Faktor Risiko Kanker Prostat

Faktor Risiko Kanker Prostat

 

Faktor Risiko Kanker ProstatSebuah pemahaman lengkap tentang penyebab kanker prostat tetap sulit dipahami dan dijelaskan. Faktor Risiko Kanker Prostat utama adalah obesitas, usia dan riwayat keluarga. Kanker prostat sangat jarang pada pria yang lebih muda dari, tapi menjadi lebih umum dengan usia lanjut. Usia rata-rata pada saat diagnosis adalah 70.

Namun, banyak orang tidak pernah tahu bahwa mereka memiliki kanker prostat. Studi otopsi dari Cina, Jerman, Israel, Jamaika, Swedia, dan laki-laki Uganda yang meninggal karena penyebab lain telah menemukan kanker prostat pada 30% pria berusia lima puluhan mereka, dan dalam 80% dari laki-laki dalam tujuh puluhan. Pria yang memiliki anggota keluarga tingkat pertama dengan kanker prostat tampaknya memiliki dua kali lipat risiko terkena penyakit dibandingkan dengan laki-laki tanpa kanker prostat dalam keluarga. Faktor Risiko Kanker Prostat ini tampaknya lebih besar untuk laki-laki dengan saudara yang terkena dibanding laki-laki dengan ayah yang terkena.

Di Amerika Serikat pada tahun 2005, diperkirakan ada 230.000 kasus baru kanker prostat dan 30.000 kematian karena kanker prostat. Pria dengan tekanan darah tinggi lebih mungkin untuk tetjadi kanker prostat. Ada peningkatan Faktor Risiko Kanker Prostat terkait dengan kurangnya olahraga. Sebuah studi 2010 menemukan bahwa sel-sel prostatebasal adalah situs yang paling umum asal untuk kanker prostat. Banyak orang dengan satu atau lebih faktor risiko tidak lantas menderita kanker prostat, sementara yang lain justru malah mengalaminya.

Penyebab kanker prostat belum sepenuhnya diketahui, namun para peneliti telah menemukan beberapa Faktor Risiko Kanker Prostat. Berikut adalah Faktor Risiko Kanker Prostat :

 

  1. Riwayat keluarga

Faktor Risiko Kanker Prostat yang pertama yaitu keturunan atau genetik dapat berperan dalam perkembangan kanker prostat. Memiliki ayah atau saudara laki-laki dengan kanker prostat meningkatkan risiko hingga lebih dari dua kali lipat lebih besar untuk terkena penyakit ini. Risiko kanker prostat menjadi jauh lebih tinggi saat memiliki beberapa kerabat yang terkena kanker prostat, terutama jika mereka masih berusia muda pada saat kanker prostat ditemukan.

 

  1. Umur

Umur merupakan Faktor Risiko Kanker Prostat kedua untuk kanker prostat. Kanker prostat sangat jarang terjadi pada pria berusia di bawah 40 tahun. Risiko kanker prostat bertambah setelah seorang pria berumur 50 tahun. Hampir 2 dari 3 kanker prostat ditemukan pada pria di atas usia 65 tahun.

 

  1. Kebangsaan

Kanker prostat paling umum terjadi di Amerika Utara, Eropa bagian barat laut, Australia, dan di kepulauan Karibia. Kanker prostat tidak umum terjadi di Asia, Afrika, Amerika Tengah, dan Amerika Selatan. Alasan untuk hal ini tidaklah jelas. Namun Faktor Risiko Kanker Prostat seperti perbedaan gaya hidup (diet, dll) bisa saja berpengaruh.

 

  1. Gen

Faktor Risiko Kanker ProstatPara ilmuwan menemukan beberapa gen yang bisa meningkatkan Faktor Risiko Kanker Prostat, meskipun hal ini hanya berkontribusi kecil secara keseluruhan. Sebagai contoh, mewarisi mutasi gen BRCA1 atau BRCA2 bisa memicu kanker payudara dan kanker ovarium. Mutasi pada gen ini juga dapat meningkatkan Faktor Risiko Kanker Prostat dalam beberapa pria, meskipun dalam persentase yang kecil.

 

  1. Diet

Pria yang banyak mengonsumsi daging merah atau produk susu tinggi lemak berisiko lebih tinggi terkena kanker prostat. Orang-orang ini juga cenderung makan lebih sedikit buah-buahan dan sayuran. Beberapa penelitian mengindikasikan bahwa pria yang mengonsumsi banyak kalsium (melalui makanan atau suplemen) memiliki Faktor Risiko Kanker Prostat. Namun penelitian ini belum definitif.

 

  1. Kegemukan

Sebagian besar penelitian belum menemukan hubungan bahwa kegemukan meningkatkan Faktor Risiko Kanker Prostat. Beberapa studi menemukan bahwa pria obesitas memiliki risiko yang lebih rendah mendapatkan kanker prostat ringan, tetapi lebih berisiko terkena kanker prostat yang lebih agresif.

 

  1. Olahraga

Faktor Risiko Kanker ProstatOlahraga belum terbukti mengurangi Faktor Risiko Kanker Prostat. Tetapi beberapa penelitian menemukan bahwa tingginya tingkat aktivitas fisik, terutama pada pria yang lebih tua, dapat menurunkan risiko kanker prostat lanjut.

 

  1. Merokok

Merokok dapat meningkatkan Faktor Risiko Kanker Prostat. Namun dibutuhkan penelitian tambahan untuk mendukung kesimpulan ini.

 

  1. Peradangan prostat

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa prostatitis (radang kelenjar prostat) mungkin terkait dengan peningkatan Faktor Risiko Kanker Prostat, namun penelitian lain tidak menemukan adanya hubungan antara keduanya. Peradangan sering terlihat pada contoh jaringan prostat yang juga mengandung kanker. Hubungan antara keduanya belum jelas, diperlukan lebih banyak penelitian tambahan.

 

  1. Infeksi

Infeksi menular seksual (seperti gonorhe atau clamidia) mungkin meningkatkan Faktor Risiko Kanker Prostat, dengan menyebabkan peradangan prostat. Lagi-lagi, belum ada hasil konklusif akan hal ini.

 

  1. Vasektomi

Beberapa studi menunjukkan bahwa pria yang menjalani vasektomi (operasi untuk membuat laki-laki infertil) terutama pada saat berusia kurang dari 35 tahun pada saat prosedur dilakukan, mengalami peningkatan Faktor Risiko Kanker Prostat. Tapi, kebanyakan studi terbaru belum menemukan peningkatan risiko di antara pria yang menjalani vasektomi ini.

 

Itulah beberapa ulasan Faktor Risiko Kanker Prostat semoga bermanfaat..

 

Faktor Risiko Kanker Prostat

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Pengobatan Kanker Prostat

Pengobatan Kanker Prostat

Penyakit prostat berupa kanker prostat biasaya harus ditangani dengan metode pembedahan atau operasi. Adapun beberapa metode yang bisa dilakukan untuk Pengobatan Kanker Prostat adalah sebagai berikut:

 

  1. TURP atau Trans-urethral Resection

TURP merupakan metode Pengobatan Kanker Pengobatan Kanker ProstatProstat dengan melakukan operasi yang dilakukan dengan cara memotong bagian yang ada di kelenjar prostat. Metode Pengobatan Kanker Prostat ini dilakukan untuk mengurangi atau menghilangkan gejala kesulitan buang air kecil akibat kanker prostat. TURP dilakukan dengan memasukkan kawat besi yang memiliki bagian melingkar di ujungnya. Kawat tersebut akan dimasukkan ke dalam uretra untuk menuju ke bagian kelenjar prostat. Arus listrik akan digunakan untuk memanaskan bagian kawat yang melingkar di mana untuk selanjutnya kawat tersebut digunakan untuk memotong kelenjar prostat yang terkena kanker.

 

  1. Prostatektomi Radikal

Prosedur Pengobatan Kanker Prostat dengan pembedahan ini dilakukan untuk mengangkat kelenjar prostat dan juga jaringan yang ada di sekitar kelenjar prostat. Cara ini bisa menghilangkan atau menyembuhkan pasien kanker prostat jika sel kanker belum menyebar ke area sekitar kelenjar prostat. Namun tidak ada jaminan bagi pasien untuk benar-benar sembuh dari kanker prostat. Masih ada kemungkinan kanker akan kambuh jika sel kanker tidak benar-benar dibersihkan dan telah menyebar keluar dari kelenjar prostat. Metode ini juga bisa berpotensi menyebabkan komplikasi berupa:

  • Inkontinensia urin yakni ketidakmampuan untuk mengendalikan rangsangan buang air kecil atau biasa disebut dengan mengompol.
  • Disfungsi ereksi atau yang lebih sering disebut dengan impotensi.
  • Tidak lagi bisa melakukan ejakulasi sehingga tidak bisa memiliki keturunan melalui hubungan intim.

