejala radang kelenjar prostat berikut ini :

 

  1. Sulit berkemih

Bisa berupa perasaan ingin berkemih tapi tidak ada yang keluar, berhenti saat sedang berkemih, ada perasaan masih ingin berkemih atau harus sering ke toilet untuk berkemih karena keluarnya sedikit-sedikit. Gejala radang kelenjar prostat ini terjadi akibat membesarnya kelenjar prostat yang ada di sekitar saluran kemih karena ada tumor di dalamnya sehingga mengganggu proses berkemih. Kelenjar prostat akan makin besar seiring bertambahnya usia seseorang. Karena itu, periksa diri ke dokter untuk membedakan apakah hanya pembesaran prostat ataukah kanker.

 

  1. Nyeri saat berkemih

Gejala ini juga akibat adanya tumor prostat yang menekan saluran kemih. Namun, nyeri ini juga bisa merupakan gejala radang kelenjar prostat yang disebut prostatitis. Bisa juga tanda hiperplasia prostat yang bukan merupakan kanker.

 

  1. Keluar darah saat berkemih

Gejala radang kelenjar prostat ini jarang terjadi, namun jangan diabaikan. Segeralah periksa ke dokter meski darah yang dikeluarkan hanya sedikit, samar-samar atau hanya berwarna merah muda. Kadangkala infeksi saluran kemih juga bisa menyebabkan gejala radang kelenjar prostat ini.

 

  1. Sulit ereksi atau menahan ereksi

Gejala Radang Kelenjar ProstatTumor prostat bisa saja menyebabkan aliran darah ke penis yang seharusnya meningkat saat terjadinya ereksi menjadi terhalang sehingga susah ereksi. Bisa juga menyebabkan tidak bisa ejakulasi setelah ereksi. Tapi sekali lagi, pembesaran prostat bisa saja menyebabkan munculnya gejala radang kelenjar prostat ini.

 

  1. Darah pada sperma

Gejala radang kelenjar prostat ini, seperti darah pada urin, bisa timbul tidak terlalu jelas. Darah tidak dalam jumlah banyak dan hanya menyebabkan warnanya berubah menjadi merah muda. Meski begitu patut diwaspadai

 

  1. Sulit buang air besar dan ada masalah saluran pencernaan lainnya

Kelenjar prostat terletak di bawah kandung kemih dan di depan rektum. Akibatnya, bila ada tumor pencernaan akan terganggu. Namun perlu diingat, sulit BAB yang terus menerus terjadi juga bisa menyebabkan pembesaran prostat karena terjadi tekanan pada kelenjar secara terus menerus. Sulitnya BAB dan gangguan saluran cerna bisa juga mengindikasikan kanker usus besar.

 

  1. Nyeri bagian punggung bawah, panggul atau paha dalam bagian atas

Sering, kanker prostat menyebar di wilayah-wilayah ini, yaitu pada punggung bawah, panggul dan pinggul sehingga nyeri yang sulit dijelaskan di bagian ini bisa menjadi tanda adanya gangguan

 

  1. Sering berkemih di malam hari

Jika Anda sering terbangun di malam hari lebih dari sekali hanya untuk berkemih, periksalah segera ke dokter bisa jadi itu adalah gejala radang kelenjar prostat.

 

  1. Urin yang menetes atau tidak cukup kuat

Gejala radang kelenjar prostat ini mirip inkontinensia urin (ngompol). Urin tidak dapat ditahan hingga perlahan keluar dan menetes. Atau kalau pun keluar aliran tidak cukup kuat.

 

  1. Usia di atas 50 dan mempunyai faktor risiko

Karena tidak menimbulkan gejala radang kelenjar prostat maka pria yang memiliki faktor risiko sebaiknya memeriksakan diri secara rutin. Faktor risiko ini termasuk adanya anggota keluarga yang menderita kanker terutama jika itu sang ayah, obesitas atau kegemukan dan merokok merupakan salah satu faktor risiko kanker prostat.

 

 

 

 

Gejala Radang Kelenjar Prostat

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Cara Mengobati Kanker Prostat

Cara Mengobati Kanker Prostat

Cara Mengobati Kanker Prostat

Prostat adalah salah satu organ penting pada area genital pria yang berlokasi pada rongga pinggul tepatnya di antara kandung kemih dan penis. Prostat sendiri adalah kelenjar khusus seukuran kacang kenari yang berfungsi untuk memproduksi air mani, cairan yang menyertai sperma ketika keluar untuk melindungi sperma dan menjaga fungsi sperma tetap solid. Prostat merupakan ketegori jenis-jenis penyakit yang sering menyerang pria. Sebagian besar pria yang menderita penyakit ini adalah mereka yang telah berusia di atas 40 hingga 50 tahun. Pria yang terserang penyakit prostat seringkali  tidak mengenal penyakit tersebut sehingga meraka tidak menyadari adanya kelainan prostat dalam tubuh.

Solusi pengobatan prostat secara medis adalah melalui jalan operasi. Namun, banyak  juga yang membuktikan bahwa penyakit ini dapat diatasi menggunakan cara-cara mudah. Menyembuhkan penyakit prostat secara alami merupakan solusi tepat bagi para penderita yang mengalami keterbatasan dalam hal biaya pengobatan medis, terutama jika harus menjalani bedah operasi.

Oleh sebab itu, kami akan berbagi informasi kepada Anda mengenai cara mengobati kanker prostat yang mudah untuk dilakukan. Selain harus menerapkan pola hidup sehat, Anda juga harus mencoba berbagai cara mengobati kanker prostat yang kami sajikan berikut ini:

 

  1. Banyak Konsumsi Sayur dan Buah

Bagi Anda yang ingin tahu cara mengobati kanker prostat tanpa operasi, maka mengkonsumsi buah-buahan dan sayur merupakan salah satu cara mengobati kanker prostat yang mudah untuk dilakukan. Tomat merupakan salah satu rekomendasi buah yang dapat digunakan sebagai cara mengobati kanker prostat. Kandungan lycopene dalam buah tomat terbukti memiliki khasiat untuk mencegah penyakit prostat serta mengecilkan ukuran prostat yang telah menyerang penderita.

Selain itu, buah-buahan lain yang juga menjadi salah satu cara mengobati kanker prostat adalah delima, melon, apel, semangka, buah berri, dengan kandungan fruktosa yang tinggi. Untuk sayur-sayuran, sebaiknya Anda memperbanyak konsumsi brokoli, kembang kol, dan kubis brussel, sebagai salah satu siasat untuk mengatasi penyakit prostat.

 

  1. Hindari Duduk Terlalu Lama

Penderita penyakit prostat yang duduk terlalu lama juga dapat membuat penyakit tersebut semakin parah akibat adanya penekanan yang lama. Bagi Anda yang memiliki rutinitas kerja dengan posisi duduk yang lama, sebaiknya sering-sering meluangkan waktu untuk berdiri dan berjalan-jalan.

 

  1. Makan Makanan Sehat

Cara mengobati kanker prostat berikutnya adalah dengan menghindari jenis makanan yang tidak sehat. Batasi konsumsi makanan Cara Mengobati Kanker Prostatyang banyak mengandung lemak, seperti gorengan, daging merah, susu tinggi lemak, keju, dan sebagainya.

