Penyebab Radang Kelenjar Prostat

Penyebab Radang Kelenjar Prostat

Penyebab Radang Kelenjar Prostat

Prosatitis adalah penyakit dimana penderita mengalami peradangan secara khusus pada kelenjar prostat. Banyak orang mungkin mengetahui apa itu prostatitis, tetapi tidak mengetahui apa penyebabnya. Jika Anda ingin menjauh dari penyakit prostatitis ini, mengetahui tiga penyebab radang kelenjar prostat yang utama di bawah ini adalah hal pertama yang harus Anda lakukan. Sehingga Anda bisa menghilangkan atau setidaknya bisa mengurangi kemungkinan dan resiko terkena radang kelenjar prostat.

Penyakit prostat terutama radang kelenjar prostat yang sangat umum dialami oleh pria ternyata bisa disebabkan oleh beberapa hal. Hal-hal tersebut terkadang terlihat sepele dan seringkali dilakukan. Setelah diketahui penyebabnya, maka sebisa mungkin harus dilakukan upaya pencegahan. Pencegahan pada penyakit ini pun bisa dilakukan dengan tekun dan pengetahuan yang tepat.

 

Jika sudah mengalami penyakit ini maka penderita akan merasakan gejala seperti rasa nyeri di selangkangan, atau rasa nyeri pada daerah sekitar penis dan anus atau punggung bagian bawah. Jika penyakit ini terus berlanjut maka infeksi juga menyebabkan penderita mengalami demam dan menggigil, selain kesulitan untuk berkemih dan jika berkemih akan bernanah atau berdarah. Gejala paling fatal adalah impotensi. Berikut ini adalah beberapa penyebab radang kelenjar prostat yang umum di jumpai pada pria :

 

  1. Minum Alkohol

Pasien radang kelenjar prostat tidak boleh minum alkohol, tetapi berlaku juga bagi laki-laki yang sehat, karena minum berlebihan dapat merusak kemampuan resistensi, membuat pria kekurangan vitamin. Terlebih lagi, banyak minum alkohol juga dapat mengurangi kemampuan resistensi saluran pernapasan, kerusakan hati dan ginjal, menyebabkan anemia dan membuat kelenjar prostat mudah diserang oleh bakteri dan virus yang bisa menjadi penyebab radang kelenjar prostat.

 

  1. Duduk Lama

Duduk dalam waktu lama merupakan penyebab radang kelenjar prostat yang utama. Duduk dapat memperlambat sirkulasi darah prostat dan membuat kemacetan kelenjar prostat.  Jika laki-laki harus tetap duduk untuk waktu yang lama karena pekerjaannya atau alasan lain, tidak ada keraguan bahwa itu sangat mempengaruhi radang kelenjar prostat. Jika ingin jauh dari itu, akan lebih baik untuk mengubah posisi dan berjalan sedikit setiap jam.

 

  1. Naik motor

Naik motor juga termasuk faktor penyebab radang kelenjar prostat ini. Ada cerita tentang seorang pria gemuk yang ingin menurunkan berat badan, sehingga ia memutuskan untuk naik motor, tapi setelah satu bulan naik motor 10 km per hari, ia menjadi seorang pria ramping dengan prostatitis. Meskipun ia menjadi langsing, tapi naik motor dalam waktu lama juga memberinya radang kelenjar prostat. Mengapa orang ini terkena penyakit ini pada akhirnya? Karena tekanan yang disebabkan oleh naik motor lebih parah daripada duduk, jadi naik motor mempermudah macetnya kelenjar prostat dan mempengaruhi bakteri. Jika Anda adalah seorang pengendara, Anda harus berjalan setiap beberapa saat.

 

  1. Hiperemia prostat

Merupakan penyebab radang kelenjar prostat, hiperemia prostat disebabkan karena pria yang duduk dalam waktu lama, menyebabkan berat yang berpusat pada satu badan sehingga terjadi penekanan pada bagian perineum sehingga terobstruksi yang mengakibatkan peredaran darah tidak lancer. Jika dibiarkan untuk waktu yang lama akan menjadi radang prostat.

 

  1. Infeksi langsung karena faktor luar

Saat bekerja uretra akan membawa bakteri masuk atau peradangan yang menjalar ke bawah, mengakibatakan infeksi prostat. Hal ini merupakan salah satu penyebab radang kelenjar prostat.

 

  1. Seringnya masturbasi

Masturbasi merupakan perilaku seks untuk kesenangan diri sendiri jika dilakukan oleh pria maka akan mengakibatkan hiperemia setelah pulih akan terjadi hiperemia kembali jika terus-terusan akan terjadi penyebab radang kelenjar prostat.

 

  1. Kehidupan seks yang tidak bersih

Kebiasaan hidup pria memberi pengaruh yang besar, dalam kehidupannya harus menghindari kehidupan seks yang tidak bersih, karena akan menyebabkan infeksi jamur yang akan menjadi penyebab radang kelenjar prostat, begitu terkena penyakit ini, akan sulit untuk disembuhkan.

 

Selain penyebabnya yang harus diketahui, langkah pencegahan penyakit radang kelenjar prostat ini juga perlu dilakukan, adapun langkah tersebut sebagai berikut:

  • Aktivitas seksual yang tidak berlebihan, paling tidak cukup 1-2 kali seminggu
  • Jangan menahan buang air kecil
  • Banyak minum
  • Tidak mengkonsumsi alkohol
  • Menjaga kesehatan tubuh
  • Berendam pada air hangat minimal 20 menit sehari
  • Jangan duduk terlalu lama

 

 

Penyebab Radang Kelenjar Prostat

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Indikasi Pada Kanker Prostat

Indikasi Pada Kanker Prostat

Indikasi Pada Kanker Prostat

Indikasi Pada Kanker Prostat – Kanker prostat merupakan salah satu jenis kanker yang paling umum terjadi pada pria. Di negara Inggris tercatat sekitar 40.000 orang terdiagnosa mengalami kanker prostat. Tiga dari empat pria yang dilakukan diagnosa ini, berusia di atas 65 tahun. Kanker prostat berbeda dari kebanyakan kanker lain misalnya kanker payudara atau kanker serviks, karena adanya daerah kecil (sel kanker) di dalam prostat bisa tidak aktif selama bertahun-tahun. Hal ini menunjukkan bahwa, pria di atas usia 50 mungkin memiliki sel-sel kanker di dalam prostat masing-masing. Namun bagi sebagian pria sel sel-sel tumbuh sangat lambat, dan tidak menimbulkan masalah. Kemudian kondisi sebaliknya, sel-sel ini dapat tumbuh lebih cepat yang membutuhkan pengobatan. Kanker prostat dapat menyebar (metastasis) ke jaringan di dekatnya atau tulang belakang. Jika kanker menyebar ke tulang belakang, mungkin Anda akan merasa ada tekanan berat seperti rasa linu pada saraf tulang belakang. Berikut di bawah ini merupakan indikasi pada kanker prostat yang kemungkinan bisa terjadi :

 

  1. Sulit berkemih

Bisa berupa perasaan ingin berkemih tapi tidak ada yang keluar, berhenti saat sedang berkemih, ada perasaan masih ingin berkemih atau harus sering ke toilet untuk berkemih karena keluarnya sedikit-sedikit. Indikasi pada kanker prostat ini akibat membesarnya kelenjar prostat yang ada di sekitar saluran kemih karena ada tumor di dalamnya sehingga mengganggu proses berkemih. Kelenjar prostat akan makin besar seiring bertambahnya usia seseorang. Karena itu, periksa diri ke dokter untuk membedakan apakah hanya pembesaran prostat ataukah kanker.