 

  1. Radioterapi

Pengobatan Kanker Prostat radioterapi dilakukan dengan memanfaatkan sinar radiasi yang berguna untuk membunuh sel kanker yang belum menyebar eluar dari kelenjar prostat. Metode Pengobatan Kanker Prostat radioterapi juga bisa dilakukan untuk membunuh sel-sel kanker yang masih tersisa pasca operasi dilakukan. Radioterapi juga berguna untuk meredakan gejala penyakit kanker prostat dan juga memperlambat perkembangan sel kanker pada penderita kanker prostat yang sudah lanjut.

 

  1. Terapi Hormon

Pengobatan Kanker ProstatPengobatan Kanker Prostat yang terakhir yaitu dengan terapi hormon. Biasanya akan dilakukan bersamaan dengan radioterapi. Pengobatan Kanker Prostat terapi hormon akan dilakukan sebelum dan sesudah radioterapi. Pemberian Pengobatan Kanker Prostat terapi hormon sebelum radioterapi bertujuan untuk meningkatkan keberhasilan radioterapi. Sedangkan Pengobatan Kanker Prostat terapi hormon yang dilakukan setelah radioterapi bertujuan untuk mencegah perkembangan sel-sel kanker yang masih tersisa.

 

Itulah beberapa Pengobatan Kanker Prostat secara medis yang bisa dilakukan untuk mengobati kanker prostat. Tentunya Pengobatan Kanker Prostat secara medis yang dilakukan sebelumnya harus disesuaikan dengan tingkat atau stadium kanker yang diderita oleh pasien.

 

Cara Mencegah Kanker Prostat

Sebenarnya Anda tidak perlu melakukan Pengobatan Kanker Prostat secara medis jika kanker yang Anda derita masih dalam tahap awal. Banyak hal yang bisa Anda lakukan untuk pencegahan kanker prostat. Di bawah ini ada beberapa cara untuk mencegah kanker prostat, diantaranya sebagai berikut :

 

  1. Perbanyak air putih

Air putih memang sangat penting dan krusial untuk tubuh. Manfaatnya bukan hanya untuk organ prostat saja, namun bagian tubuh lain. Dengan mengkonsumsi air putih banyak, akan memperlancar pembuangan dan saluran saluran yang ada di dalam tubuh lancar. Tempat pembuangan air urin juga bersih, ginjal menjadi sehat, kulit menjadi lembab. Biasanya orang yang cukup minum warna air urinnya adalah putih bening.  Asupan air putih yang diperlukan oleh tubuh antara 6 sampai 8 gelas.

 

  1. Minum jus buah delima

Buah delima memiliki khasiat yang cukup berguna untuk tubuh. Bahkan jus ini bisa berguna untuk menurunkan resiko dan tingkat PSA pada pria. Asupan yang di perlukan adalah sebanyak 8 gelas perhari.

 

  1. Perbanyak makan sayuran dan buah buahan

Sayuran hijau ternyata bisa menurunkan resiko kanker prostat. Pengobatan Kanker ProstatKandungan zat makanan seperti fruktosa dan lycopene pada tomat berguna menekan dan menurunkan resiko kanker prostat. Bahkan jika anda sudah terkena kanker prostat, kandungan ke dua zat ini bisa membantu mengecilkan ukuran tumor prostat tersebut. Jenis makanan tersebut seperti brokoli, kobis, kembang kol, apel, buah beri, melon serta semangka.

 

  1. Perkaya dengan makanan kaya Zinc

Makanan yang mengandung zink membantu mengurangi pembesaran pada prostat. Hal ini di sebakan karena kelenjar yang ada pada prostat memerlukan zat zink lebih banyak dari pada organ tubuh lainnya. Zat tersebut bisa mengubah metabolism hormone steroid, yang mana mampu mengurangi pemsebsaran prostat. Beberapa contoh makanan yang memiliki kandungan kaya zink adalah minyak gandum dan biji labu.

 

  1. Konsumsi makanan kaya vitamin D

Makanan yang mengandung gizi vitamin D akan membantu kesehatan prostat. Beberapa makanan yang kaya akan vitamin D adalah kacang almond, biji labu, slada swiss, mustard greens, bayam, minyak nabati, hazelnut, alpukat serta brokoli.

 

Pengobatan Kanker Prostat

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Penyebab Kelainan pada Prostat

Penyebab Kelainan pada Prostat

 

GejPenyebab Kelainan pada Prostatala Penyakit Prostat Pada PriaPenyebab Kelainan pada Prostat – Hingga saat ini, munculnya kelainan pada kelenjar prostat, salah satunya kanker prostat, belum bisa diketahui secara pasti. Namun berdasarkan studi kasus, beberapa Penyebab Kelainan pada Prostat, diantaranya :

 

  1. Faktor Usia

Penyebab Kelainan pada Prostat yang pertama yaitu faktor usia. Berdasarkan penelitian, lebih dari 80% kasus penderita kanker prostat merupakan pria yang berusia di atas 65 tahun. Meskipun demikian, tidak menutup kemungkinan pria yang masih berusia muda untuk terkena gangguan kelenjar prostat, terutama bagi mereka yang tidak menerapkan pola hidup sehat. Biasanya, kanker prostat baru terdiagnosis ketika berusia lanjut karena kebanyakan dari mereka tidak mengetahui gejala-gejala awal yang menandakan adanya gejala Penyebab Kelainan pada Prostat.

 

  1. Riwayat Kesehatan Keluarga

Penyebab Kelainan pada Prostat, terutama kanker prostat kebanyakan juga dipengaruhi oleh faktor genetis. Penelitian menunjukkan, Penyebab Kelainan pada Prostat terjadi lebih sering pada pria yang memiliki anggota keluarga yang terkena kanker (keluarga laki-laki yang menderita kanker prostat atau keluarga wanita yang menderita kanker payudara) memiliki resiko lebih besar untuk menderita kanker prostat dibandingkan mereka yang memiliki anggota keluarga yang tidak memiliki riwayat penyakit kanker.

 

  1. Asupan Makanan

Penyebab Kelainan padaPenyebab Kelainan pada Prostat Prostat juga dipengaruhi oleh pola asupan makanan. Asupan kalsium secara berlebihan ternyata terbukti dapat meningkatkan resiko untuk terkena kanker prostat. Dengan kata lain, meskipun kalsium penting untuk menjaga kesehatan tulang, namun asupannya tidak boleh melebihi dosis yang dianjurkan. Menjaga pola makan seimbang dan terkontrol akan membantu proses pencegahan kanker prostat dan menjaga kesehatan tubuh.

 

  1. Obesitas

Obesitas atau kelebihan berat badan juga akan menjadi Penyebab Kelainan pada Prostat. Obesitas menyebabkan adanya penumpukan lemak di berbagai organ di dalam tubuh, salah satunya di kelenjar prostat. Penumpukan lemak tersebut sekaligus akan meningkatkan resiko kanker sebab lemak berlebih di dalam tubuh akan berubah menjadi racun di dalam tubuh. Lambat laun, racun tersebut akan berubah menjadi sel-sel kanker. Untuk itulah Anda harus menjaga berat badan Anda agar tetap ideal dan terkontrol.

 

  1. Merokok

Tidak hanya menyebabkan penyakit jantung, stroke, dan kanker saja, kebiasaan merokok juga akan meningkatkan resiko untuk terkena kanker prostat ataupun Penyebab Kelainan pada Prostat. Kebiasaan merokok terbukti akan meningkatkan suplai racun yang berasal dari nikotin ke dalam tubuh. Jika kebiasaan merokok tidak dihentikan, sudah pasti akan ada penumpukan racun di dalam tubuh. Jika kondisi ini terus dibiarkan, penumpukan racun tersebut akan menyebabkan berbagai masalah kesehatan, salah satunya gejala Penyebab Kelainan pada Prostat.