Untuk makan daging sapi atau ayam, sebaiknya Anda batasi dengan jumlah 90 gram saja dalam satu hari. Akan lebih baik jika Anda mengolah menu makanan dengan cara direbus sehingga konsumsi minyak dalam sehari dapat terkontrol. Selain itu, Anda juga harus menghindari minuman beralkohol, karena dapat menyebabkan adanya iritasi di kandung kemih. Selain itu, alkohol juga dapat mempengaruhi sistem saraf dalam tubuh yang membuat otot-otot lemah sehingga air kencing sering kali tertahan dan tidak dapat keluar.

 

  1. Perbanyak Konsumsi Air Putih

Mungkin cara mengobati kanker prostat yang satu ini sudah tidak asing lagi di telinga Anda. Sama halnya khasiatnya untuk berbagai penyakit lain, air putih juga memiliki peranan penting untuk penyembuhan penyakit prostat. Anda bisa mengonsumsinya antar 8 hingga 12 gelas setiap harinya.

 

  1. Melakukan Ejakulasi Teratur

Penelitian berhasil memperoleh kesimpulan bahwa frekuensi ejakulasi yang sering merupakan salah satu cara mengobati kanker prostat. Pria yang sering melakukan ejakulasi, terbukti dapat membuat saluran di dalam postat menjadi lebih lencar dan bebas dari sumbatan.

 

  1. Memenuhi Kebutuhan Seng dalam Tubuh

Cara mengobati kanker prostat yang sangat dianjurkan untuk penderita penyakit ini yaitu dengan memenuhi kebutuhan seng sebanyak 15 gram dalam sehari. Kandungan seng banyak ditemukan pada kerang, susu, biji-bijan, kacang-kacangan, serta padi-padian.

 

Demikianlah sudah dijabarkan informasi mengenai cara mengobati kanker prostat. Jika Anda seorang pria yang sudah berada di usia rentan dan sudah mulai merasakan tanda-tanda keanehan pada prostat, sebaiknya segera lakukan pemeriksaan medis. Dengan begitu, Anda bisa dengan cepat bekerja sama dengan dokter untuk menangani problem prostat. Semoga bermanfaat…

 

 

 

Cara Mengobati Kanker Prostat

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Penyebab Terjadinya Kanker Prostat

Penyebab Terjadinya Kanker Prostat

Penyebab Terjadinya Kanker Prostat

Penyebab Terjadinya Kanker Prostat – Kanker prostat merupakan salah satu jenis kanker yang paling umum terjadi pada pria. Di negara Inggris tercatat sekitar 40.000 orang terdiagnosa mengalami kanker prostat. Tiga dari empat pria yang dilakukan diagnosa ini, berusia di atas 65 tahun. Kanker prostat berbeda dari kebanyakan kanker lain misalnya kanker payudara atau kanker serviks, karena adanya daerah kecil (sel kanker) di dalam prostat bisa tidak aktif selama bertahun-tahun. Hal ini menunjukkan bahwa, pria di atas usia 50 mungkin memiliki sel-sel kanker di dalam prostat masing-masing. Namun bagi sebagian pria sel sel-sel tumbuh sangat lambat, dan tidak menimbulkan masalah. Kemudian kondisi sebaliknya, sel-sel ini dapat tumbuh lebih cepat yang membutuhkan pengobatan.

 

Kita tidak tahu persis apa yang menjadi penyebab terjadinya kanker prostat secara spesifik. Tetapi penelitian menunjukkan bahwa beberapa faktor penyebab ini, diduga dapat mempengaruhi risiko kanker prostat :

 

  1. Usia Lanjut

Seiring dengan bertambahnya usia, seseorang lebih rentan terhadap kanker prostat. Kanker prostat sangat jarang terjadi pada pria di bawah usia 50 tahun. Hal ini diperkuat oleh data kasus di Inggris pada tahun 2009 dan 2011, sekitar sepertiga diagnosis kanker prostat terjadi pada pria di atas usia 75 tahun. Dan hanya 1 kasus di diagnosis pada pria di bawah usia 50 tahun. Dalam usia tua, 8 dari 10 pria (80%) memiliki sel-sel kanker prostat tetapi pada beberapa pria tidak menyebabkan gangguan kesehatan. Namun yang perlu diingat, penyebab terjadinya kanker prostat dapat terjadi seumur hidup dan melibatkan orang-orang pada usia berapa pun.

 

  1. Riwayat Keluarga

Seperti yang terjadi pada penyebab kanker otak karena faktor keturunan, memiliki kerabat dekat laki-laki seperti saudara kandung, ayah atau paman yang menderita kanker prostat, tampaknya meningkatkan penyebab terjadinya kanker prostat. Penelitian juga menunjukkan bahwa dalam keluarga ada saudara perempuan dekat yang terkena kanker payudara, juga dapat meningkatkan penyebab terjadinya kanker prostat.

 

  1. Kelainan Gen

Pada tahun 2008 para ilmuwan Cancer Research UK mengidentifikasi gen lain yang berasal dari perubahan 7 gen, yang diduga dapat meningkatkan penyebab terjadinya kanker prostat. Penelitian masih diperlukan untuk Penyebab Terjadinya Kanker Prostatmelihat, apakah terdapat gen pada laki-laki yang membawa salah satu dari gen tersebut. Seseorang yang mengalami sindrom Lynch telah mewarisi gen yang rusak dan secara otomatis, meningkatkan risiko terserang kanker tertentu. Para peneliti telah menemukan bahwa pria dengan sindrom Lynch mungkin memiliki risiko lebih tinggi terkena kanker prostat daripada pria dalam populasi umum .

 

  1. Kadar Hormon

Kelenjar prostat sebenarnya masuk ke dalam susunan organ seks yang menghasilkan cairan yang dicampur dengan sperma untuk membuat air mani. Testosteron adalah hormon seks yang diproduksi oleh testis dan kelenjar prostat . Hal ini memungkinkan adanya pengaruh kadar hormon seks ini, terhadap penyebab terjadinya kanker prostat. Hal ini menjadi buah pemikiran di masa lalu, seseorang yang memiliki tingkat testosteron lebih tinggi dalam darah, dapat meningkatkan risiko kanker prostat. Namun pada tahun 2008, penelitian dari 18 studi yang terpisah tidak menemukan bahwa adanya hubungan antara kadar hormon seks dan penyebab terjadinya kanker prostat.

 

  1. Kelebihan Tinggi dan Berat Badan

Studi kanker prostat juga menemukan keterkaitan penyebab terjadinya kanker prostat yang lebih tinggi pada laki-laki yang memiliki tubuh tinggi dibandingkan laki-laki yang bertubuh lebih pendek. Beberapa studi telah menemukan bahwa kelebihan berat (obesitas) juga dapat mempengaruhi risiko kematian akibat kanker prostat atau diagnosa terhadap kanker prostat. Studi ini menghasilkan penemuan hubungan yang jelas antara obesitas dan risiko kanker metastasis yang mengembangkan kanker prostat.

 

  1. Pernah Mengidap Kanker

Pria yang sebelumnya pernah mengalami kanker tertentu di masa lalu, kemungkinan akan mempengaruhi peningkatan risiko terkena kanker prostat. Penelitian telah menunjukkan adanya penyebab terjadinya kanker prostat pada pria, yang pernah menderita kanker ginjal, kanker kandung kemih, kanker paru-paru, kanker tiroid dan kanker kulit melanoma.