 

  1. Nyeri saat berkemih

Indikasi pada kanker prostat ini juga akibat adanya tumor prostat yang menekan saluran kemih. Namun, nyeri ini juga bisa merupakan gejala infeksi prostat yang disebut prostatitis. Bisa juga tanda hiperplasia prostat yang bukan merupakan kanker.

 

  1. Keluar darah saat berkemih

Indikasi pada kanker prostat ini jarang terjadi, namun jangan diabaikan. Segeralah periksa ke dokter meski darah yang dikeluarkan hanya sedikit, samar-samar atau hanya berwarna merah muda. Kadangkala infeksi saluran kemih juga bisa menyebabkan gejala ini.

 

  1. Sulit ereksi atau menahan ereksi

Tumor prostat bisa saja menyebabkan aliran darah ke penis yang seharusnya meningkat saat terjadinya ereksi menjadi terhalang sehingga susah ereksi. Bisa juga menyebabkan tidak bisa ejakulasi setelah ereksi. Tapi sekali lagi, pembesaran prostat bisa saja menyebabkan munculnya gejala ini.

 

  1. Darah pada sperma

Indikasi pada kanker prostat ini, seperti darah pada urin, bisa timbul tidak terlalu jelas. Darah tidak dalam jumlah banyak dan hanya menyebabkan warnanya berubah menjadi merah muda. Meski begitu patut diwaspadai

 

  1. Sulit Buang Air Besar (BAB) dan ada masalah saluran pencernaan lainnya

Kelenjar prostat terletak di bawah kandung kemih dan di depan rektum. Akibatnya, bila ada tumor pencernaan akan terganggu. Namun perlu diingat, sulit BAB yang terus menerus terjadi juga bisa menyebabkan pembesaran prostat karena terjadi tekanan pada kelenjar secara terus menerus maka bisa menjadi salah satu indikasi pada kanker prostat. Sulitnya BAB dan gangguan saluran cerna bisa juga mengindikasikan kanker usus besar.

 

  1. Nyeri terus menerus di punggung bawah, panggul atau paha dalam bagian atas

Sering kali kanker prostat menyebar di wilayah-wilayah ini, yaitu pada punggung bawah, panggul dan pinggul sehingga nyeri yang sulit dijelaskan di bagian ini bisa menjadi tanda adanya gangguan

 

  1. Sering berkemih di malam hari

Jika Anda sering terbangun di malam hari lebih dari sekali hanya untuk berkemih, periksalah segera ke dokter.

 

  1. Urin yang menetes atau tidak cukup kuat

Indikasi pada kanker prostat ini mirip inkontinensia urin (ngompol). Urin tidak dapat ditahan hingga perlahan keluar dan menetes. Atau kalau pun keluar aliran tidak cukup kuat.

 

  1. Usia di atas 50 dan mempunyai faktor risiko

Karena tidak menimbulkan gejala maka pria yang memiliki faktor risiko sebaiknya memeriksakan diri secara rutin. Faktor risiko ini termasuk adanya anggota keluarga yang menderita kanker terutama jika itu sang ayah, obesitas/kegemukan dan merokok merupakan salah satu faktor risiko kanker prostat.

 

 

 

Indikasi Pada Kanker Prostat

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Faktor Penyebab Kanker Prostat

Faktor Penyebab Kanker Prostat

Faktor Penyebab Kanker Prostat

Kanker prostat merupakan salah satu kanker paling umum yang diderita oleh pria. Kanker ini hanya diderita oleh kaum Adam, dengan sebagian besar kasus pada pria berusia 40 tahun ke atas. Setiap tahun, jutaan pria di dunia didiagnosis menderita kanker prostat. Menurut data di Indonesia, kanker prostat menempati urutan ke-5 sebagai jenis kanker terbanyak, dengan jumlah penderita sebesar 971 orang pada tahun 2011. Pria usia 70 hingga 79 tahun merupakan kelompok yang paling banyak menderita penyakit ini.

 

Faktor Penyebab Kanker Prostat

Penyebab kanker prostat memang belum diketahui secara pasti. Namun, ada faktor penyebab kanker prostat yang cukup besar apabila ada keluarga yang pernah menderita kanker prostat maka akan meningkatkan resiko Anda terserang kanker ini, antara lain

 

  1. Usia

Usia adalah salah satu faktor penyebab kanker prostat yang sangat besar pengaruhnya. Kanker prostat biasanya menyerang pria lanjut usia, yaitu uisa 40 tahun ke atas. Berdasarkan statistik, 30% pria berusia 50 tahun ke atas sudah mengidap kanker prostat dan 80% pria berusia di atas 70 tahun menderita kanker prostat. Rata-rata, usia diagnosis kanker prostat berusia 70 tahun. Umumnya, semakin tua pria, semakin besar resiko terkena kanker prostat. Kanker prostat yang agresif dapat menyerang pria pada usia berapapun, tapi kasus seperti ini jarang terjadi. Oleh karena itu, bagi Anda yang berusia di atas 40 tahun, akan menjadi langkah yang cerdas untuk bersikap proaktif dengan melakukan pemeriksaan sedini mungkin.

 

  1. Gen dalam Keluarga

Riwayat keluarga dapat menjadi faktor penyebab kanker prostat. Jika keluarga Anda memiliki riwayat kanker prostat, maka akan meningkatkan resiko yang lebih besar bagi Anda untuk terkena kanker prostat. Jika Anda memiliki kerabat dekat (saudara kandung) yang mengidap kanker prostat, maka resiko Anda 2-3 kali lebih besar untuk mendapatkan penyakit ini. Sampai sekarang, belum ditemukan gen spesifik yang bertanggung jawab atas peningkatan risiko kanker prostat. Berdasarkan penelitian ilmuwan, banyak gen yang berperan dalam terjadinya kanker prostat.