 

Diagnosis Gejala Prostat

Jika Anda mengalami beberapa gejala Penyebab Kelainan pada Prostat seperti yang telah dijelaskan di atas, maka segeralah lakukan pemeriksaan medis untuk memastikan kondisi prostat ataupun kondisi kesehatan Anda secara menyeluruh. Gejala Penyebab Kelainan pada Prostat mungkin tidak akan nampak dengan begitu jelas sehingga banyak pria yang mengabaikan gejala-gejala kecil yang mereka alami. Akibatnya sering terjadi keterlambatan penanganan sehingga meningkatkan rasio kematian bagi penderitanya. Untuk itu bagi Anda para pria yang mengalami gejala seringan apapun seperti yang telah disebutkan di atas, sebaiknya Anda segera melakukan pemeriksaan medis. Adapun diagnosis gejala Penyebab Kelainan pada Prostat yang akan dilakukan biasanya harus melalui beberapa macam prosedur sebagai berikut:

 

  1. Pemeriksaan Colok Dubur

Metode pemeriksaan ini dilakukan dengan cara memasukkan jari yang sudah dibungkus dengan sarung tangan dan telah diolesi dengan pelumas ke dalam rektum. Cara tersebut berguna untuk memeriksa kelenjar prostat yang posisinya berada di sebelah rektum. Apabila dokter menmukan adanya ketidaknormalan pada tekstur, bentuk, dan juga ukuran kelenjar prostat maka kemungkinan besar dokter akan memerlukan tes lanjutan lainnya. – Penyebab Kelainan pada Prostat

 

  1. Tes PSA atau Antigen Khusus Prostat

Apabila dokter menemukan adanya ketidaknormalan pada kelenjar prostat Anda, maka kemungkinan besar dokter akan melakukan tes PSA. Prostat merupakan kelenjar yang menghasilkan protein yang disebut dengan PSA. Kadar PSA di dalam darah pria jumlahnya tidak cukup banyak, namun jumlah PSA di dalam darah biasanya akan mengalami peningkatan seiring dengan pertambahan usia seseorang. Dengan melakukan uji PSA, dokter bisa mengidentifikasi apakah ada kemungkinan terdapat gejala prostat ataukah tidak. Jika jumlah PSA di dalam darah mengalami peningkatan dimungkinan pasien menderita pembesaran prostat atau bisa juga karena kanker prostat. Akan tetapi, diagnosis gejala prostat menggunakan metode ini tidak sepenuhnya akurat. Tidak semua penderita gejala prostat mengalami kenaikan kadar PSA di dalam darah. Hanya ada sekitar 45% penderita gejala prostat yang mengalami kenaikan kadar PSA di dalam darah.

 

  1. Biopsi

Metode biopsi merupakan metode yang paling bisa diandalkan untuk memastikan apakah kelenjar prostat mengalami kelainan atau tidak. Metode biopsi dilakukan dengan cara mengambil sampel jaringan yang ada di kelenjar ini. Selanjutnya sampel jaringan tersebut akan diteliti di laboratorium, apakah mengandung sel kanker ataukah tidak. Bisa dikatakan, tes ini akan memberikan hasil yang akurat mengenai kondisi prostat Anda.

 

Selain ketiga metode diagnosis yang telah disebutkan di atas, kemungkinan besar dokter akan menyarankan pasien untuk melakukan tes MRI atau CT scan untuk mengetahui apakah sel kanker sudah menyebar ke area lain atau belum.

 

 

Penyebab Kelainan pada Prostat

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Tanda Kanker Prostat

Tanda Kanker Prostat

Tanda Kanker ProstatTanda Kanker Prostat – Gangguan pada prostat yang paling menjadi permasalahan serius saat ini adalah kanker prostat. Tanda Kanker Prostat paling umum yakni kanker prostat umumnya memiliki sifat yang tumbuh secara perlahan dan tidak menyebar. Tanda Kanker Prostat merupakan penyakit paling umum yang sering diderita oleh para pria. Bahkan menurut data dari WHO, dari total 1,1 juta pria di seluruh dunia yang menderita Tanda Kanker Prostat, 307.000 di antaranya meninggal dunia pada tahun 2012. Di Indonesia sendiri, pada tahun 2012, Tanda Kanker Prostat telah menjangkiti sekitar 13.600 kasus, 9.191 di antaranya menyebabkan kematian. Begitu seriusnya gejala gangguan pada organ reproduksi yang satu ini tentu penting bagi setiap pria untuk mengetahui Tanda Kanker Prostat agar bisa dilakukan deteksi dini sehingga bisa dilakukan penanganan yang tepat.

 

Tanda Kanker Prostat

Pada awalnya, gangguan pada prostat mungkin saja tidak akan menimbulkan gejala apapun. Kondisi itulah yang sering menyebabkan keterlambatan diagnosis dan juga penanganan sehingga kasus kematian akibat kanker prostat tergolong tinggi. Biasanya gejala gangguan pada prostat akan terlihat dan juga terasa ketika prostat sudah membesar atau membengkak dan mulai mempengaruhi uretra. Kondisi seperti itu menyebabkan para pria tidak mengenali Tanda Kanker Prostat sejak dini. Mengingat pentingnya kasus Tanda Kanker Prostat sangat tinggi, penting bagi pria untuk mengetahui Tanda Kanker Prostat sejak dini. Adapun beberapa gejala yang bisa ditunjukkan akan adanya gangguan pada prostat dan bisa memberikan bantuan untuk melakukan diagnosis dini adalah sebagai berikut.

 

  1. Sulit buang air kecil

Tanda Kanker Prostat awalnya ataupun gangguan lain pada organ prostat biasanya berupa kesulitan saat buang air kecil. Gejalanya bisa berupa perasaan atau munculnya rangsangan untuk buang air kecil tetapi tidak bisa mengeluarkan air kencing dengan lancar ketika buang air kecil. Gejala lain bisa berupa berhenti saat buang air kecil, ada perasaan masih ingin buang air kecil, atau harus sering ke kamar kecil karena merasa ingin buang air kecil atau karena air kencing yang keluar hanya sedikit-sedikit. Gejala semacam itu terjadi akibat membesarnya kelenjar prostat yang ada di sekitar saluran kemih ada tumor di dalam kelenjar prostat atau kelenjar prostat mengalami kelainan.

Kondisi tersebut menganggu ketika sedang buang air kecil. Seiring bertambahnya usia seseorang, kelenjar prostat yang mengalami kelainan, entah karena kanker atau karena kelainan lainnya, akan mengalami pembesaran atau pembengkakan. Karena itulah, ada baiknya Anda segera memeriksakan diri jika mengalami gejala tersebut agar Anda segera mengetahui apakah Tanda Kanker Prostat yang Anda alami adalah kanker ataukah hanya pembengkakan prostat biasa.

 

  1. Terasa nyeri ketika buang air kecil

Tanda Kanker Prostat lainnya adalah rasa nyeri ketika buang air kecil. Kondisi ini bisa menandakan berbagai gangguan yang ada di organ prostat, tidak hanya kanker prostat saja, tetapi kondisi tersebut juga bisa menandakan adanya gejala infeksi prostat yang disebut dengan prostatitis. Selain itu, gejala tersebut juga bisa menandakan adanya hiperplasia prostat. Untuk memastika diagnosis, akan lebih baik bagi Anda untuk memeriksakan diri jika Anda merasakan nyeri ketika buang air kecil.

 

  1. Urin bercampur darah

Gejala air kencing yang bercampur darah bisa menandakan berbagai gejala medis yang cukup serius, salah satunya adalah Tanda Kanker Prostat, bisa karena kanker prostat atau karena kelainan lain pada kelenjar prostat. Jangan menyepelekan kondisi kesehatan Anda meskipun darah yang keluar bersama urin hanya samar-samar atau sedikit. Urin yang bercampur darah tidak selalu menandakan adanya Tanda Kanker Prostat.

Urin bercampur dengan darah juga bisa menandakan adanya gejala kencing batu. Penyakit kencing batu bisa menyebabkan saluran kemih mengalami luka akibat adanya partikel seperti batu yang keluar bersama urin menyebabkan adanya gesekan dengan saluran kemih. Untuk memastikan penyebab utama mengapa urin bercampur dengan darah sebaiknya Anda segera melakukan pemeriksaan medis. Apalagi jika Anda merasakan gejala lain seperti gejala yang telah disebutkan pada nomor 1 dan nomor 2.

 

  1. Sulit ereksi atau menahan ereksi

Prostat yang mengalami kelainan, karena kanker atau karena pembesaran prostat, akan mengalami gejala kesulitan saat ereksi. Tumor yang ada di kelenjar prostat menyebabkan aliran darah yang menuju penis yang seharusnya meningkat saat ereksi menjadi terhalang dan menyebabkan gejala sulit ereksi. Kondisi tersebut bahkan bisa menyebabkan gejala sulit ejakulasi setelah ereksi.

 

  1. Sperma bercampur dengan darah

Selain urin, Tanda Kanker Prostat juga ditandai dengan gejala sperma yang bercampur dengan darah. Gejala bercampurnya sperma dengan darah sangat mirip dengan urin yang bercampur dengan darah. Gejalanya bisa tidak begitu nampak. Jumlah darah yang bercampur dengan sperma bisa saja hanya sedikit sehingga gejala ini seringkali tidak diperhatikan oleh penderitanya. Jumlah darah yang sangat sedikit pada sperma mambuat air mani hanya berwarna merah muda.