 

  1. Telah Menjalani Vasektomi

Vasektomi merupakan prosedur medis untuk sterilisasi alat kelamin laki-laki atau sebagai alat kontrasepsi permanen. Pada penelitian tahun 2014 di Amerika, menunjukkan peningkatan penyebab terjadinya kanker prostat dalam skala yang kecil. Kemudian penelitian besar lainnya pada tahun 1993 juga menemukan tidak adanya peningkatan penyebab terjadinya kanker prostat. Sehingga hal ini memungkinkan bahwa vasektomi, tidak meningkatkan risiko kanker prostat, namun hanya terjadi peningkatan dalam skala kecil.

 

Meskipun belum dapat diketahui secara pasti mengenai penyebab kanker prostat ini, namun kita harus mewaspadai faktor resiko sekecil apapun yang bisa menyebabkan kanker prostat ini.

 

Penyebab Terjadinya Kanker Prostat

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Antibiotik Untuk Mengatasi Prostatitis

Antibiotik Untuk Mengatasi Prostatitis

Antibiotik Untuk Mengatasi Prostatitis

Antibiotik Untuk Mengatasi Prostatitis – Infeksi prostat atau juga dikenal dengan prostatitis dapat terjadi pada laki-laki pada kelompok usia 30 – 50 tahun adalah pada dasarnya disebabkan oleh bakteri. Dengan demikian sangat logis jika menggunakan antibiotik untuk mengatasi prostatitis. Bentuk infeksi ini dapat menyebabkan peradangan pada kelenjar prostat, yang terletak di bawah kandung kemih. Ketika organ ini yang merupakan bagian integral dari sistem urin, akan meradang, hal itu menyebabkan rasa sakit saat buang air kecil dan ejakulasi. Untuk meringankan gejala infeksi prostat, antibiotik telah terbukti bermanfaat dalam hal ini. Seiring dengan antibiotik, mengkonsumsi makanan sehat untuk prostat juga sangat penting untuk memulihkan kesehatan prostat. Dalam kebanyakan kasus, strain E. Coli dan bakteri Gram negatif merupakan penyebab terjadinya infeksi prostat.

 

Ada beberapa faktor yang membuat seseorang mengalami risiko infeksi prostat. Misalnya, mengkonsumsi air yang tidak memadai dikatakan meningkatkan kemungkinan tertular infeksi prostat. Dengan asupan air yang kurang, tubuh mengalami kesulitan untuk menyiram bakteri dari sistem kemih. Oleh karena itu, minum 6-8 gelas air sehari-hari adalah cara mudah untuk meminimalkan risiko infeksi prostat. Faktor lain dari terjadinya infeksi ini juga meningkat pada orang yang menderita penyakit menular seksual. Jadi, mengikuti tindakan pencegahan seperti menggunakan kondom selama hubungan seksual atau menghindari kontak seksual dari pasangan yang terinfeksi bisa benar-benar membantu untuk menjaga infeksi prostat di teluk. Sebuah cedera fisik yang mempengaruhi daerah selangkangan juga dapat meningkatkan risiko prostatitis

 

Antibiotik Untuk Mengatasi Prostatitis

Ada beberapa antibiotik untuk mengatasi prostatitis yang biasa direkomendasikan oleh para dokter untuk meringankan penyakit prostatitis, antara lain:

 

  1. Doxycycline

Doxycycline adalah antibiotik untuk mengatasi prostatitis kelompok tetrasiklin yang sering digunakan untuk mengatasi prostatitis. Bahkan, orang yang menderita infeksi prostat kronis biasanya memakai dosis doxycycline. Seperti yang kita semua tahu, semua organisme hidup termasuk bakteri memerlukan protein untuk kelangsungan hidup mereka. Bakteri juga menghasilkan protein untuk melaksanakan fungsi-fungsi tertentu. Doxycycline mencoba untuk menghentikan atau mengurangi sintesis protein dalam rangka untuk menghancurkan bakteri. Hal ini juga dikenal sebagai inhibitor protein, doxycycline mengganggu cara protein yang diproduksi dalam bakteri. Dengan demikian, mengganggu proses sintesis protein yang terjadi di dalam bakteri.

 

  1. Ampisilin

Ampisilin yang termasuk keluarga penisilin, telah digunakan sejak tahun 1961 untuk secara efektif mengelola berbagai infeksi bakteri, termasuk prostatitis. Pasien merespon cukup baik untuk ampisilin ketika diambil dalam dosis yang dianjurkan. Bakteri yang menyebabkan  prostat meradang tidak menunjukkan perlawanan terhadap ampisilin dan mengkonsumsi obat ini benar-benar membantu untuk menyingkirkan bentuk infeksi.

 

  1. Bactrim Septra

Septra Bactrim sebenarnya adalah nama merek dari antibiotik untuk mengatasi prostatitis dan berisi campuran dari dua obat kuat, yang dikenal sebagai sulfamethoxazole dan trimethoprim. Keduanya antibiotik untuk mengatasi prostatitis bekerja dengan efektif. Septra Bactrim tersedia dalam tablet dan bentuk cair. Tetapi orang-orang yang alergi terhadap obat sulfa harus tinggal jauh dari Septra Bactrim.

 

  1. Ciprofloxacin

Cara lain yang efektif untuk melawan infeksi prostat adalah dengan mengkonsumsi antibiotik ciprofloxacin (cipro). Penelitian menunjukkan bahwa agen antimikroba ini telah sangat berhasil dalam mengobati pasien dengan infeksi prostat. Ciprofloxacin milik kelas obat fluorokuinolon dan telah sangat berguna untuk menghancurkan serta mencegah gejala bertambah parah.

 

  1. Sefaleksin

Antibiotik untuk mengatasi prostatitis ini adalah agen yang diproses melalui mulut dengan spektrum antimikroba yang serupa dengan agen antarpembuluh sefalotin dan sefazolin. Obat ini milik kelompok antibiotik untuk mengatasi prostatitis yang dikenal sebagai sefalosporin. Untuk lebih spesifik, prostatitis yang disebabkan oleh E. Coli sering diperlakukan dengan sefaleksin.

 

  1. Tequin

Diklasifikasikan sebagai antibiotik untuk mengatasi prostatitis kuinolon, Tequin juga ditemukan berguna dalam menghilangkan infeksi prostat. Dalam rangka untuk membersihkan prostatitis, perlu untuk menghentikan pertumbuhan bakteri, yang adalah apa Tequin tepatnya. Banyak kali, Tequin diambil dalam hubungannya dengan doxycycline untuk mengontrol gejala prostatitis kronis.

 

Pengobatan dengan antibiotik untuk mengatasi prostatitis ini, biasanya berlangsung selama 3-4 minggu. Dokter akan meresepkan dosis tertentu dari tablet yang akan diambil setiap hari, setelah mempertimbangkan usia dan berat bada pasien. Apakah akan mengambil setiap 12 jam atau sehari sekali sepenuhnya akan tergantung pada keparahan kondisi. Jika pasien tidak kunjung membaik, dokter mungkin merekomendasikan antibiotik untuk mengatasi prostatitis yang lebih kuat dan bahkan meningkatkan durasi pengobatan. Namun, peningkatan kesehatan pasien tidak berarti seseorang dapat berhenti minum obat. Berikut praktek-praktek tersebut dapat memperburuk gejala. Oleh karena itu, perlu untuk menyelesaikan tertentu yang ditentukan oleh dokter.