 

  1. Pola Makan

Anggapan bahwa pola makan yang tidak sehat bisa dikaitkan dengan kebanyakan penyakit tampaknya memang benar. Salah satunya yaitu kanker prostat yang bisa disebabkan karena pola makan yang tidak sehat. Beberapa penelitian telah menemukan bahwa pria yang sering mengonsumsi daging merah atau makanan yang mengandung kalsium tinggi akan memiliki faktor penyebab kanker prostat yang lebih besar. Langkah terbaik adalah dengan mengonsumsi makanan bervariasi yang kaya akan sayuran dan protein rendah lemak.

 

  1. Olahraga

Jarang berolahraga dan sering malas-malasan untuk beraktifitas fisik ternyata menjadi salah satu faktor penyebab kanker prostat. Hal ini ditunjang oleh fakta dari sebuah studi baru-baru ini yang menemukan hubungan antara olahraga dan penurunan risiko kanker prostat pada pria. Para periset menemukan bahwa pria yang cukup aktif memiliki pengurangan 50% risiko terkena kanker prostat. Orang yang berolahraga sebanyak apapun akan memiliki penurunan 13% dalam risiko bentuk agresif penyakit ini. Namun, studi ini juga menemukan bahwa olahraga tidak membantu risiko kanker prostat pada pria Afrika dan Amerika. Semakin sering tubuh aktif bergerak maka akan menurunkan resiko kanker prostat pada pria.

 

  1. Berat Badan

Seperti halnya kebanyakan penyakit lainnya, berat badan telah terbukti mempengaruhi risiko seseorang untuk terkena kanker prostat. Ya, obesitas atau kegemukan harus diwaspadai oleh para pria karena bisa menjadi faktor penyebab kanker prostat. Tentu hal ini selaras dengan penyebab no.4, dimana mereka jarang berolahraga atau aktifitas fisik. Pria yang memiliki indeks massa tubuh lebih tinggi, berisiko mengalami kanker prostat lebih besar dibandingkan pria yang memiliki indeks massa tubuh yang lebih rendah. Artinya pria yang mengalami obesitas akan lebih beresiko terserang kanker prostat dibandingkan pria dengan berat badan normal atau kurus.

 

  1. Tempat Tinggal

Lokasi di mana Anda tinggal bisa memainkan peran penting untuk berisiko tidaknya terhadap kanker prostat. Jika Anda tinggal di Asia, Asia Timur, Amerika Tengah dan Amerika Selatan, Anda mungkin memiliki risiko yang lebih rendah. Sebaliknya, jika Anda tinggal di Amerika Utara, Eropa, dan Australia, Anda mungkin memiliki risiko yang tinggi faktor penyebab kanker prostat. Jika Anda hidup 40 derajat atau lebih tinggi di garis lintang, jumlah sinar matahari yang lebih rendah dapat membuat Anda memiliki risiko kanker prostat yang lebih tinggi lagi.

 

  1. Merokok

Merokok tidak baik untuk kesehatan karena rokok berkaitan dengan banyak jenis kanker, termasuk menjadi faktor penyebab kanker prostat. Penelitian terbaru menemukan adanya hubungan yang kuat antara merokok dan kanker prostat. Bagi para pria, jika Anda khawatir terkena kanker, termasuk prostat, maka mulailah kurangi penggunaan rokok atau berhentilah merokok sekarang juga!

 

Demikianlah bahasan mengenai faktor penyebab kanker prostat di kalangan pria. Jika Anda yakin berisiko terkena kanker prostat, segera diskusikan dengan dokter dan lakukan pemeriksaan dini. Karena mencegah lebih baik daripada mengobati.

 

Faktor Penyebab Kanker Prostat

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Prosedur Pengobatan Kanker Prostat

Prosedur Pengobatan Kanker Prostat

Prosedur Pengobatan Kanker Prostat

Kanker prostat adalah pertumbuhan berlebih sel abnormal di kelenjar prostat. Kanker prostat merupakan salah satu jenis kanker pada laki-laki yang sering terjadi. Kanker prostat biasanya tumbuh lambat. Jika kanker dideteksi dini (saat kanker masih terbatas di kelenjar prostat) keberhasilan pengobatan akaan lebih tinggi.

 

Seberapa umumkah kanker prostat?

Risiko kanker prostat meningkat pada usia tua. Berdasarkan survey, kanker prostat merupakan jenis kanker yang paling terjadi dan merupakan salah satu penyebab kematian pada laki-laki. Anda dapat mengurangi kemungkinan terkena kanker prostat dengan mengurangi faktor risiko.

Secara umum, organ akan berhenti bertumbuh saat tubuh memasuki usia dewasa – di sekitar usia 25 tahun. Akan tetapi, prostat terus bertumbuh sampai seorang pria mencapai usia di mana testosteronnya menurun. Saat testosteron menurun, sebuah enzim spesifik di prostat akan mencoba mengubah testosterone menjadi DHT (Dihidrotestosteron) dalam jumlah besar, yang menyebabkan meningkatnya jaringan prostat dan bertumbuhnya ukuran prostat. Tetapi kadang prostat bisa tumbuh besar secara abnormal. Besar prostat yang abnormal bisa menyebabkan bermacam penyakit yang berhubungan dengan prostat, termasuk kanker prostat.

 

Apa saja tanda-tanda dan gejala kanker prostat?

Kanker prostat biasanya tidak bergejala saat stadium awal. Kanker prostat stadium lanjut dapat menyebabkan gejala seperti:

  • Sulit berkemih
  • Penurunan aliran urin
  • Darah pada semen
  • Sering buang air kecil

 

Selain itu, jika kanker sudah menyebar ke organ lain seperti tulang (pelvis, iga atau tulang belakang) dan ginjal, pasien akan sering merasa nyeri di punggung bawah dan pelvis, tulang akan rapuh dan mudah patah. Kanker prostat dapat menyebar ke otak, menyebabkna kejang, bingung, sakit kepala, depresi atau gejala neurologi lain.

 

Prosedur Pengobatan Kanker Prostat

Prosedur pengobatan kanker prostat ditentukan oleh letak, besar, stadium kanker, dan kondisi fisik pasien. Saat ini, pasien memiliki beragam opsi yang bisa dipilih untuk mengobati kanker prostat, termasuk di antaranya:

 

  1. Laparoskopi Radikal Prostatektomi

Prosedur pengobatan kanker prostat ini telah dikembangkan sejak operasi bedah perut tradisional. Dengan metode ini, dokter memasukkan kamera kecil yang disebut dengan laparoskopi dan alat spesial lainnya melalui 5 sayatan kecil pada bagian perut di bawah pusar, dan melakukan operasi melalui gambaran pada layar. Hasil operasi jenis ini di antaranya rasa sakit yang lebih sedikit, pemulihan lebih cepat, efek samping yang lebih sedikit, dan hasil pengobatan yang lebih baik dibandingkan dengan operasi bedah perut.