Meskipun kondisi ini tidak begitu nampak, sebaiknya Anda segera memeriksakan diri meskipun gejala yang ditunjukkan tergolong sangat ringan. Jumlah darah yang bercampur dengan sperma bisa semakin banyak ketika Tanda Kanker Prostat sudah semakin parah. Sebelum mencapai kondisi tersebut, perlu adanya tindakan medis agar penyakit tidak semakin parah. Untuk itulah, seringan apapun gejala yang Anda alami sebaiknya Anda tidak menyepelekannya.

 

  1. Sulit buang air besar

Tidak hanya sulit buang air kecil saja, Tanda Kanker Prostat juga bisa menyebabkan penderitanya kesulitan buang air besar. Letak kelenjar prostat berada di bawah kandung kemih dan di depan rektum. Jika prostat mengalami gangguan atau memiliki tumor maka kondisi tersebut akan menyebabkan gangguan pencernaan. Namun kesulitan buang air besar juga bisa menandakan gejala lain, salah satunya adalah kanker usus besar. Kesulitan buang air besar dalam waktu yang lama akan menyebabkan pembesaran prostat sebab terjadi tekanan yang besar pada kelenjar prostat secara terus menerus atau dalam kurun waktu yang lama.

Dengan kata lain, Tanda Kanker Prostat bisa menyebabkan gangguan pencernaan dan juga kesulitan buang air besar. Sebaliknya, kesulitan buang air besar atau sering disebut dengan sembelit dalam kurun waktu yang lama juga bisa menyebabkan kelainan pada prostat, yakni pembesaran prostat. Dengan kata lain, ketika Anda mengalami sembelit dalam kurun waktu yang relatif lama maka segeralah minta pertolongan dokter. Selain bisa menyebabkan pembengkakan prostat, kesulitan buang air besar terus-menerus atau disebut sembelit bisa menyebabkan ambeien.

 

  1. Nyeri terus-menerus dibagian paha, punggung bawah dan panggul

Tanda Kanker Prostat ternyata bisa menyebar ke beberapa area yang ada di sekitar kelenjar prostat, seperti punggung bawah, panggul, dan juga paha dalam bagian atas. Biasanya rasa nyeri yang dirasakan cukup sulit untuk dijelasTanda Kanker Prostatkan. Jika Anda sering mengalami gejala nyeri pada area-area tersebut dan rasa nyeri yang dirasakan cukup sering bisa jadi kondisi tersebut menandakan Tanda Kanker Prostat, atau bisa jadi adalah tanda adanya kanker prostat. Dengan kata lain, Tanda Kanker Prostat tidak hanya mempengaruhi kelenjar prostat itu sendiri, tetapi juga bisa mempengaruhi berbagai area yang ada di sekitar kelenjar prostat. Karena itulah Anda harus segera memeriksakan diri jika mengalami gejala tersebut.

 

  1. Sering buang air kecil di malam hari

Selain 7 gejala yang telah disebutkan di atas, Tanda Kanker Prostat juga bisa ditunjukkan dengan seringnya buang air kecil ketika malam hari. Jika Anda buang air kecil lebih dari dua kali selama satu malam maka Anda sebaiknya waspada dengan kesehatan Anda. Sering buang air kecil ketika malam hari merupakan salah satu gejala medis yang yang bisa dianggap serius. Tidak hanya menandakan adanya Tanda Kanker Prostat, sering buang air kecil ketika malam hari juga bisa menandakan adanya gejala penyakit diabetes. Jadi bisa dikatakan bahwa gejala sering buang air kecil ketika malam hari menunjukkan adanya gejala medis yang cukup serius, bisa karena Tanda Kanker Prostat atau karena gejala penyakit diabetes.

 

  1. Urin menetes atau tidak cukup kuat

Gejala yang satu ini mirip dengan gejala inkontinensia urin atau sering disebut dengan ngompol. Biasanya urin yang keluar tidak dapat ditahan dan perlahan keluar dalam bentuk tetesan atau keluar dengan tidak cukup kuat. Gejala ini ditandai dengan munculnya rangsangan yang kuat untuk buang air kecil bahkan tidak tertahankan. Namun ketika urin sudah keluar melalui saluran kemih biasanya keluarnya urin hanya berupa tetesan-tetesan atau tidak cukup kuat.

 

  1. Faktor resiko

Meskipun tubuh Anda tidak menunjukkan adanya Tanda Kanker Prostat seperti yang telah disebutkan di atas, tidak ada salahnya bagi Anda untuk memeriksakan diri. Umumnya banyak pria yang merasakan adanya Tanda Kanker Prostat namun mengabaikannya, namun ada juga yang mengalami kelainan pada kelenjar prostat namun tidak mengalami adanya gejala. Karena itu, meskipun tidak mengalami gejala sama sekali bukan berarti Anad benar-benar bebas dari kelainan kelenjar prostat.

 

Untuk itu sebaiknya Anda segera memeriksakan diri, terutama bagi Anda yang memiliki faktor resiko lebih tinggi untuk mengalami kelainan kelenjar prostat, seperti jika Anda memiliki anggota keluarga terutama sang ayah yang memiliki riwayat penyakit kanker, obesitas atau kegemukan, serta memiliki kebiasaan merokok. Ketiga faktor tersebut merupakan faktor pemicu kelainan pada kelenjar prostat. Jika Anda memiliki satu atau bahkan semua faktor tersebut maka memeriksakan diri adalah tindakan paling tepat.

 

Tanda Kanker Prostat

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Gejala Infeksi Prostat

Gejala Infeksi Prostat

Gejala Infeksi Prostat

Gejala Infeksi Prostat – Kelenjar prostat merupakan organ reproduksi pada pria yang letaknya tepat berada di bawah kandung kemih dan besarnya sebesar kacang almond. Sedangkan pada wanita ada kelenjar semacam ini namun para peneliti belum menentukan apakah akan menyebutnya sebagai prostat atau bukan. Untuk sampai saat ini prostat mengarah kepada kelenjar pada pria yang fungsinya memproduksi air mani.

Seperti halnya wanita, pria juga memiliki resiko terkena penyakit organ reproduksi, salah satunya adalah infeksi prostat. Pada umumnya infeksi prostat disebabkan oleh bakteri atau virus yang masuk melalu uretra atau saluran kemih yang jika dibiarkan bisa menyebabkan impotensi. – Gejala Infeksi Prostat

 

Bagaimana Cara Mengenali Gejala Infeksi Prostat ?

Gejala Infeksi Prostat dikenal dengan nama prostatitis yang klasifikasinya dibagi menjadi 4 jenis, yaitu:

  • Gejala Infeksi Prostat Prostatitis bakteri akut

Gejala Infeksi Prostat pada jenis ini biasanya ditandai dengan gejala sulit buang air. Infeksi ini paling mudah dideteksi dengan tes urin, cukup dilihat apakah ada bakteri dan sel darah putih dalam urin dan apakah ada infeksi pada saluran kemih. Infeksi prostat ini biasanya diobati hanya dengan antibiotik.

  • Gejala Infeksi Prostat Prostatitis bakteri kronis

Gejala Infeksi Prostat ini adalah nyeri pada saat atau setelah buang air kecil, nyeri di bagian punggung bawah dan nyeri pada testis. Infeksi ini termasuk jarang terjadi dan bisa menyebar hingga menginfeksi saluran kemih. Infeksi prostat ini bisa menyebabkan peradangan yang menandakan fungsi pada prostat terdapat cacat.

  • Gejala Infeksi Prostat Prostatitis non-bakteri kronis

Pada umumnya infeksi prostat terjadi pada pria dewasa di usia 50 tahun ke atas, namun infeksi non-bacterial ini paling umum terjadi pada kasus penderita infeksi prostat dan terjadi pada pria segala umur. Gejala Infeksi Prostat ini adalah terasa nyeri pada saat atau setelah buang air kecil, nyeri di area alat kelamin, susah buang air besar, dan terasa nyeri saat ejakulasi.

  •  Gejala Infeksi Prostat Prostatodinia

Infeksi ini tidak disebabkan oleh bakteri atau virus karena tidak ditemukan bakteri pada urin. Untuk mengatasinya biasanya penderita diberikan antibiotik namun antibiotik tidak bisa mengatasi akar permasalahan dari infeksi prostatodynia. Gejala Infeksi Prostat ini adalah nyeri di daerah panggul, ada darah dalam urin dan/atau pada air mani, demam, nyeri pada saat ejakulasi, setiap ingin buang air kecil rasanyanya sulit untuk ditahan.

 

Secara umum Gejala Infeksi Prostat adalah adanya rasa nyeri pada area pinggang bawah yang disebabkan oleh infeksi di prostat. Kemudian infeksi prostat juga bisa menyebabkan gangguan seksual seperti nyeri pada saat ejakulasi bahkan bisa sampai mengeluarkan darah, gairah atau libido menurun, bahkan bisa sampai menyebabkan gangguan ereksi atau impotensi. Selain itu Gejala Infeksi Prostat umum juga bisa berupa demam, menggigil, dan Gejala Infeksi Prostat yang mirip dengan sakit flu.