 

 

Antibiotik Untuk Mengatasi Prostatitis

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Gejala Prostatitis

Gejala Prostatitis

Gejala Prostatitis

Gejala Prostatitis – Prostatitis merupakan peradangan yang terjadi pada kelenjar prostat. Prostat adalah kelenjar berbentuk seperti kacang kenari yang terletak di bawah kandung kemih dan di sekeliling uretra yaitu daerah pangkal kandung kemih. Kelenjar prostat merupakan bagian organ tubuh yang ada pada sistem reproduksi pria. Kelenjar prostat pun bisa terkena peradangan dan infeksi. Itulah yang dikenal dengan nama prostatitis. Infeksi pada prostat tersebut juga dapat menyebar ke skrotum (kantong zakar). Bila sudah demikian, maka skrotum akan membengkak, memerah, terasa nyeri hebat yang berpotensi menyebabkan impotensi.

 

Pria menderita radang prostat kronis sekitar 30%- 50%, diantaranya pasien berusia 20-40 ada sekitar 50%-80%. Prostatitis tidak meningkatkan risiko terjadinya kanker prostat. Pada kebanyakan laki-laki, prostatitis tidak mengganggu kehidupan seksual dan juga tidak menular kepada pasangannya. Prostatitis sebenarnya tidak secara langsung berhubungan dengan disfungsi ereksi, tetapi kelainan ini memang menimbulkan gejala-gejala yang dapat mengganggu kehidupan seksual seseorang. Gejala prostatitis itu antara lain hilangnya gairah sex (libido) karena rasa sakit sekitar penis dan testis, rasa sakit pada saat ejakulasi dan haemospermia yakni terdapat darah dalam cairan ejakulasi.

Terdapat beragam gejala yang mungkin dialami oleh pengidap prostatitis. Perbedaan tersebut tergantung pada faktor yang menyebabkan kondisi ini. Berikut ini adalah sejumlah gejala prostatitis umum yang bisa dialami pengidap, yaitu:

 

  1. Ketidaknyamanan pada buang air kecil

Gejala prostatitis ini bisa memunculkan iritasi kandung kemih seperti sering buang air kecil,buang air kecil terasa nyeri serta radiasi ke kepala penis. Pagi hari buang air kecil akan ada sekresi mukosa, juga ada rasa susah buang air kecil.

 

  1. Ketidaknyamanan pada saluran kemih belakang, perineum

Jongkok pada saat buang air besar serta duduk dikursi terlalu lama maka akan membuat pembengkakan akan bertambah parah.

 

  1. Nyeri peluruhan radioaktif

Gejala prostatitis nyeri dan tidak hanya terbatas pada uretra dan perineum yang paling umum adalah nyeri pinggang. Selain itu, bisa berpengaruh pada penis, kordas permatika, testis skrotum, perut kecil, daerah groin(akar paha besar) dan rektum

 

  1. Disfungsi seksual
Gejala Prostatitis

Gejala Prostatitis

Gejala Prostatitis lainnya juga dapat menyebabkan penurunan libido dan sakit pada saat berejakulasi, ejakulasi dini dan mempengaruhi kualitas air mani, setelah buang air kecil atau buang air besar dapat muncul uretra putih dan jika disertai radang vesikula seminalis maka bisa muncul sperma darah.

 

  1. Nyeri saat berkemih

Gejala prostatitis ini juga akibat adanya tumor prostat yang menekan saluran kemih. Namun, nyeri ini juga bisa merupakan gejala infeksi prostat yang disebut prostatitis. Bisa juga tanda hiperplasia prostat yang bukan merupakan kanker.

 

  1. Keluar darah saat berkemih

Gejala prostatitis ini jarang terjadi, namun jangan diabaikan. Segeralah periksa ke dokter meski darah yang dikeluarkan hanya sedikit, samar-samar atau hanya berwarna merah muda. Kadangkala infeksi saluran kemih juga bisa menyebabkan gejala prostatitis ini.

 

  1. Sulit ereksi atau menahan ereksi

Tumor prostat bisa saja menyebabkan aliran darah ke penis yang seharusnya meningkat saat terjadinya ereksi menjadi terhalang sehingga susah ereksi. Bisa juga menyebabkan tidak bisa ejakulasi setelah ereksi. Tapi sekali lagi, pembesaran prostat bisa saja menyebabkan munculnya gejala prostatitis ini.

 

  1. Darah pada sperma

Gejala prostatitis ini seperti darah pada urin, bisa timbul tidak terlalu jelas. Darah tidak dalam jumlah banyak dan hanya menyebabkan warnanya berubah menjadi merah muda. Meski begitu patut diwaspadai.

 

Sebagian besar pengidap penyakit ini bisa mengalami kesembuhan total setelah menjalani pengobatan selama beberapa minggu. Meski demikian, ada juga pengidap yang kemudian mengalami prostatitis kronis karena gejala-gejalanya bisa kambuh kembali pada sebagian pengidap. Prostatitis jenis ini umumnya sulit untuk diobati karena penyebabnya yang tidak diketahui. Proses penyembuhannya juga cenderung memakan waktu lama, bahkan hingga bertahun-tahun.

Banyak dokter mengamati bahwa pria bertubuh bugar jarang mengalami masalah prostat ketimbang mereka yang lebih banyak duduk. Pemeriksaan yang teratur juga sebaiknya dilakukan, terutama bagi yang memiliki faktor resiko yang tinggi untuk terkena gangguan prostat.

 

 

Gejala Prostatitis

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Indikasi Kanker Prostat

Indikasi Kanker Prostat

Indikasi Kanker Prostat

Kanker prostat adalah salah satu dari 10 penyakit tersering yang menimpa pria. Sayang, para pria kerap tidak sadar dengan gejalanya, sampai penyakit ini menyebar dan makin sulit diterapi.

Bisa jadi ini akibat terlalu banyaknya gejala yang ada. Setidaknya, ada cara mengenali gejala kanker prostat. Mari kita lihat indikasi kanker prostat berikut ini :

 

  1. Sulit berkemih

Bisa berupa perasaan ingin berkemih tapi tidak ada yang keluar, berhenti saat sedang berkemih, ada perasaan masih ingin berkemih atau harus sering ke toilet untuk berkemih karena keluarnya sedikit-sedikit. Indikasi kanker prostat ini akibat membesarnya kelenjar prostat yang ada di sekitar saluran kemih karena ada tumor di dalamnya sehingga mengganggu proses berkemih. Kelenjar prostat akan makin besar seiring bertambahnya usia seseorang. Karena itu, periksa diri ke dokter untuk membedakan apakah hanya pembesaran prostat ataukah kanker.

 

  1. Nyeri saat berkemih

Indikasi kanker prostat ini juga akibat adanya tumor prostat yang menekan saluran kemih. Namun, nyeri ini juga bisa merupakan gejala infeksi prostat yang disebut prostatitis. Bisa juga tanda hiperplasia prostat yang bukan merupakan kanker.