 

  1. Bedah Robotik Da Vinci

Prosedur pengobatan kanker prostat ini melibatkan penggunaan tangan robot yang dikendalikan oleh dokter bedah. Keuntungannya bukan hanya rasa sakit yang sedikit dan pemulihan lebih cepat seperti pada operasi laparoskopi, tetapi juga mengurangi kemungkinan terjadinya inkontinensia urin atau disfungsi ereksi pasca operasi.

 

  1. Terapi Radiasi

Terapi ini termasuk brakiterapi (radiasi internal) dan sinar radiasi eksternal. Penggunaan terapi radiasi ini tergantung pada stadium kanker prostat, beresiko rendah, menengah atau beresiko tinggi.

 

  1. Kemoterapi

Hasil prosedur pengobatan kanker prostat dengan kemoterapi sedang meningkat saat ini. Di saat yang bersamaan, dokter juga memiliki cara untuk membantu meringankan dan mengurangi efek samping.

 

  1. Trans-Urethral Resection atau TURP

Prosedur pengobatan kanker prostat TURP ini merupakan sebuah proses yang bakal memotong bagian dari kelenjar prostat pasien. Agar rasa sakitnya tak terasa selama berjalannya operasi, pasien akan diberikan anestesi umum. Operasi ini dilakukan untuk membuat gejala gangguan buang air kecil menjadi lebih ringan.

Prosedur pengobatan kanker prostat ini biasanya dilakukan dokter dengan memasukkan kawat besi yang di ujungnya ada bagian melingkar ke dalam uretra yang menuju prostat. Dokter pun memanfaatkan arus listrik demi dapat memanaskan bagian melingkar tersebut. Dari proses tersebut, kanker prostat pun akhirnya dapat dipotong.

 

  1. Terapi Hormon

Seringkali digunakan sebagai pengobatan tambahan setelah operasi atau pada kasus di mana kanker dalam stadium metastatis. Dengan prosedur pengobatan kanker prostat ini, dokter akan mencoba mengurangi atau menghentikan badan menghasilkan hormon testosteron pria melalui obat atau dalam beberapa kasus, mengangkat testis sepenuhnya.

 

 

 

Prosedur Pengobatan Kanker Prostat

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Diagnosis Kanker Prostat

Diagnosis Kanker Prostat

Diagnosis Kanker Prostat

Kanker prostat adalah pertumbuhan sel-sel secara tidak terkendali dalam kelenjar prostat. Prostat adalah kelenjar kecil di panggul pria yang merupakan bagian dari sistem reproduksi. Prostat berada di bawah kandung kemih di depan rektum. Kelenjar prostat mengelilingi uretra, yaitu saluran yang membawa urine dari kandung kemih ke penis.

Prostat membantu menghasilkan cairan yang menyuburkan dan melindungi sperma. Ketika terjadi ejakulasi, prostat mengeluarkan cairan ini menuju uretra. Cairan yang dikeluarkan akan mengalir bersama dengan sperma sebagai air mani.

 

Gejala Kanker Prostat

Kanker prostat mungkin saja tidak menimbulkan gejala apa pun pada tahap awal. Gejala kanker prostat akan muncul ketika prostat terlalu besar atau membengkak dan mulai memengaruhi uretra. Beberapa tanda dan gejala yang muncul ketika ini terjadi adalah:

  • Lebih sering buang air kecil, terutama saat malam hari
  • Merasa nyeri atau panas pada penis saat buang air kecil atau ejakulasi
  • Merasa kandung kemih selalu penuh
  • Darah dalam urine atau air mani
  • Tekanan saat mengeluarkan urine berkurang

Biasanya, tanda maupun gejala kanker prostat akan muncul ketika kanker sudah menyebar keluar dari prostat. Tapi gejala-gejala di atas tidak selalu disebabkan oleh kanker prostat. Kondisi di atas bisa saja disebabkan oleh infeksi saluran kencing.

Hingga kini, penyebab munculnya kanker prostat masih belum diketahui. Tapi faktor keturunan atau genetik dan usia seseorang bisa meningkatkan risiko munculnya kanker prostat.

 

Diagnosis Kanker Prostat

Berikut di bawah ini ada beberapa metode diagnosis kanker prostat yang bisa dilakukan, antara lain:

 

  1. Perabaan melalui anus (digital rectal examination)

Dengan menggunakan lapisan sarung tangan, dokter akan memasukkan jarinya ke lubang anus untuk meraba bagian belakang tempat kelenjar prostat berada. Apabila dirasakan ada suatu pembesaran atau pengerasan akan dilakukan diagnosis kanker prostat lebih lanjut untuk memastikan kelenjar prostat yang mengeras atau membengkak apakah salah satu penyakit pembengkakan prostat atau kanker prostat.

 

  1. Tes darah PSA (prostate-specific antigen atau antigen khusus prostat)

Diagnosis Kanker ProstatSetelah melakukan diagnosis kanker prostat perabaan melalui anus, kemudian dilanjutkan dengan menggunakan sample darah atau tes darah yang diperlukan untuk mengukur antigen khusus prostat (PSA). Kelenjar prostat menghasilkan protein yang disebut dengan PSA. Kadar PSA dalam darah semua pria cukup sedikit, tapi kadar PSA akan bertambah seiring bertambahnya usia seorang pria.. Tes PSA tidak spesifik untuk mendeteksi kanker prostat, karena kondisi lain seperti peradangan pada prostat juga menyebabkan meningkatnya PSA dalam darah. Selain itu, ada sebagian penderita kanker prostat yang tidak mengalami peningkatan kadar PSA. Hanya sekitar 45% penderita kanker prostat memiliki kadar PSA yang tinggi.

Diagnosis kanker prostat PSA merupakan protein yang diproduksi oleh sel prostat normal maupun sel kanker. PSA akan semakin banyak diproduksi ketika usia seorang pria semakin tua. Meskipun PSA tidak secara spesifik, namun kandungan PSA tinggi dapat diperkirakan seorang terkena kanker prostat. Dengan tes darah ini dan diketahuinya kadar PSA akan membantu efektifitas terapi yang dijalankan oleh penderita.

 

  1. Tes PCA 3

Adanya kadar PCA 3 juga perlu dilakukan mendapatkan hasil dan kesimpulan yang lebih akurat dari diagnosis kanker prostat awal. Kadar PCA 3 yang lebih tinggi di urine dapat dijadikan sebagai ajuan adanya kemungkinan penyakit kanker prostat. Tes ini dirasa lebih akurat bila dibandingkan dengan tes darah PSA. Namun sayangnya tidak semua rumah sakit memiliki ketersediaan alat untuk memeriksa penyakit prostat.