 

Apa Saja Faktor Risiko Infeksi Prostat ?

Obat infeksi prostat yang pertama adalah dengan mewaspadai faktor-faktor yang menyebabkan tingginya seseorang terkena infeksi prostat. Selain pria dewasa berusia 20 tahun ke atas, berikut adalah faktor resiko infeksi prostat lainnya:

Seseorang yang memiliki riwayat keluarga terkena infeksi prostat maka resikonya lebih besar daripada orang yang tidak, selain itu faktor hormon juga mempengaruhi besar kemungkinan seseorang terkena infeksi pada prostat

  • Pria berusia di atas 40 tahun lebih rentan terkena infeksi karena sistem pertahanan tubuh yang melemah
  • Pola dan gaya hidup yang buruk dan tidak teratur serta kurangnya aktivitas fisik seperti berolahraga
  • Pria perokok yang sudah merokok bertahun-tahun dan yang sering terkena asap rokok meskipun tidak merokok
  • Sering mengalami tekanan atau sering stress juga bisa menurunkan daya tahan tubuh
  • Pria yang memiliki pinggul besar dengan perut yang buncit sangat beresiko terkena infeksi prostat
  • Penderita diabetes melitus tipe 1 atau tipe 2.

 

Pencegahan dan Pengobatan Infeksi Prostat

Untuk mencegah terjadi Gejala Infeksi Prostat sebaiknya rutin berhubungan intim dengan istri Anda karena ejakulasi rutin dapat mengurangi resiko terkena penyakit prostat. Namun tentu saja tidak disarankan berhubungan intim secara bebas apalagi tanpa menggunakan pengaman. Pencegahan juga bisa dilakukan dengan rutin berendam dalam air hangat dengan posisi duduk.

Konsumsi banyak makanan bergizi dan berserat tinggi agar buang air besar mudah dan lunak sehingga tidak melukai bagian dalam organ di bawah pinggang. Mengonsumsi banyak omega 3 seperi yang terdapat pada ikan salmon dan ikan tuna juga baik untuk mencegah infeksi pada prostat. Dan tentu saja dengan olahraga rutin maka seluruh bakteri, kuman, dan virus yang masuk ke dalam tubuh bisa ditangkis oleh sistem pertahanan tubuh yang kuat. – Gejala Infeksi Prostat

Untuk mencegah dan mengatasi infeksi pada prostat banyak-banyak mengkonsumsi makanan yang merupakan sumber antioksidan dan vitamin E agar radikal bebas bisa ditangkal. Salah satu obat infeksi prostat yang alami adalah kacang kedelai. Kacang kedelai mengandung isoflavon yang berguna untuk mencegah prostat membengkak dan menjadi kanker prostat. Selain kedelai, biji rami juga baik untuk mengatasi peradangan pada prostat. Mengobati infeksi prostat biasanya diberikan antibiotik oral atau yang diminum selama 30-90 hari. Antibiotik yang diresepkan oleh dokter harus habis agar infeksi tidak terjadi lagi dan berubah menjadi kebal terhadap antibiotik.

Tingkat jumlah penderita infeksi prostat pada pria cukup tinggi yaitu sekitar 30% dari jumlah pria di seluruh dunia. Hal ini menandakan bahwa pria baik yang masih berusia produktif maupun lansia tidak luput dari ancaman infeksi prostat terutama karena infeksi ini bisa disebabkan oleh gaya hidup yang tidak sehat. Untuk mencegah terjadi peradangan pada prostat perbanyaklah makanan bergizi tinggi dan mengkonsumsi seperti tomat, sambiloto, akar alang-alang, kumis kucing, meniran, daun sendok krokot, pegagan, daun dewa, dan rumput lidah ular yang bisa dijadikan jamu herbal untuk obat infeksi prostat.

 

Gejala Infeksi Prostat

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Makanan Untuk Penderita Kanker Prostat

Makanan Untuk Penderita Kanker Prostat

Makanan Untuk Penderita Kanker ProstatMakanan Untuk Penderita Kanker Prostat – Kanker prostat merupakan salah satu penyakit yang sangat ditakuti oleh kaum pria. Banyak sekali usaha yang sering dilakukan oleh para pria untuk mengindari dan sembuh dari penyakit ini. Mengkonsumsi obat-obatan herbal sampai kimia pun rela mereka jalani untuk terbebas dari derita kanker prostat.

Semua jenis kanker termasuk kanker prostat, merupakan salah satu jenis penyakit yang mematikan. Oleh karena itu, hiduplah dengan pola yang sehat, makan makanan yang sehat, olahraga, diet dan menghindari hal-hal yang merugikan kesehatan Anda seperti merokok, minum minuman alkohol bahkan sex bebas. Hal itu adalah salah satu pemicu terjadinya kanker prostat.

 

Makanan Untuk Penderita Kanker Prostat

Menurut beberapa sumber, ada beberapa jenis Makanan Untuk Penderita Kanker Prostat yang bisa menghindarkan dan menurunkan resiko bahaya kanker prostat, diantaranya :

  • Tomat (Solanum Lycopersicum)

Makanan Untuk Penderita Kanker Prostat yang sangatMakanan Untuk Penderita Kanker Prostat baik pertama adalah buah tomat. Buat tomat sendiri merupakan salah satu buah yang mengandung Lycopene. Lycopene adalah zat pemberi warna merah alami dan juga sebagai antioksidan yang dapat menurukan resiko kanker khususnya kanker prostat. Selain buah tomat, ada beberapa jenis buah yang memiliki kandungan Lycopene didalamnya, tapi dengan jumlah yang lebih sedikit dari tomat, diantaranya anggur, semangka, bubuk cabai, kesemek, jambu merah, hati dan kol merah.

Dalam pengkonsumsiannya, Lycopene dalam tomat akan bekerja secara maksimal jika diproses terlebih dahulu, seperti direbus. Tapi jangan sampai mengkonsumsi tomat berlebihan, karena tetap akan memberikan efek pada tubuh Anda, seperti muntah, mual, gangguan pencernaan bahkan bisa sampai perubahan warna kulit menjadi merah.

  • Kacang kedelai (Glycine Max)

Makanan Untuk Penderita Kanker Prostat berikutnya yang bagus juga adalah kacang kedelai. Kacang kedelai merupakan tanaman yang mengandung isoflavones. Isoflavones bisa ditemukan pada tumbuhanan yang berbentukk kantung dan terdapat biji didalamnya. Dalam sebuah penelitian dengan objek hewan, ditemukan bahwa isoflavones dapat menurukan resiko semua kanker termasuk kanker prostat. Tapi sampai sekarang, kami masih menunggu apakah penilitian ini dapat diterapkan kepada manusia.

Walaupaun demikian, Kedelai merupakan jenis tumbuhan yang memiliki protein yang tinggi. Selain itu dapat digunakan untuk mengurangi resiko terserang penyakit jantung, menurukan tekanan darah, menurunkan kolesterol, mengurangi gejala menopause dan osteoporosis. – Makanan Untuk Penderita Kanker Prostat

  • Ikan

Asam lemak omega-3 yang terdapat disemua jenis ikan merupakan zata yang sangat dibutuhkan oleh tubuh utnuk proses metabolisme. Asam lemak omega-3 merupakan zat Makanan Untuk Penderita Kanker Prostatyang tidak diproduksi oleh tubuh, tidak seperti zat esensial lainnya, karenannya dibutuhkan asupan dari luar untuk metabolisme tubuh. Selain itu, ternyata zat esensial ini, omega-3, jika dikonsumsi secara rutin dan tidak berlebihan dapat menurunkan resiko seseorang terserang kanker prostat dan juga dapat menghambat tumbuhnya sel –sel ganas. Makanan Untuk Penderita Kanker Prostat yang sangat bagus untuk tubuh lainnya yaitu ikan salmon dan ikan tuna merupakan jenis ikan yang mengandung banyak omega-3.

  • Teh hijau (Camellia Sinensis)

Makanan Untuk Penderita Kanker Prostat lainnya adalah teh. Jenis teh yang kaya akan manfaat dan dapat menurunkan resiko kanker prostat adalah jenis teh hijau. Karena Katein, yaitu kandungan yang terdapat dalam teh hijau ini dapat menghambat pertumbuhan sel kanker. – Makanan Untuk Penderita Kanker Prostat

  • Kubis, Brokoli dan Kembang Kol

Makanan Untuk Penderita Kanker Prostat berikutnya adalah kubis, brokoli dan kembang kol. Dalam ketiga jenis sayuran ini, terdapat jenis zat yang dinamakan Sulforan yang dapat membubuh sel kanker pada jaringan prostat. Walaupun masih belum diketahui secara pasti bagaimana proses zat tersebut dalam membunuh kanker prostat, tapi menurut penelitian negara yang banyak mengkonsumsi ketiga jenis sayuran ini penduduknya memiliki resiko yang sangat sedikit terserang kanker prostat.