 

  1. Keluar darah saat berkemih

Indikasi kanker prostat ini jarang terjadi, namun jangan diabaikan. Segeralah periksa ke dokter meski darah yang dikeluarkan hanya sedikit, samar-samar atau hanya berwarna merah muda. Kadangkala infeksi saluran kemih juga bisa menyebabkan gejala ini.

 

  1. Sulit ereksi atau menahan ereksi
Indikasi Kanker Prostat

Indikasi Kanker Prostat

Tumor prostat bisa saja menyebabkan aliran darah ke penis yang seharusnya meningkat saat terjadinya ereksi menjadi terhalang sehingga susah ereksi. Bisa juga menyebabkan tidak bisa ejakulasi setelah ereksi. Tapi sekali lagi, pembesaran prostat bisa saja menyebabkan munculnya indikasi kanker prostat ini.

 

  1. Darah pada sperma

Kondisi indikasi kanker prostat seperti ini mirip ketika Anda mengeluarkan urin yang disertai darah dan darah tersebut biasanya keluar secara kurang jelas, seperti terlihat samar atau bahkan warnanya hanya merah muda (bukan darah kental berwarna merah). Walaupun darah yang keluar berwarna samar atau merah muda dikarenakan jumlahnya yang tidak banyak, kondisi ini tetap mengkhawatirkan. Ini bisa juga indikasi kanker prostat sehingga perlu menemui dokter untuk mendapatkan diagnosis yang benar.

 

  1. Sulit Buang Air Besar (BAB)

Kelenjar prostat terletak di bawah kandung kemih dan di depan rektum. Akibatnya, bila ada tumor pencernaan akan terganggu. Namun perlu diingat, sulit BAB yang terus menerus terjadi juga bisa menyebabkan pembesaran prostat karena terjadi tekanan pada kelenjar secara terus menerus yang bisa berujung menjadi indikasi kanker prostat. Sulitnya BAB dan gangguan saluran cerna bisa juga mengindikasikan kanker usus besar.

 

  1. Nyeri pada tubuh bagian bawah

Indikasi kanker prostat kerap memberikan efek nyeri pada tubuh bagian bawah, seperti wilayah paha (terutama paha dalam yang ada di area atas), panggul, dan bahkan punggung bagian bawah. Rasa sakit ini termasuk tidaklah normal jika Anda tidak melakukan kegiatan berbahaya yang bisa mencederai bagian tersebut. Sulit dijelaskan rasa nyeri yang muncul di bagian-bagian tersebut dan jangan sampai mengabaikannya karena bisa jadi ini menandakan terjadinya gangguan pada prostat.

 

  1. Sering berkemih di malam hari

Jika Anda terlalu sering terjaga saat tidur di malam hari di mana kejadian ini terjadi tidak hanya sekali dan justru berkali-kali, lalu Anda terbangun hanya ingin berkemih, ini bukan kondisi yang wajar. Pada jangka waktu yang lama atau bila terjadi setiap malam, maka Anda perlu memeriksakan diri ke dokter sebab ini bisa dianggap salah satu indikasi kanker prostat.

 

  1. Urin yang menetes atau tidak cukup kuat

Indikasi Kanker ProstatKondisi seperti ini hampir mirip seperti gejala inkontinensia urin alias urin yang tidak bisa ditahan dan biasanya penderita akan lebih mudah ngompol. Ketika seseorang tidak mampu menahan urin tersebut, maka urin akan otomatis keluar dan menetes dengan sendirinya tanpa bisa dikendalikan. Bisa juga keluarnya urin alirannya tidak begitu kuat sehingga Anda akan berada di kamar mandi cukup lama.

 

  1. Usia di atas 50 dan mempunyai faktor risiko

Karena tidak menimbulkan indikasi kanker prostat yang menonjol maka pria yang memiliki faktor risiko sebaiknya memeriksakan diri secara rutin. Faktor risiko ini termasuk adanya anggota keluarga yang menderita kanker terutama jika itu sang ayah,  obesitas/kegemukan dan merokok merupakan salah satu faktor risiko kanker prostat.

 

 

Indikasi Kanker Prostat

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Faktor Pemicu Kanker Prostat

Faktor Pemicu Kanker Prostat

Faktor Pemicu Kanker Prostat

Faktor Pemicu Kanker Prostat – Kanker prostat adalah pertumbuhan sel-sel secara tidak terkendali dalam kelenjar prostat. Prostat adalah kelenjar kecil di panggul pria yang merupakan bagian dari sistem reproduksi. Prostat berada di bawah kandung kemih di depan rektum. Kelenjar prostat mengelilingi uretra, yaitu saluran yang membawa urine dari kandung kemih ke penis.

Penyebab kanker prostat yang pasti hingga kini masih belum diketahui. Tapi pada tingkat dasar, kanker prostat disebabkan oleh perubahan pada DNA sel prostat normal. Tapi, kanker prostat memengaruhi terutama pria yang berusia lanjut. Sekitar 8 dari 10 kasus diderita oleh pria berusia di atas 65 tahun. Di bawah ini merupakan beberapa faktor pemicu kanker prostat, antara lain :

 

  1. Diet Tinggi Lemak

Faktor Pemicu Kanker ProstatRupanya bagi yang menjalani diet tinggi lemak dapat meningkatkan faktor pemicu kanker prostat walau mungkin diet seperti ini hanya akan menaikkan sedikit peluang dalam mengembangkan penyakit. Orang-orang yang melakukan diet tinggi lemak biasanya akan otomatis mengonsumsi karbohidrat dalam kadar rendah. Diketahui bahwa makanan yang tinggi kandungan lemaknya serta karbohidrat berkadar rendah justru dipercaya mampu membantu fungsi ginjal para penderita diabetes menjadi lebih baik, namun rupanya diet tinggi lemak pun tak selamanya dianggap baik tanpa akibat.

 

  1. Lokasi Tempat Tinggal

Tahukah Anda bahwa area di mana Anda tinggal sekarang bisa berpengaruh besar terhadap tinggi rendahnya faktor pemicu kanker prostat menyerang tubuh Anda? Kanker prostat lebih gampang berkembang pada para pria yang tinggal di Amerika, namun memang mereka yang aslinya orang Asia dan tinggal di sana memiliki peluang lebih rendah. Faktor pemicu kanker prostat yang paling rendah lagi adalah mereka yang tinggal di Asia.

 

  1. Obesitas

Beberapa penelitian terbaru menemukan adanya kemungkinan dan kaitan antara kegemukan dan kanker prostat yang biasanya diderita oleh pria. Jadi, rata-rata pria yang usianya sudah berada di atas 65 tahun, bukan tinggal di daerah Asia dan memiliki masalah kegemukan atau berat badan lebih cenderung meningkatkan faktor pemicu kanker prostat. Obesitas ini juga kemungkinan ada hubungannya dengan diet tinggi lemak seperti yang disebutkan sebelumnya; lemak tinggi di dalam tubuh tanpa diseimbangkan dengan karbohidrat, serat serta mineral dan vitamin lainnya akan memicu kegemukan. Kegemukan ini kemudian akan menjadi awal dari segala penyakit kronis dan serius lainnya, seperti stroke dan sakit jantung.