 

  1. Biopsi

Diagnosis kanker prostat biopsi adalah pengambilan sampel jaringan prostat untuk diteliti lebih jauh apakah terdapat sel kanker. Ini adalah langkah yang paling bisa diandalkan dalam mendiagnosis kanker prostat. Selain prosedur-prosedur di atas, dokter juga bisa melakukan uji pencitraan (pencitran tulang, CT scan, dan MRI) untuk mengevaluasi penyebaran sel kanker pada organ tubuh lainnya. Pasien dapat dicurigai mengidap kanker prostat jika hasil pemeriksaan mengindikasikan adanya ASAP (Atypical Small Acinar Proliferation) pada sel prostat.

ASAP adalah kondisi di mana sel prostat diduga dapat berkembang menjadi kanker saat diteliti dengan mikroskop. Pasien juga dapat dicurigai terkena kanker prostat jika hasil pemeriksaan sel prostat mengindikasikan PIA (Proliferative Inflammatory Atrophy). PIA adalah kondisi di mana sel prostat terlihat lebih kecil dari ukuran normal dan ada tanda-tanda peradangan pada area prostat.

 

  1. Uji ultrasound transrektal (TRUS)

Pada uji ini, sebuah alat kecil akan diberi pelumas dan ditempatkan pada anus pasien. Alat kecil ini akan memancarkan gelombang suara pada prostat dan merekam gema dari gelombang suara tersebut. Gema akan diproses sehingga menjadi citra prostat pasien.

 

 

Diagnosis Kanker Prostat

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Komplikasi Kanker Prostat

Komplikasi Kanker Prostat

Komplikasi Kanker Prostat

Komplikasi Kanker Prostat – Kanker prostat adalah penyakit kanker yang berkembang di prostat, sebuah kelenjar dalam sistem reproduksi lelaki. Hal ini terjadi ketika sel prostat mengalami mutasi dan mulai berkembang di luar kendali. Sel ini dapat menyebar secara metastasis dari prostat ke bagian tubuh lainnya, terutama tulang dan lymph node. Kanker prostat dapat menimbulkan rasa sakit, kesulitan buang air kecil, disfungsi ereksi dan gejala lainnya.

Jumlah kanker prostat sangat bervariasi di dunia, namun jarang terjadi di Asia Timur dan Selatan; sering terjadi di Eropa dan Amerika Serikat. Menurut American Cancer Society, kanker prostat paling jarang di pria Asia dan paling sering terjadi di orang hitam, dan orang Eropa di tengahnya.

Kanker prostat terjadi ketika sel-sel dalam kelenjar prostat menjadi abnormal dan berkembang biak. Akumulasi sel-sel ini kemudian membentuk tumor sekunder. Pengobatan komplikasi kanker prostat seperti operasi dan radiasi mungkin dapat berhasil menghilangkan penyakit. Bahkan kebanyakan pria didiagnosis dengan kanker prostat masih bisa hidup lebih lama dalam usia produktif, kehidupan yang aktif. Sayangnya, perawatan prostat sering menyebabkan efek samping yang tidak diinginkan.

 

 

  1. Disfungsi ereksi

Komplikasi kanker prostat disfungsi ereksi terjadi karena kanker menyerang saraf yang mengontrol repon ereksi pria yang terletak sangat dekat dengan kelenjar prostat. Selain itu, pengobatan kanker prostat seperti operasi dan radiasi dapat merusak saraf halus ini yang menyebabkan masalah dengan mencapai atau mempertahankan ereksi. Sebuah perangkat vakum bisa membantu seorang pria mampu ereksi. Pria dengan DE bisa diberi obat oral seperti sildenafil sitrat. Sebuah prostesis dapat ditawarkan kepada pasien DE yang tidak responsif atau intoleran obat oral.

 

  1. Inkontinesia

Seseorang dengan inkontinesia urin ini berarti mereka kehilangan kontrol kandung kemih dan mungkin urin bocor sehingga tidak dapat mengontrol kapan mereka buang air kecil. Penyebab utama adalah kerusakan pada saraf dan otot-otot yang mengontrol fungsi kemih. Kanker prostat dan prosedur perawatan bedah juga dapat menyebabkan inkontinesia. Pria dengan komplikasi kanker prostat inkontinesia mungkin perlu menggunakan bantalan penyerap untuk menangkap urin yang bocor. Obat-obatan juga dapat membantu meringankan iritasi kandung kemih. Dalam kasus yang lebih parah, suntikan protein yang disebut kolagen ke dalam uretra dapat membantu mengencangkan jalur dan mencegah bocor urin.

 

  1. Metastatis

Metastatis terjadi ketika sel-sel tumor dari daerah satu tubuh menyebar ke bagian lain dari tubuh. Sel-sel kanker prostat dapat menyebar melalui jaringan dan sistem getah bening serta melalui darah. Sel-sel abnormal ini dapat bergerak ke organ lain, seperti kandung kemih dan mempengaruhi bagian lain dari tubuh seperti tulang dan sumsum tulang belakang. Komplikasi kanker prostat metastatis dapat diobati dengan obat yang disebut bilosfonat atau obat suntik yang disebut denosumab.

 

  1. Rasa nyeri

Setelah dan sebelum komplikasi kanker prostat pasien akan mengalami sakit atau rasa nyeri. Banyak pasien yang mengalami rasa asakit yang signifikan setelah menjalani pengobatan kanker prostat dan harus menjalani pengobatan cukup lama untuk mengembalikan kesehatan tubuh mereka. Jenis sakit atau rasa nyeri setiap pasien berbeda, namun setiap rasa nyeri setelah pengobatan, untungnya ada obatnya.

 

  1. Depresi

Komplikasi kanker prostat yang terakhir adalah depresi. Bagi si penderita, memiliki kanker prostat tentunya akan menimbulkan rasa khawatir dan rasa sedih, karena kanker ini bisa saja merenggut nyawa mereka. Segala jenis komplikasi pengobatan kanker prostat seperti disfungsi ereksi, inkontinesia dan rasa sakit atau nyeri tentunya akan menimbulkan stres atau depresi dari diri pasien. Rasa depresi ini memang sulit diatasi, dan tidak bisa disembuhkan dengan medis. Salah satu cara yang bisa mengobati rasa depresi pasien ini mungkin adalah dukungan dari keluarga atau orang terdekat yang setidaknya bisa meringankan beban pasien.

 

 

 

Komplikasi Kanker Prostat

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Fakta Seputar Kanker Prostat

Fakta Seputar Kanker Prostat

Fakta Seputar Kanker Prostat

Fakta Seputar Kanker Prostat – Kanker prostat adalah salah satu jenis penyakit kanker yang menyerang kaum pria. Jenis kanker ini termasuk ke dalam jenis kanker yang dikategorikan berbahaya karena komplikasi fatalnya ialah dapat menyebabkan kematian. Di Indonesia, laju prevalensi kanker prostat cukup tinggi yaitu 11,5% per 100.000 penduduk dengan estimasi 5.074 kasus baru terjadi tiap tahun.