 

Itu adalah jenis Makanan Untuk Penderita Kanker Prostat yang walaupun sederhana tapi memiliki khasiat yang luar biasa untuk kesehatanmu, terutama kesehatan organ vital pria agar terhindar dari penyakit yang mematikan khsusus pria, yaitu kanker prostat. Semoga artikel ini bermanfaat untuk kesehatan Anda. – Makanan Untuk Penderita Kanker Prostat

 

 

Makanan Untuk Penderita Kanker Prostat

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Gejala Kanker Prostat Di Usia Muda

Gejala Kanker Prostat Di Usia Muda

Gejala Kanker Prostat Di Usia Muda – Kanker prostat merupakan momok yang menakutkan bagi kaum pria karena kanker jenis ini, menyerang kelenjar prostat yang merupakan bagian penting dari organ reproduksi pria. Kelenjar prostat menghasilkan sitrat dan glukosa yang penting bagi kehidupan sperma. Selain itu, kelenjar prostat juga menghasilkan cairan yang keluar bersama sperma ketika terjadi ejakulasi.

Kanker prostat pada Anda pria muda biasanya akan lebih agresif, oleh karena itu lebih banyak mengancam jiwa dibanding pria tua. Secara historis, kanker prostat telah memengaruhi kebanyakan pria pada usia 70-80-an, dan kanker juga tumbuh dengan lambat.

Bahkan, banyak pria yang sudah berusia lanjut di diagnosis dengan stadium awal dan akhirnya meninggal karena penyebab penyakit lain. Pria yang lebih muda belum secara rutin menjalani program prostate-spesific antigen (PSA) dan pemeriksaan rektal sampai usia yang disarankan sekitar 50 tahun. – Gejala Kanker Prostat Di Usia Muda

Pria dengan riwayat keluarga yang menderita kanker prostat, entah itu ayah, kakek, atau paman, maka Anda patut waspada karena yang menjadi salah satu penyebab timbulnya kanker prostat adalah riwayat keluarga. Oleh karena itu, Anda patut melakukan pemeriksaan untuk mengurangi risiko terserang penyakit mematikan ini.

 

Gejala Kanker Prostat Di Usia Muda

Gejala Kanker Prostat Di Usia Muda  yang ditimbulkan oleh pembengkakan kelenjar prostat hampir mirip dengan gejala kanker prostat pada umumnya atau pada pria diatas 50 tahun. Untuk memastikan apakah hanya terjadi pembesaran kelenjar prostat atau Gejala Kanker Prostat Di Usia Muda Anda sekarang, seorang pria muda dianjurkan untuk segera melakukan pemeriksaan bila mengalami gejala berikut:

  • Sulit berkemih

Bisa berupa perasaan ingin berkemih tapi tidak ada yang keluar, berhenti saat sedang berkemih, ada perasaan masih ingin berkemih atau harus sering ke toilet untuk berkemih karena keluarnya sedikit-sedikit. Gejala Kanker Prostat Di Usia Muda ini muncul sebagai akibat membesarnya kelenjar prostat yang ada di sekitar saluran kemih karena ada tumor di dalamnya sehingga mengganggu proses berkemih.

  • Nyeri saat berkemih

Gejala Kanker Prostat Di Usia Muda ini juga disebabkan adanya tumor prostat yang menekan saluran kemih. Namun, nyeri ini juga bisa merupakan gejala infeksi prostat yang disebut prostatitis. Bisa juga tanda hiperplasia prostat yang bukan merupakan kanker.

  • Keluar darah saat berkemih

Gejala Kanker Prostat Di Usia Muda ini jarang terjadi, namun jangan diabaikan. Segeralah periksa ke dokter meski darah yang dikeluarkan hanya sedikit, samar-samar atau hanya berwarna merah muda. Kadangkala infeksi saluran kemih juga bisa menyebabkan gejala ini. – Gejala Kanker Prostat Di Usia Muda

  • Sulit ereksi atau menahan ereksi

Tumor prostat bisa saja menyebabkan aliran darah ke penis yang seharusnya meningkat saat terjadinya ereksi menjadi terhalang sehingga susah ereksi. Bisa juga menyebabkan tidak bisa ejakulasi setelah ereksi. Tapi, pembesaran prostat bisa saja menyebabkan munculnya Gejala Kanker Prostat Di Usia Muda ini.

  • Sulit buang air besar (BAB) dan masalah saluran pencernaan lainnya

Kelenjar prostat terletak di bawah kandung kemih dan di depan rektum. Akibatnya, bila ada tumor, pencernaan akan terganggu. Namun perlu diingat, Gejala Kanker Prostat Di Usia Muda karena sulit BAB yang terus menerus terjadi juga bisa menyebabkan pembesaran prostat karena terjadi tekanan pada kelenjar secara terus menerus. Sulitnya BAB dan gangguan saluran pencernaan bisa juga mengindikasikan kanker usus besar.

  • Nyeri terus-menerus di punggung bawah, panggul atau paha dalam bagian atas

Sering kali, kanker prostat menyebar di wilayah-wilayah ini, yaitu pada punggung bawah,  panggul dan pinggul sehingga nyeri yang sulit dijelaskan di bagian ini bisa menjadi tanda adanya gangguan. – Gejala Kanker Prostat Di Usia Muda

  • Sering berkemih di malam hari

Jika Anda sering terbangun di malam hari lebih dari sekali hanya untuk berkemih, periksalah segera ke dokter. Mungkin saja itu adalah salah satu Gejala Kanker Prostat Di Usia Muda. – Gejala Kanker Prostat Di Usia Muda

  • Urin yang menetes atau tidak cukup kuat

Gejala Kanker Prostat Di Usia Muda ini mirip inkontinensia urin (mengompol). Urin tidak dapat ditahan hingga perlahan keluar dan menetes. Atau kalau pun keluar aliran tidak cukup kuat.

 

Gejala Kanker Prostat Di Usia MudaJika salah satu atau beberapa dari Gejala Kanker Prostat Di Usia Muda di atas dirasakan pada Anda terutama yang berusia muda sebaiknya Anda segera mengambil langkah-langkah yang diperlukan agar tidak sampai terkena dampak dari kanker prostat.

 

Untuk mengetahui secara dini adanya kanker prostat, pria dianjurkan untuk melakukan pemeriksaan secara teratur setahun sekali berupa:

  • Pemeriksaan fisik : Digital Rectal Examination (DRE) atau pemeriksaan colok dubur.
  • Pemeriksaan USG (Ultrasonografi) kelenjar prostat.
  • Pemeriksaan kadar PSA (Prostat Spesific Antigen) dalam darah.

Seperti jenis kanker lainnya, penyebab kanker prostat belum diketahui secara pasti. Namun, ada beberapa faktor resiko yang mewajibkan seorang pria waspada terhadap penyakit ini, antara lain: riwayat medis keluarga penderita kanker prostat, obesitas, perokok, mengonsumsi alkohol, dan kurang berolahraga.

 

Pencegahan Kanker Prostat

Pencegahan dapat dilakukan dengan memiliki pola hidup sehat yaitu dengan rajin  mengonsumsi banyak sayuran dan buah, kurangi makanan berlemak, hindari rokok dan alkohol, konsumsi makanan/minuman yang mengandung antioksidan dan omega-3.

Selain itu dengan rajin berolahraga, banyak dokter mengamati bahwa pria bertubuh bugar jarang mengalami masalah prostat ketimbang mereka yang lebih banyak duduk.

Dan langkah selanjutnya dalah dengan melakukan pemeriksaan yang teratur (1 tahun sekali) terutama bagi yang memiliki faktor resiko yang tinggi untuk terkena kanker prostat.

 

 

Gejala Kanker Prostat Di Usia Muda

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Kanker Prostat Di Usia Muda

Kanker Prostat Di Usia Muda

Kanker Prostat Di Usia Muda

Kanker Prostat Di Usia Muda – Kanker prostat. Apa yang ada di benak para pria bila mendengar penyakit itu ??Mungkin akan berpikir kalau penyakit ini identik dengan pria yang telah lanjut usia.

Jika anda pria yang punya pandangan seperti itu, Jelas itu salah karena penyakit ini bisa menyerang pria muda. Muda bukan berarti akan terbebas dari penyakit kanker prostat, Tahukan anda bahwa Kanker Prostat Di Usia Muda juga bisa terjadi maka dari itu selagi masih bisa untuk dicegah marilah kita mencegah Kanker Prostat Di Usia Muda daripada terlanjur dan akhirnya harus diobati bahkan sampai dioperasi.