 

  1. Kurang Berolahraga

Faktor Pemicu Kanker ProstatPara pria yang suka dan rajin melakukan olahraga, setidaknya olahraga ringan akan memperkecil faktor pemicu kanker prostat di dalam tubuh percaya atau tidak. Mungkin banyak pria di atas usia 65 tahun yang beralasan bahwa tak ada olahraga yang cocok untuk seumuran mereka. Sebetulnya ada banyak olahraga yang dapat dilakukan lansia, seperti jalan kaki mengelilingi area rumah juga adalah ide yang bagus. Aktivitas fisik yang tinggi memang bukan jaminan tubuh akan 100% terhindar dari penyakit, tapi setidaknya akan menurunkan faktor pemicu kanker prostat.

 

  1. Makan Daging

Semua jenis daging selalu ada nutrisi yang akan mendukung fungsi tubuh hanya saja daging pun juga termasuk makanan berisiko dan pemicu banyak penyakit serius, tak terkecuali kanker prostat. Khusus daging yang dimasak pada suhu tinggi rupanya tak baik untuk kesehatan prostat pria, karena ada zat-zat membahayakan yang dihasilkan oleh pengolahan daging seperti itu. Zat-zat tersebutlah yang dapat menjadi faktor pemicu kanker prostat.

 

  1. Kurang Kadar Likopen

Para pria yang mengonsumsi atau memenuhi kebutuhan likopen rupanya dapat faktor pemicu kanker prostat. Jadi tentu bisa disimpulkan bahwa pria yang kadar likopennya rendah akan otomatis meningkatkan peluang terserang kanker prostat. Likopen sendiri merupakan pigmen karotenoid yang biasanya bisa diperoleh dari sayuran dan buah-buahan di mana likopen ini juga bersifat antioksidan.

 

  1. Kelebihan Kalsium

Dugaan faktor pemicu kanker prostat yang memang belum begitu terbukti tapi patut untuk diwaspadai adalah kelebihan asupan kalsium di dalam tubuh. Kalsium yang berlebih dengan asupan per harinya sekitar 600 mg dapat berbahaya dan meningkatkan faktor pemicu kanker prostat. Memang betul bahwa kalsium adalah salah satu nutrisi yang dibutuhkan tubuh untuk mencegah tulang dari pengeroposan serta mendukung pertumbuhan tulang bagi anak-anak. Hanya saja asupan nutrisi apapun secara berlebih tak akan baik, termasuk juga kalsium yang malah berimbas pada gangguan prostat pada pria.

 

 

Faktor Pemicu Kanker Prostat

 

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Risiko Kanker Prostat

Risiko Kanker Prostat

Risiko Kanker Prostat

Kanker prostat sudah kerap kita dengar dan memang penyakit ini adalah sebuah kondisi di mana sel kanker menyerang dan berkembang di bagian prostat, kelenjar yang ada pada bagian sistem reproduksi para pria. Kanker prostat pada umumnya dikenal sebagai sebuah kondisi kanker yang pertumbuhannya sangat pelan dan tak menyebar dengan cepat. Namun jangan anggap enteng juga sebab ada juga jenis kanker prostat yang sifatnya lebih agresif dan penyebarannya terjadi secara cepat. Penyebab dari kanker ini sendiri belumlah begitu jelas, namun ada dugaan-dugaan faktor Risiko Kanker Prostat ini begitu besar untuk diderita seseorang dan di bawah inilah bisa didapat ulasannya:

 

  1. Mutasi Sel

Risiko Kanker Prostat yang pertama yaitu karena mutasi sel. Mutasi akan menyebabkan sel-sel normal di dalam prostat akan menjadi berkembang secara abnormal dan inilah yang kemudian malah menimbulkan yang namanya kanker prostat. Sel kanker atau sel yang tumbuh secara abnormal tadi akan terus berlanjut berkembang dan akhirnya tumor pun juga ikut tumbuh. Pada kasus kanker yang agresif, sel-sel akan meninggalkan tumor aslinya dan akan menyebar ke bagian-bagian lain dari tubuh penderitanya secara lebih cepat dari yang bukan bersifat agresif. Berikut di bawah ini adalah mutasi gen yang diturunkan oleh orang tua:

 

  • BRCA 1 dan BRCA2

Bila ada kesalahan yang terjadi dalam DNA sel, gen supresor tumor ini pada dasarnya berperan baik dan berfungsi sebagai penolong sewaktu proses perbaikan kesalahan tersebut. Dengan kata lain, gen ini bakal memicu kematian sel apabila misalnya kesalan pada DNA sel tak dapat diperbaiki. Hanya saja, khusus untuk gen BRCA2 yang mengalami perubahan rupanya juga berpengaruh dan menaikkan Risiko Kanker Prostat.

  • HOXB13

Terjadinya mutasi pada gen ini pun sudah dibuktikan ada hubungannya erat dengan Risiko Kanker Prostat yang dialami oleh para pria yang usianya masih tergolong muda. Mutasi pada gen ini memang cukup langka sehingga termasuk menguntungkan, namun tak ada salahnya untuk tetap rutin check up demi mengetahui kondisi kesehatan kelenjar prostat.

  • HPC1 atau RNASEL

Gen supresor tumor satu ini memiliki fungsi yang normal pada dasarnya karena manfaatnya adalah membantu sel-sel untuk mati ketika ada suatu kesalahan yang terjadi di dalam sel-sel tersebut. Hanya saja adanya mutasi turunan yang terjadi pada gen ini kemudian membuatnya tak berfungsi sebagaimana seharusnya. Karena mutasi inilah tubuh kemudian memiliki sel-sel abnormal yang bertahan hidup di sana lebih lama dari seharusnya sehingga otomatis menyebabkan timbulnya kanker prostat. HPC1 adalah istilah yang dipakai sebelum akhirnya dikenal dengan istilah RNASEL dan ketika mutasi terjadi, Risiko Kanker Prostat seperti tak dapat terelakkan lagi.

  • MLH1 dan MSH2

Kedua gen tersebut dikenal sebagai gen yang berfungsi baik dalam perbaikan kesalahan atau ketidaksesuaian yang terjadi pada DNA di mana ini terbentuk sewaktu sebuah sel bersiap-siap untuk membelah menjadi 2 sel baru. Setiap kali membagi atau membelah diri menjadi dua, sel-sel tersebut harus menciptakan salinan DNA mereka. Pria-pria dengan mutasi gen seperti ini diketahui bakal mengalami sebuah kondisi yang disebut dengan istilah sindrom Lynch, namun selain itu juga ada sejumlah jenis kanker lainnya yang turut mengancam, seperti kanker prostat, serta adanya risiko kolorektal yang semakin meningkat. Mengecek selalu kesehatan tubuh sangat dianjurkan supaya Risiko Kanker Prostat tersebut tak terjadi.

 

  1. Faktor Genetik

Mutasi yang memicu Risiko Kanker Prostat itu asalnya adalah turunan di mana saudara kandung atau orang tua kita pernah atau tengah mengalami kanker ini. Dengan demikian, potensi kita akan menjadi lebih tinggi untuk terserang penyakit yang sama dan sebabnya adalah ada DNA rusak yang para orang tua turunkan kepada kita, otomatis DNA yang tak berfungsi ini kemudian malah berkembang menjadi sebuah Risiko Kanker Prostat.