Kanker prostat dapat menjadi penyakit menular seksual yang disebabkan oleh infeksi. Namun para ilmuwan dari Cancer Research UK mengatakan terlalu dini dan masih perlu bukti untuk memasukkan kanker prostat ke daftar penyakit menular seksual. Kemungkinan kanker prostat bisa masuk dalam daftar penyakit seksual menular berdasarkan penelitian yang dilakukan ilmuwan dari Universitas California berdasarkan hasil uji sel-sel prostat manusia di laboratorium. Mereka menemukan infeksi seks disebut trikomoniasis dibantu pertumbuhan kanker.

 

Mitos seputar penyakit kanker prostat selalu memunculkan perdebatan di kalangan para pria, karena penyakit yang satu ini bahkan dapat menyebabkan kematian. Prostat adalah kelenjar yang hanya ditemukan pada laki laki. Prostat tepat berada di bawah kandung kemih dan di depan rektum. Prostat mengandung sel sel yang membuat cairan (air mani) serta melindungi dan memelihara sperma. Beberapa kanker prostat dapat tumbuh dan menyebar dengan cepat, tapi sebagian besar dapat tumbuh perlahan, sehingga saat terdeteksi sudah memasuki stadium lanjut. Berikut beberapa fakta seputar kanker prostat:

 

  1. Penyebab tidak diketahui dengan jelas

Fakta seputar kanker prostat yang pertama yaitu penyebab kanker prostat sampai saat ini belum diketahui dengan jelas memang benar. Dokter tahu bahwa kanker prostat dimulai ketika beberapa sel dalam prostat Anda menjadi abnormal.

 

  1. Lebih dari 700.000 orang terdiagnosis kanker prostat

Fakta seputar kanker prostat kedua yaitu studi terbaru melaporkan bahwa 1 dari 7 orang di Amerika Serikat yang hidup dengan kanker prostat. Tidak ada data pasti tentang penyakit ini di Indonesia, tapi ada sejumlah perkembangan yang signifikan tetapi mereka mencatat ada 971 kasus kanker prostat sejak 2006-2010.

 

  1. Kanker prostat menyerang kaum usia lanjut

Fakta seputar kanker prostat memang jarang terjadi pada pria di bawah usia 40 tahun. Namun, usia bukan satu satunya faktor yang menyebabkan resiko kanker. Faktor lain seperti riwayat kesehatan keluarga bisa berpengaruh. Jika ayah atau saudara pernah terkena kanker prostat, Anda memliki resiko ganda terkena penyakit ini.

 

  1. Tidak memiliki gejala

Mitos mengatakan bahwa kanker prostat ini tidak memiliki gejala. Fakta seputar kanker prostat yang benar yaitu gejala umum kanker prostat adalah sering buang air kecil, nyeri atau terbakar saat buang air kecil, kesulitan mengalami ereksi, ejakulasi menyakitkan, darah dalam urin atau air mani, atau nyeri di bagian bawah pinggul atau paha atas. Jika Anda mengalami gejala-gejala tersebut, pastikan untuk segera pergi ke dokter untuk mendapatkan obat kanker prostat yang ampuh.

 

  1. Terjadi disfungsi ereksi

Setelah operasi atau terapi radiasi untuk kanker prostat terjadi disfungsi ereksi, itu tidak benar adanya. Fakta seputar kanker prostat yang benar yaitu efek samping ini dapat sangat tergantung pada usia dan kondisi fisik. Banyak terapi dan alat bantu yang dapat meningkatkan fungsi ereksi dan inkontinensia setelah perawatan pasca operasi kanker prostat.

 

  1. Tingginya kadar aktivitas seksual atau sering ejakulasi

Tingginya kadar aktivitas seksual atau sering ejakulasi akan meningkatkan resiko kanker prostat adalah mitos. Bahkan, beberapa studi menunjukkan bahwa pria yang lebih sering ejakulasi memiliki resiko lebih rendah terkena kanker prostat.

 

  1. Kanker prostat tidak menular

Fakta seputar kanker prostat terakhir yaitu bahwa kanker ini tidak menular, ini berarti bahwa tidak ada cara bagi Anda untuk menyebarkannya kepada orang lain. Kanker prostat tidak akan menular ke orang lain tapi sel kanker ini bisa diwariskan melalui keturunan.

 

Langkah pertama adalah mengetahui fakta seputar kanker prostat dan menghilangkan mitos seputar penyakit kanker prostat. Studi terbaru menunjukkan bahwa keputusan gaya hidup seperti mempertahankan diet yang sehat dan olahraga teratur, juga memainkan peran penting dalam mengurangi resiko terkena kanker prostat. Bicaralah dengan keluarga Anda dan teman teman jika Anda terkena kanker prostat, karena dukungan dari orang terdekat sangatlah berarti.

 

 

Fakta Seputar Kanker Prostat

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Pengobatan Terbaru Kanker Prostat

Pengobatan Terbaru Kanker Prostat

Pengobatan Terbaru Kanker Prostat

Pengobatan Terbaru Kanker Prostat – Kanker prostat adalah jenis kanker ganas pada sistem reproduksi pria yang paling sering dijumpai, pria di atas usia 55 tahun memiliki risiko yang lebih tinggi, dan seiring dengan bertambahnya usia seseorang. Meskipun kanker prostat dapat mengancam kehidupan seorang pria, namun Anda perlu mengetahui bahwa kanker prostat tidak selalu berujung pada kematian, asalkan Anda mengusahakan pengobatan terbaru kanker prostat dan perawatan yang maksimal.

Hampir 80 % pengidap kanker prostat berada pada usia di atas 65 tahun. Meski begitu, risiko terjadinya kanker prostat akan meningkat seraya usia Anda bertambah, dan itu dimulai sejak Anda menginjak usia 40 tahun, terutama bagi Anda yang memiliki riwayat keluarga dengan penyakit ini. Tentu saja ada faktor-faktor lain yang dapat memicu insiden kanker prostat selain faktor genetik. Berikut beberapa di antaranya:

  • Pola konsumsi : Berbagai hasil riset menunjukkan bahwa 80 hingga 90 persen kasus kanker yang terjadi, apapun jenisnya, disebabkan oleh pola makan yang buruk, terutama konsumsi makanan dengan tinggi lemak, namun tidak diimbangi dengan serat yang cukup.
  • Faktor gaya hidup : Konsumsi rokok dan alkohol dalam jangka panjang dan kebiasaan bergonta-ganti pasangan seksual, turut bersumbangsih pada terjadinya kanker prostat.
  • Faktor lingkungan : Mereka yang bekerja di bidang industri, yang sering berkontak dengan bahan-bahan kimia, juga berisiko tinggi terhadap munculnya kanker prostat.