 

Prostat adalah kelenjar kecil yang mana termasuk dari sistem reproduksi para pria. Letak dari prostat ini berada di kandung kemih dan di depan rektum. Sama seperti organ tubuh yang lainya prostat ini bisa mengalami gangguan seperti radang prostat, pembesaran prostat dan kanker prostat.

Tentu untuk para pria tidaklah menginginkan untuk terkena gangguan prostat karena kelenjar prostat ini bagi pria fungsinya sangat vital.

Belum tahu tujuan prostat itu apa saja, simak yuk di bawah ini, untuk para pria ini sangatlah penting

  1. Kelenjar – Adapun tujuan utama dari prostat ini adalah untuk memproduksi dan juga mengeluarkan cairan air mani ketika ejakulasi.
  2. Otot – Prostat adalah otot yang mana memompa air mani keluar melalui penis dengan kekuatan yang cukup untuk masuk ke vagina untuk membantu sperma berhasil mencapai serviks.
  3. Filter – Prostat ini juga bertugas untuk menghilangkan racun untuk perlindungan sperma sehingga memastikan sperma yang di hasilkan dengan kualitas terbaik.
  4. Ekresi – Ekresi saraf prostat ini bertanggung jawab untuk ereksi saraf ini memicu alat vital pria membangkak dan mengerasa dengan aliran darah ektrak di dalamnya dan menghasilkan ekresi.
  5. Hormon – Kelenjar prostat mengandung enzim penting 5 alpha reductase enzim yang mengubah hormon testoteron dalam tubuh menjadi DHT.

Jelas prostat yang sehat wajib di miliki oleh para pria. Jangan biarkan gangguan prostat atau bahkan Kanker Prostat Di Usia Muda menyerang Anda.

 

Apa faktor penyebab Kanker Prostat Di Usia Muda??

Tahukah anda bahwa prostat tumbuh atau membesar secara normal ada dua fase  yaitu pada saat pubertas yang mana ukuran prostat akan menjadi 2 kali lebih besar pada saat lahir dulu. Fase kedua terjadi di usia 25 tahun dan terus membesar seiring bertambahnya usia.

Penelitian akhir-akhir ini menyebutkan bahwa Kanker Prostat Di Usia Muda telah meningkat hampir 6 kali lipat dalam 20 tahun terakhir akhir ini dan lebih agresif menyerang kaum muda.

 

Di bawah ini beberapa hal yang bisa membuat Anda memiliki risiko Kanker Prostat Di Usia Muda lebih besar seperti :

  • Pria dengan riwayat keluarga kanker prostat. Artinya jika ada anggota keluarga yang pernah mengalami kanker prostat sebelumnya maka Anda memiliki risiko terkena Kanker Prostat Di Usia Muda yaitu kanker prostat turunan.
  • Kegemukan atau obesitas. Laki laki yang memliki berat badan berlebih sangat rentan untuk terkena Kanker Prostat Di Usia Muda sekalipun.
  • Makanan. Ada beberapa makanan yang bisa memicu terjadi Kanker Prostat Di Usia Muda menurut penelitian sehingga bisa saja menyerang kaum muda yang selalu makan sembarangan atau tidak pilih-pilih makanan. Maka dari itu disarankan untuk tetap konsumsi makanan yang baik untuk tubuh misalnya buah-buahan atau sayuran yang mempunyai nilai gizi dan baik untuk kesehatan.

 

Kanker Prostat Di Usia Muda

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Penyebab Kanker Prostat

Penyebab Kanker Prostat

Penyebab Kanker Prostat

Kanker prostat merupakan salah satu jenis kanker yang paling umum terjadi pada pria. Di negara Inggris tercatat sekitar 40.000 orang terdiagnosa mengalami kanker prostat. Tiga dari empat pria yang dilakukan diagnosa ini, berusia di atas 65 tahun. Kanker prostat berbeda dari kebanyakan kanker lain misalnya kanker payudara atau kanker serviks, karena adanya daerah kecil (sel kanker) di dalam prostat bisa tidak aktif selama bertahun-tahun. Hal ini menunjukkan bahwa, pria di atas usia 50 mungkin memiliki sel-sel kanker di dalam prostat masing-masing. Namun bagi sebagian pria sel sel-sel tumbuh sangat lambat, dan tidak menimbulkan masalah. Kemudian kondisi sebaliknya, sel-sel ini dapat tumbuh lebih cepat yang membutuhkan pengobatan .

 

Kita tidak tahu persis apa yang menjadi Penyebab Kanker Prostat secara spesifik. Tetapi penelitian menunjukkan bahwa beberapa faktor Penyebab Kanker Prostat ini, diduga dapat mempengaruhi risiko kanker prostat.

 

Penyebab Kanker Prostat

  1. Usia Lanjut

Faktor usia merupakan Penyebab Kanker Prostat yang paling signifikan terhadap peningkatan resiko kanker prostat. Seiring dengan bertambahnya usia, seseorang lebih rentan terhadap kanker prostat. Kanker prostat sangat jarang terjadi pada pria di bawah usia 50 tahun. Hal ini diperkuat oleh data kasus di Inggris pada tahun 2009 dan 2011, sekitar sepertiga diagnosis kanker prostat terjadi pada pria di atas usia 75 tahun. Dan hanya 1 kasus di diagnosis pada pria di bawah usia 50 tahun.

Dalam usia tua, 8 dari 10 pria (80%) memiliki sel-sel kanker prostat tetapi pada beberapa pria tidak menyebabkan gangguan kesehatan. Namun yang perlu diingat,  risiko kanker prostat dapat terjadi seumur hidup dan melibatkan orang-orang pada usia berapa pun.

  1. Riwayat keluarga

Seperti yang terjadi pada penyebab kanker otak karena faktor keturunan, memiliki kerabat dekat laki-laki seperti saudara kandung, ayah atau paman yang menderita kanker prostat, tampaknya meningkatkan risiko Penyebab Kanker Prostat. Penelitian juga menunjukkan bahwa dalam keluarga ada saudara perempuan dekat yang terkena kanker payudara, juga dapat meningkatkan resiko terkena kanker prostat .

  1. Kelainan Gen

Pada tahun 2008 para ilmuwan Cancer Research UK mengidentifikasi gen lain yang berasal dari perubahan 7 gen, yang diduga dapat meningkatkan risiko Penyebab Kanker Prostat. Penelitian masih diperlukan untuk melihat, apakah terdapat gen pada laki-laki yang membawa salah satu dari gen tersebut. Seseorang yang mengalami sindrom Lynch telah mewarisi gen yang rusak dan secara otomatis, meningkatkan risiko Penyebab Kanker Prostat. Para peneliti telah menemukan bahwa pria dengan sindrom Lynch mungkin memiliki risiko lebih tinggi terkena kanker prostat daripada pria dalam populasi umum  .

  1. Kadar Hormon

Kelenjar prostat sebenarnya masuk ke dalam susunan organ seks yang menghasilkan cairan yang dicampur dengan sperma untuk membuat air mani. Testosteron adalah hormon seks yang diproduksi oleh testis dan kelenjar prostat . Hal ini memungkinkan adanya pengaruh kadar hormon seks ini, terhadap risiko Penyebab Kanker Prostat. Hal ini menjadi buah pemikiran di masa lalu, seseorang yang memiliki tingkat testosteron lebih tinggi dalam darah, dapat meningkatkan risiko kanker prostat. Namun pada tahun 2008, penelitian dari 18 studi yang terpisah tidak menemukan bahwa adanya hubungan antara kadar hormon seks dan risiko kanker prostat

  1. Kelebihan Tinggi dan Berat Badan

Studi kanker prostat juga menemukan keterkaitan resiko Penyebab Kanker Prostat yang lebih tinggi pada laki-laki yang memiliki tubuh tinggi dibandingkan laki-laki yang bertubuh lebih pendek. Beberapa studi telah menemukan bahwa kelebihan berat (obesitas) juga dapat mempengaruhi risiko kematian akibat kanker prostat atau diagnosa terhadap kanker prostat. Studi ini menghasilkan penemuan hubungan yang jelas antara obesitas dan risiko kanker metastasis yang mengembangkan kanker prostat.

  1. Pernah Mengidap Kanker

Pria yang sebelumnya pernah mengalami kanker tertentu di masa lalu, kemungkinan akan mempengaruhi peningkatan risiko Penyebab Kanker Prostat. Penelitian telah menunjukkan adanya penyebab kanker prostat pada pria, yang pernah menderita kanker ginjal, kanker kandung kemih, kanker paru-paru, kanker tiroid dan kanker kulit melanoma.