 

  1. Faktor Ras

Ras termasuk dalam salah satu faktor Risiko Kanker Prostat di mana memang biasanya para pria Afrika-Amerika malah justru bisa menaikkan Risiko Kanker Prostat 2 kali lipat. Bahkan ada kemungkinan besar terdeteksinya kanker prostat sudah pada stadium lanjut sehingga saat ketahuan adanya kanker tersebut, rupa dan bentuk penderita sudah cukup buruk. Justru kaum pria Asialah yang paling jarang ditemui mengidap penyakit kanker prostat dan ini merupakan salah satu temuan dan penelitian oleh American Cancer Society sehingga potensi insiden kanker prostat pada pria Asia dan juga Latin diketahui lebih rendah ketimbang pria Afrika-Amerika dan Kaukasus.

 

  1. Faktor Usia

Faktor umur seseorang juga bisa menaikkan Risiko Kanker Prostat ini. Telah diteliti dan dibuktikan oleh Prostate Cancer Foundation bahwa dari 10 ribu pria, hanya ada 1 pria yang berada pada usia di bawah 40 tahun dimana Risiko Kanker Prostat padanya lebih tinggi. Selain itu juga telah ditunjukkan bahwa ada 1 di antara 14 pria dengan rentang usia 60-69 tahun yang mengalami Risiko Kanker Prostat. Selebihnya dan bahkan mayoritas dapat dikatakan pria yang kerap mengidap Risiko Kanker Prostat justru mereka yang umurnya sudah mencapai 65 tahun atau lebih dari itu sehingga sebaiknya para pria dengan usia tersebut rajin untuk check up.

 

  1. Faktor Hormon

Risiko Kanker ProstatPada pria, produksi testosteron dapat meningkat bersama dengan hormon lainnya karena dirangsang oleh lemak dan testosteron ini merupakan hormon yang mempercepat tumbuh dan kembangnya sel kanker prostat. Testosteron yang diproduksi secara tak terkendali dapat berakibat buruk dan malah bisa menstimulasi sel-sel Risiko Kanker Prostat lebih aktif berkembang.

 

  1. Faktor Jenis Pekerjaan

Untuk para pria, ada sejumlah pekerjaan yang bisa sangat meningkatkan Risiko Kanker Prostat, seperti misalnya produsen baterai, para tukang las pekerja karet serta mereka yang sering terkena paparan kadmium logam. Memang sepintas tak ada yang salah dengan pekerjaan tersebut, namun ternyata ada sisi di mana pekerjaan tersebut tidaklah aman. Khusus para pria yang memiliki pekerjaan seperti yang disebutkan, diharapkan untuk lebih berhati-hati dan menjadi lebih waspada dengan rutin memeriksakan diri ke dokter agar tidak terkena Risiko Kanker Prostat.

 

 

 

Risiko Kanker Prostat

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Faktor Penyebab Kanker Prostat Di Usia Muda

Faktor Penyebab Kanker Prostat Di Usia Muda

Faktor Penyebab Kanker Prostat Di Usia Muda

Faktor Penyebab Kanker Prostat Di Usia Muda – Banyak yang menduga bahwa kanker prostat adalah masalah umum yang hanya menyerang pria usia 50 tahun ke atas. Sehingga mereka yang lebih muda menganggapnya tak penting untuk memerhatikan risiko tersebut. – Faktor Penyebab Kanker Prostat Di Usia Muda

Padahal, timbulnya kanker prostat di usia senja bisa dipicu dari pola hidup tak sehat yang dilakukan para pria tersebut saat muda. Sebuah penelitian di Inggris menemukan hubungan yang menarik antara aktivitas onani dan seks yang dilakukan oleh pria berusia 20 hingga 30-an dengan risiko kanker prostat.

Penelitian tersebut mengambil responden 400 pria yang sudah mengalami kanker prostat sebelum usia 60. Hasilnya, mereka yang aktif melakukan hubungan seks di usia 20 hingga 30-an, memiliki risiko lebih besar terkena kanker prostat. Sementara mereka yang gemar melakukan masturbasi atau onani justru memiliki risiko terkena kanker prostat lebih besar lagi.  – Faktor Penyebab Kanker Prostat Di Usia Muda

 

Penyebab Kanker Prostat Pada Usia Muda

Prostat merupakan kelenjar kecil yang terdapat pada pinggul pria yang merupakan bagian dari sistem reproduksi. Prostat sendiri berada di bawah kandung kemih di depan rektum. Kelenjar prostat mengelilingi uretra, yaitu saluran yang membawa urin dari kandung kemih ke penis. Kinkeja dari Prostat sendiri membantu menghasilkan cairan yang mampu menyuburkan dan melindungi sperma. Ketika terjadi ejakulasi, prostat mengeluarkan cairan ini menuju uretra. Cairan yang dikeluarkan akan mengalir bersama dengan sperma sebagai air mani.   – Faktor Penyebab Kanker Prostat Di Usia Muda

 

Lalu apa Faktor Penyebab Kanker Prostat Di Usia Muda ?

Pada umumnya prostat akan tumbuh dan membesar secara normal namun akan melalui 2 tahap atau fase, yaitu :

  • Pada fase pertama terjadi saat masa pubertas dimana pada masa tersebut berubahnya ukuran prostat dari ukuran sangat kecil menjadi besar.
  • Pada fase kedua biasanya terjadi pada usia 30 tahun dan dimana pada fase terseebut akan membesar seiring bertambahnya usia.

Untuk saat ini belum tahu pasti apa penyebab utama dari kanker prostat tersebut namun apa ahli kedokteran masih memberkan penjelasan faktor genetik menjadi Faktor Penyebab Kanker Prostat Di Usia Muda utama dari penyebab kanker prostat.

 

Inilah dua Faktor Penyebab Kanker Prostat Di Usia Muda yang wajib Anda ketahui :

 

  1. Kanker Prostat dan Hormon Testoteron

Setiap pria normalnya memiliki kadar hormon testoteron antara 270-1070 nanogram per desiliter (ng/dL). Kadar rata-rata yang dimiliki berkisar antara 400-600ng/dL. Hormon ini akan terus meningkat kadarnya seiring dengan menuju masa puber dan akan mencapai puncak pada usia 20-an. Pada usia ini gairah seks pria biasanya akan meningkat.

Melewati usia 30-an, kadar tersebut akan menurun hingga rata-rata satu persen per tahun. Semakin tua usia seorang pria maka kadar hormon testoteronnya akan semakin berkurang. Rata-rata kadar hormon normal untuk pria di atas usia 50 tahun adalah 300-450 ng/dL. Jika kurang dari kadar minimal tersebut, maka Faktor Penyebab Kanker Prostat Di Usia Muda semakin tinggi.

 

  1. Faktor Makanan dan Gaya Hidup

Faktor Penyebab Kanker Prostat Di Usia Muda lain yang meningkatkan risiko kanker prostat pada pria muda adalah gaya hidup yang dijalani.Faktor Penyebab Kanker Prostat Di Usia Muda Faktor Penyebab Kanker Prostat Di Usia Muda ini karena mereka yang gemar mengonsumsi makanan dengan kadar lemak jenuh berlebih seperti gorengan, fast food, atau donat memiliki risiko terkena kanker prostat lebih tinggi. Selain itu, pria muda yang memiliki berat badan berlebih atau obesitas juga berisiko sangat besar terkena kanker prostat.