Jadi, apa saja metode pengobatan terbaru kanker prostat? Ahli Onkologi St. Stamford Modern Cancer Hospital Guangzhou akan menjelaskannya secara detail bagi Anda.

 

Pengobatan Terbaru Kanker Prostat

Pilihan pengobatan kanker prostat yang direkomendasikan dokter Anda, sering kali didasarkan pada seberapa luas perkembangan sel kanker. Bergantung pada situasinya, pilihan pengobatan terbaru kanker prostat mungkin mencakup beberapa metode di bawah ini, antara lain:

 

  1. Operasi

 

Operasi merupakan metode konvensional yang diterapkan pada pasien kanker prostat stadium awal, yaitu melakukan pengangkatan sebagian atau seluruh kanker prostat untuk mengendalikan penyebaran kanker. Tetapi, sebagian pasien mengalami inkontinensia dan kondisi lainnya pasca-operasi. Untuk itu, operasi bukanlah metode yang tepat bagi setiap pasien kanker prostat.

 

  1. Radioterapi

Radioterapi pada kanker prostat meliputi radiasi eksternal, radiasi internal, serta kombinasi radiasi eksternal dan internal.

Pengobatan Terbaru Kanker Prostat

Pengobatan Terbaru Kanker Prostat

Tetapi, secara klinis banyak pasien yang tidak mampu bertahan pada pengobatan, karena selain membunuh sel kanker, radiasi juga menyebabkan kerusakan pada jaringan normal di sekitarnya dan dapat menimbulkan berbagai komplikasi dan efek samping, hal ini membuat tubuh pasien yang sudah lemah menjadi semakin kesakitan.

 

  1. Kemoterapi

 

Kemoterapi memang efektif dalam mengontrol proliferasi dan penyebaran kanker, tetapi efek samping dari kemoterapi juga sangat besar sehingga banyak pasien kanker prostat yang tidak mampu menanggungnya.

 

  1. Cryosurgery

 

Pengobatan terbaru kanker prostat Cryosurgery menggunakan prinsip “hipotermia + hipertermia” untuk menghancurkan sel-sel kanker atau menghambat aliran darah ke pusat kanker, sehingga sel kanker mengalami hipoksia dan mati. Pengobatan terbaru kanker prostat Cryosurgery tidak memerlukan operasi, tetapi memiliki hasil yang serupa dengan operasi. Pengobatan terbaru kanker prostat ini memiliki tingkat keberhasilan yang tinggi, serta minim efek samping dan komplikasi.

 

  1. Imunoterapi

 

Pengobatan terbaru kanker prostat dengan Imunoterapi tidak hanya membunuh sel kanker, membersihkan tubuh dari berbagai lesi, mencegah kekambuhan dan penyebaran kanker, tetapi juga memulihkan sistem kekebalan tubuh yang rusak serta menghambat pertumbuhan tumor. Selain itu, karena sel imun diambil dari tubuh pasien sendiri, maka tidak akan menimbulkan reaksi penolakan, sehingga Imunoterapi adalah metode pengobatan terbaru kanker prostat yang aman dan tanpa efek samping. Sekalipun pasien dalam kondisi lemah, metode pengobatan terbaru kanker prostat ini tetap dapat diterapkan.

 

  1. Metode Gabungan Pengobatan Timur dan Barat, Terapi Gen Bertarget

 

Metode Gabungan Pengobatan Timur dan Barat yang ada di St. Stamford Modern Cancer Hospital Guangzhou merupakan metode minimal invasif yang menggabungkan pengobatan China dan Barat, menggunakan sistem pengobatan terbaru kanker prostat untuk mendapatkan hasil pengobatan yang lebih baik. Metode minimal invasif ini lebih stabil, akurat, memberantas serta membunuh tumor tanpa henti. Sementara itu, kombinasi obat-obatan tradisional China dapat meningkatkan dan mengkonsolidasikan efek dari metode Cryosurgery dan Imunoterapi, serta mengurangi efek samping yang ditimbulkan oleh pengobatan Barat dan secara efektif mengurangi komplikasi yang timbul. “Metode Gabungan Pengobatan Timur dan Barat, Terapi Gen Bertarget” memiliki kelebihan antara lain minim luka, minim efek samping, efektif dan berbagai kelebihan lainnya yang telah diakui oleh banyak pasien kanker prostat, sehingga banyak pasien dari berbagai negara di Asia Tenggara yang datang ke China untuk melakukan pengobatan kanker.

 

 

Pengobatan Terbaru Kanker Prostat

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Cukup Tidur Mencegah Kanker Prostat

Cukup Tidur Mencegah Kanker Prostat

Cukup Tidur Mencegah Kanker Prostat

 

Cukup Tidur Mencegah Kanker Prostat – Apakah Anda sering mengalami gangguan tidur atau bahkan tidak bisa tidur? Hati-hati, mungkin Anda bisa mengalami berbagai penyakit atau gangguan tubuh akibat kekurangan tidur. Cukup tidur di malam hari ternyata memiliki banyak manfaat untuk kesehatan, seperti meningkatkan sistem kekebalan tubuh, menurunkan risiko peradangan di dalam tubuh, menjaga kesehatan berbagai organ, menjaga kesehatan mental, dan bahkan bisa membantu menurunkan berat badan seseorang jika ia mengalami kelebihan berat badan. Setiap Anda bangun tidur di pagi hari, mungkin Anda akan merasakan perasaan yang berbeda-beda setiap paginya. Hal ini berkaitan dengan kualitas dari tidur Anda semalam, karena selama Anda tidur, tubuh melakukan banyak aktivitas yang bertujuan untuk menjaga kesehatan secara keseluruhan.

 

Cukup Tidur Mencegah Kanker Prostat

Saking pentingnya tidur yang cukup dengan kualitas yang baik, beberapa penelitian yang baru-baru ini dilakukan bahkan menyatakan bahwa cukup tidur mencegah kanker prostat pada laki-laki. Kanker prostat merupakan salah satu jenis kanker yang banyak dialami oleh laki-laki di seluruh dunia. Menurut data WHO, tingkat kejadian kanker prostat di dunia mencapai 1,1 juta laki-laki pada tahun 2012. Diperkirakan sebanyak 1 dari setiap 39 laki-laki meninggal dunia akibat kanker prostat. Sedangkan di Indonesia sendiri orang yang mengalami kanker prostat sekitar 25 ribu laki-laki pada tahun 2013.