  1. Telah Menjalani Vasektomi

Vasektomi merupakan prosedur medis untuk sterilisasi alat kelamin laki-laki atau sebagai alat kontrasepsi permanen. Pada penelitian tahun 2014 di Amerika, menunjukkan peningkatan risiko Penyebab Kanker Prostat dalam skala yang kecil. Kemudian penelitian besar lainnya pada tahun 1993 juga menemukan tidak adanya peningkatan risiko Penyebab Kanker Prostat. Sehingga hal ini memungkinkan bahwa vasektomi, tidak meningkatkan risiko Penyebab Kanker Prostat, namun hanya terjadi peningkatan dalam skala kecil.

  1. Asupan Makanan

Sebuah studi menunjukkan bahwa kedelai, selenium dan teh hijau dapat memberikan kemungkinan terhadap pencegahan penyakit namun, penelitian yang lebih baru menunjukkan bahwa terapi kombinasi vitamin E, selenium dan kedelai tidak mencegah perkembangan dari Prostatic Intraepithelial Neoplasia untuk kanker prostat.

Namun konsumsi sayuran yang tinggi lebih bermanfaat dan telah ditemukan dalam sebuah penelitian pada seorang pilot. Studi di AS pada pria dengan kanker prostat, setelah melakukan diet dan gaya hidup sehat berfokus pada daging rendah dan sayuran yang tinggi dan asupan buah, olahraga teratur, yoga dan meditasi dapat mengubah cara gen mempengaruhi kemajuan kanker.

Penelitian lain telah menunjukkan bahwa kekurangan vitamin D, diet tinggi daging merah dapat meningkatkan kemungkinan seseorang terkena kanker prostat. Sebuah studi yang diterbitkan dalam jurnal Clinical Cancer Research menunjukkan kekurangan vitamin D dapat mempengaruhi kanker prostat agresif

  1. Pengobatan

Sebuah penelitian menunjukkan hasil, yakni kemungkinan hubungan antara penggunaan obat anti inflamasi sehari-hari dengan Penyebab Kanker Prostat. Dalam sebuah studi juga ditemukan bahwa kandungan statin yang digunakan untuk obat penurun kadar kolesterol, dapat menurunkan risiko terjadinya kanker prostat.

Meskipun belum dapat diketahui secara pasti mengenai penyebab kanker prostat ini, namun kita harus mewaspadai faktor resiko sekecil apapun yang bisa menyebabkan kanker prostat ini.

 

 

Penyebab Kanker Prostat

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Prostatitis – Penyebab, Gejala, dan Pengobatan

Prostatitis – Penyebab, Gejala, dan Pengobatan

Prostatitis – Penyebab, Gejala, dan Pengobatan. Prostatitis atau Radang Kelenjar Prostat adalah inflamasi atau pembengkakan yang terjadi pada kelenjar prostat. Kelenjar prostat adalah organ yang memroduksi cairan putih yang menyertai sperma.

Kondisi ini bisa terjadi pada semua laki-laki dari segala usia (umumnya yang berusia 50 tahun ke bawah), berbeda dengan penyakit prostat lainnya yang cenderung dialami oleh pria lanjut usia.

Prostatitis – Penyebab, Gejala, dan Pengobatan

Jenis dan Penyebab Prostatitis

Prostatitis atau Radang kelenjar prostat bisa berkembang secara bertahap (kronis) atau muncul secara tiba-tiba (akut). Radang kelenjar prostat kronis merupakan jenis yang paling banyak terjadi. Jenis ini umumnya berkembang dan kambuh dalam beberapa bulan. Sementara Radang kelenjar prostatakut biasanya akan menyebabkan gejala yang parah dan serius sehingga membutuhkan penanganan darurat.

Radang kelenjar prostat akut bisa dipicu oleh infeksi akibat bakteri yang masuk ke prostat melalui saluran kemih. Sedangkan Radang kelenjar prostat kronis terkadang bisa terjadi jika langkah pengobatan Radang kelenjar prostat akut tidak berhasil membasmi seluruh bakteri. Akibtnya, bakteri masih ada yang tersisa dalam prostat dan memicu kekambuhan. Inflamasi prostat dianggap kronis apabila tidak kunjung sembuh total selama lebih dari 12 minggu.

Di samping infeksi, juga bisa dipicu oleh faktor-faktor lain. Contohnya adalah gangguan yang terjadi pada sistem kekebalan tubuh atau sistem saraf, serta cedera pada kelenjar prostat atau bagian di sekitarnya.

 

Faktor Risiko Prostatitis

Terdapat beberapa kondisi yang diduga bisa meningkatkan risiko Anda untuk mengalami penyakit ini. Di antaranya meliputi:

  • Radang kelenjar prostat lebih sering terjadi pada remaja atau lansia.
  • Mengalami infeksi kandung atau saluran kemih.
  • Pernah mengalami prostatitis sebelumnya.
  • Mengidap cedera pada panggul.
  • Mengalami dehidrasi.
  • Menggunakan kateter.
  • Memiliki struktur saluran kemih yang tidak normal.
  • Melakukan hubungan seks anal.

 

Gejala-gejala Prostatitis

Terdapat beragam gejala yang mungkin dialami oleh pengidapnya. Perbedaan tersebut tergantung pada faktor yang menyebabkan kondisi ini. Berikut ini adalah sejumlah indikasi umum yang bisa dialami pengidap:

  • Nyeri pada panggul, sekitar kelamin, punggung bagian bawah, serta bokong.
  • Sensasi panas seperti terbakar (perih) atau rasa sakit yang muncul saat buang air kecil.
  • Sulit buang air kecil, misalnya urine keluar sedikit demi sedikit.
  • Frekuensi buang air kecil yang meningkat, terutama pada malam hari.
  • Rasa sakit saat ejakulasi.
  • Demam atau menggigil.

Segera periksakan diri Anda ke dokter jika Anda merasakan gejala-gejala tersebut. Khususnya nyeri pada panggul dan sakit saat buang air kecil serta ejakulasi.

 

Diagnosis Prostatitis

Proses diagnosis prostatitis akan diawali oleh dokter dengan menanyakan gejala-gejala yang dialami dan riwayat kesehatan Anda. Dokter kemudian akan memeriksa kondisi kelenjar prostat Anda melalui pemeriksaan colok dubur. Prosedur ini akan membantu dokter untuk mengecek apakah kelenjar prostat Anda mengalami pembengkakan atau tanda-tanda abnormal lainnya.

Langkah pemeriksaan tersebut juga umumnya akan disertai dengan beberapa tes lanjutan yang meliputi tes darah, tes urine, serta tes kandung kemih. Tes darah dan urine dilakukan untuk memeriksa ada atau tidaknya tanda-tanda infeksi. Sementara tes kandung kemih dianjurkan guna memeriksa kemampuan tubuh Anda untuk mengosongkan kandung kemih saat buang air kecil.

Di samping memastikan diagnosis, tahap-tahap pemeriksaan juga berguna untuk menghapus adanya kemungkinan penyakit-penyakit lain.

 

Pengobatan Prostatitis

Prostatitis dapat diobati dengan banyak cara dan bisa berbeda-beda. Perbedaan ini bisa terjadi karena penanganan yang diberikan oleh dokter dilakukan berdasarkan penyebab dan tingkat keparahannya. Karena itu, diagnosis yang tepat sangatlah penting sebelum menjalani pengobatan.

Tujuan pengobatan ini biasanya adalah untuk mengurangi intensitas gejala yang dialami pasien. Jenis-jenis penanganan yang umumnya dianjurkan oleh dokter adalah:

  • Antibiotik untuk mengatasi prostatitis yang terjadi akibat infeksi. Durasi penggunaan antibiotik untuk prostatitis akut biasanya memakan waktu selama satu hingga dua minggu. Sementara prostatitis kronis akibat infeksi biasanya membutuhkan antibiotik hingga empat bulan.
  • Obat pereda rasa sakit, misalnya anti inflamasi non steroid atau parasetamol.
  • Alpha blocker. Obat ini berfungsi untuk melemaskan otot-otot kandung kemih sehingga bisa mengurangi nyeri saat buang air kecil.

 

Sebagian besar pengidap penyakit ini bisa mengalami kesembuhan total setelah menjalani pengobatan selama beberapa minggu. Meski demikian, ada juga pengidap yang kemudian mengalami prostatitis kronis karena gejala-gejalanya bisa kambuh kembali pada sebagian pengidap. Prostatitis jenis ini umumnya sulit untuk diobati karena penyebabnya yang tidak diketahui. Proses penyembuhannya juga cenderung memakan waktu lama, bahkan hingga bertahun-tahun.

 

 

Prostatitis – Penyebab, Gejala, dan Pengobatan

Posted in Uncategorized | Leave a comment