 

Faktor Penyebab Kanker Prostat Di Usia Muda lain yang menyebabkan pria muda terserang kanker prostat adalah faktor keturunan atau riwayat keluarga. Pria yang berasal dari keturunan dengan riwayat kanker prostat ditenggarai memiliki risiko yang cukup besar untuk terkena kanker prostat. – Faktor Penyebab Kanker Prostat Di Usia Muda

 

Untuk menghindari terkena kanker prostat di usia muda, pastikan Anda menjalani hidup sehat dengan banyak berolahraga untuk menstabilkan berat badan, kurangi konsumsi makanan mengandung lemak jenuh atau kolesterol tinggi, kurangi frekuensi onani dan berhubungan seks sebelum menikah. Dengan menjalankan pola hidup sehat secara rutin, Anda bisa mengurangi risiko terkena kanker prostat. Baik di usia muda atau saat memasuki usia 50-an nanti. Yuk, jalankan pola hidup sehat mulai saat ini juga.

 

 

 

Faktor Penyebab Kanker Prostat Di Usia Muda

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Bahaya Kanker Prostat

Bahaya Kanker Prostat

Bahaya Kanker Prostat – Kanker prostat adalah salah satu jenis kanker ganas yang umumnya terjadi pada pria.Prostat adalah suatu kelenjar yang berada tepat di bawah saluran kemih. Sebuah penelitian di Inggris menyimpulkan bahwa sejumlah 40.000 pria Inggris berusia di atas 50 tahun tercatat mengidap penyakit kanker prostat ini. Kanker ini memiliki karakteristik yang agak berbeda dibanding jenis sel kanker lain seperti kanker payudara atau kanker serviks.

Sel-sel kanker penyebab kanker prostat dapat tidak aktif selama bertahun-tahun hingga usia manusia semakin menua dan sistem kekebalan tubuh makin menurun. Hal inilah yang menyebabkan banyak pria berusia lanjut atau di atas 50 tahun baru menemukan gejala kanker prostat ini disaat kondisinya sudah mencapai stadium lanjut.

Kanker prostat memang terbagi menjadi dua jenis, yaitu yang mampu menyebar dengan cepat dan bersifat agresif serta yang tumbuhnya secara perlahan dan tidak menyebar, Menurut WHO, kanker prostat adalah penyakit kanker paling umum yang terjadi pada pria. Hal ini karena memang kelenjar prostat yang berada di panggul pria dan berfungsi sebagai bagian dari sistem reproduksi yang aktif membantu mengeluarkan cairan untuk melindungi sperma.

Bahaya Kanker Prostat

Bahaya Kanker Prostat harus diwaspadai sejak dini, bila tidak nyawa lah yang menjadi taruhannya. Pada sebagian pria, sel-sel kanker pemicu kanker prostat dapat tumbuh sangat lambat dan tidak menimbulkan keluhan masalah sama sekali. Namun sebagian yang lain kondisinya berbanding terbalik dimana sel-sel kanker tumbuh sangat cepat dan membutuhkan pengobatan medis yang tepat dengan segera.

Dunia kedokteran dewasa ini sudah sangat maju sehingga penelitian akan kasus penyakit kanker prostat makin berkembang. Dampaknya, gejala-gejala dan penyuluhan akan bahaya kanker prostat semakin baik diketahui untuk membantu para pria mendeteksi resiko dan gejala kanker prostat pada tubuhnya. Bahkan, saat ini telah ada alat bernama PSA atau Prostate Specific Antigen yang berfungsi untuk memindai pasien untuk membantu diagnosa penyakit kanker prostat pada stadium awal.

Kanker prostat tergolong jenis kanker yang ganas bila tidak ditangani dengan tepat pengobatannya dan tidak terdeteksi sejak awal gejala-gejalanya. Bahaya kanker prostat memang dapat mengincar setiap pria dan biasanya sederet kondisi di bawah ini akan dialami oleh penderita kanker prostat. Bahaya Kanker Prostat dan komplikasi yang ditemukan pada penderita kanker prostat adalah sebagai berikut:

 

Bahaya Kanker Prostat

  1. Rasa nyeri dan panas saat berkemih

Sel kanker yang tumbuh pada prostat akan menekan saluran kemih pada pria dan menghambat keluarnya urin, bahkan dapat menyebabkan peradangan yang menyebabkan sensasi nyeri dan panas saat berkemih. Bahaya Kanker Prostat akibat rasa nyeri ini sangat tidak nyaman meski bisa juga disebabkan oleh infeksi pada prostat yang disebut prostatis.

  1. Kencing berdarah

Bahaya Kanker Prostat yang kedua yaitu kencing berdarah. Penderita kanker prostat tidak semuanya mengalami kencing berdarah ini, namun umumnya ada beberapa penderita kanker prostat yang mengalaminya. Darah ini berasal dari infeksi yang bersumber dari saluran kemih akibat adanya sel kanker yang tumbuh pada prostat.

  1. Sperma bercampur darah

Meski kasusnya tidak banyak dan relatif jarang terjadi, namun kondisi ini wajib diwaspadai sebagai salah satu indikasi Bahaya Kanker Prostat. Darah pada cairan sperma ini disebut dengan hematospermia. Hematospermia juga kerap terjadi pada kasus penis terkena benturan keras atau terluka.

  1. Disfungsi seksual

Bahaya Kanker Prostat yang berikutnya yaitu disfungsi seksual. Letak kelenjar prostat yang berada di rongga panggul memiliki fungsi penting dalam sistem reproduksi seksual pria. Sperma yang dihasilkan oleh pria Bahaya Kanker Prostatdibantu oleh kelenjar prostat untuk diproduksi. Bila kelenjar prostat terganggu, pria dapat mengalami penurunan fungsi seksual seperti ejakulasi dini, ereksi dini, sulit penetrasi dan lain sebagainya. Makin membengkaknya kelenjar prostat sehingga sistem reproduksi seksual tidak dapat berjalan secara optimal.

  1. Rusaknya kandung kemih

Karena letak kelenjar prostat yang berada di rongga panggul, bila sel kanker tumbuh dan menyebabkan infeksi maka saluran kandung kemih di rongga yang sama juga akan terganggu. Hal ini ditandai dengan menurunnya fungsi kerja kandung kemih dan tidak terkontrolnya kencing pada penderita. Rasa sakit yang dialami penderita biasanya muncul secara tiba-tiba dan rasa sakitnya dapat menjadi luar biasa dengan frekuensi berulang-ulang.  – Bahaya Kanker Prostat

  1. Kompresi tulang belakang

Meski pada awalnya sel kanker menyerang kelenjar prostat, sel kanker dapat terus menyebar dengan cepat hingga menyerang tulang belakang (spinal). Tulang belakang yang terpapar kanker akan didera rasa nyeri dan melemahnya fungsi gerak tubuh bagian bawah. Area pinggul juga akan terasa sangat tidak nyaman disertai nyeri. – Bahaya Kanker Prostat

 

 

Bahaya Kanker Prostat

Posted in Uncategorized | Leave a comment