 

Jika Anda cukup tidur mencegah kanker prostat di malam hari atau tidur minimal 7 jam dalam semalam, maka risiko untuk mengalami kanker prostat menurun hingga mencapai 75%. Pernyataan ini sesuai dengan penelitian yang dilakukan pada penelitian yang mengikutsertakan responden laki-laki sebanyak 14 ribu di Swedia. Diketahui bahwa setidaknya 40% dari total responden laki-laki hanya tidur selama 5 jam atau kurang dalam satu malam, sedangkan hanya 2%-nya tidur selama 9 jam atau lebih per malam. Kelompok laki-laki yang kurang tidur diketahui cenderung berisiko terkena kanker prostat.   Cukup Tidur Mencegah Kanker Prostat

 

Penelitian lain yang melibatkan 928 laki-laki Islandia yang memiliki rentang umur 67 hingga 96 tahun ini meneliti terkait risiko kanker prostat di kalangan laki-laki yang memiliki kebiasaan kurang tidur saat malam hari. Dalam penelitian tersebut, responden dilihat dan diteliti gaya hidupnya dan pola tidurnya selama 7 tahun. Peneliti juga mengambil sampel urin yang pertama kali dikeluarkan tubuh sesaat setelah bangun tidur. Urin pertama yang dikeluarkan saat bangun di pagi hari, merupakan ukuran yang baik untuk melihat kadar melatonin.   Cukup Tidur Mencegah Kanker Prostat

 

Dari total responden, ditemukan sebanyak 111 laki-laki terdiagnosis mengalami kanker prostat, sedangkan 24 laki-laki juga diketahui bahwa mengalami gejala awal kanker prostat. Sebagian besar dari mereka yang terdiagnosis kanker prostat, memiliki gangguan tidur atau terbiasa kurang tidur ketika malam hari. Selain itu, penelitian ini juga menemukan bahwa laki-laki yang memiliki kadar melatonin di urin kurang dari 17,1 nanogram per mililiter, berisiko 30% lebih tinggi terkena kanker prostat dan 75% lebih besar untuk mengalami gejala awal kanker prostat, jika dibandingkan dengan kelompok laki-laki yang kadar melatoninnya lebih tinggi dari rata-rata.

 

Bagaimana Cukup Tidur Mencegah Kanker Prostat?

Para ahli percaya hal ini ada hubungannya dengan kadar hormon melatonin dalam tubuh. Hormon melatonin adalah hormon yang bertanggung jawab untuk mengatur waktu tidur, meningkatkan sistem kekebalan tubuh, dan berperan dalam proses penyembuhan peradangan dalam tubuh. Melatonin diproduksi oleh kelenjar pineal yang ada di dalam otak kecil manusia dan merupakan jam weker alami yang dimiliki tubuh. Pada keadaan normal, jumlah melatonin akan muncul ketika petang hari atau waktu malam tiba, dan akan meningkat ketika tidur semakin dalam dan pulas. Kadar melatonin akan kembali menurun saat pagi hari, di mana keadaan sudah terang.

 

Namun, pada orang yang tidak memiliki waktu tidur teratur atau mengalami insomnia, hal ini akan merusak dan mengganggu jadwal tidur yang sudah diatur oleh melatonin. Kebiasaan tersebut kemudian membuat mereka tidak memiliki kadar melatonin yang normal dan cenderung lebih rendah. Sementara, melatonin sendiri dianggap sebagai zat yang dapat menekan serta menghambat pertumbuhan sel kanker. Sehingga, orang yang tidak memiliki jadwal tidur teratur tidak memiliki jumlah hormon melatonin yang cukup untuk mencegah pertumbuhan sel kanker.   Cukup Tidur Mencegah Kanker Prostat

 

Oleh karena itu, orang yang insomnia berisiko untuk mengalami kanker lebih tinggi dibandingkan dengan orang yang tidur dengan teratur. Dua cara yang paling baik untuk menormalkan kembali kadar hormon melatonin dalam tubuh yaitu dengan cara menjaga jadwal tidur tetap rutin setiap harinya dan hindari cahaya di malam hari, seperti cahaya dari televisi, laptop, komputer, handphone, atau sumber cahaya lainnya.

 

 

 

Cukup Tidur Mencegah Kanker Prostat

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Jus Delima Pencegah Kanker Prostat

Jus Delima Pencegah Kanker Prostat

Jus Delima Pencegah Kanker Prostat

 

Jus Delima Pencegah Kanker Prostat – Kanker prostat sendiri adalah penyakit yang umum dialami kaum pria. Dari data WHO, kanker prostat adalah kasus kanker paling umum urutan kedua pada pria. Diperkirakan sekitar 1,1 juta pria di seluruh dunia didiagnosis menderita kanker prostat dan terdapat 307.000 kasus kematian pada tahun 2012. Kasus kanker prostat, berdasar data International Agency for Research on Cancer (IARC), pada tahun 2012 di Indonesia terdapat sekitar 13.600 kasus.

Dengan angka kematian hingga 9.191 kasus. Tidak ada bukti definitif bahwa gizi yang baik dapat mencegah masalah prostat, tapi dengan diet seimbang yang sehat dapat mengurangi risiko terkena gangguan prostat. Kanker prostat paling banyak diderita kaum pria usia baya. Jika mau, sejak dini pria bisa cegah kanker ini dengan minum jus delima. Kanker prostat juga penyebab utama kematian akibat kanker pada peringkat dua di kalangan pria Amerika.

Namun, ada cara alami untuk mencegah dan melawan kanker prostat serta jenis kanker lainnya. Salah satu langkah pencegahan yang paling ampuh adalah konsumsi suplemen diet yang tepat dengan kandungan anti-inflamasi dan antioksidan seperti yang ada dalam jus delima pencegah kanker prostat dan beberapa makanan yang baik untuk menyehatkan prostat seperti buah stroberi, blackberry, raspberry yang tinggi vitamin C, dan antioksidan. Antioksidan memainkan peran penting dalam tubuh karena mereka mencegah kerusakan dari radikal bebas, molekul yang menyerang sel-sel sehat, dan dapat berkontribusi terhadap risiko kanker.Prostat

 

Menurut para peneliti menemukan bahwa jus delima pencegah kanker prostat dan ekstrak buah delima mengandung senyawa kimia luteolin dan asam ellagic yang berguna untuk menyembuhkan beberapa virus. Senyawa murni ini secara efektif bekerja sama untuk membantu memblokir pertumbuhan sel kanker dalam tubuh.

 

  1. Senyawa dalam jus delima memicu kematian sel kanker

Hasil penelitian baru-baru ini membenarkan bahwa konsumsi jus delima pencegah kanker prostat dapat melindungi tubuh dari virus karena antoksidan yang dikandungnya. Sel-sel kanker prostat bila terkena esktrak buah delima akan mengasilkan zat yang menyebabkan apoptosis sehingga sel-sel secara otomatis mati. Proses ini mengatur sistem jaringan yang berpotensi menyebabkan kanker dalam tubuh.

Percobaan lain menunjukkan bahwa ketika obyek penelitian menggunakan hewan tikus yang terjangkit kanker kemudian diberikan esktrak buah delima menunjukkan perkembangan signifikan. Hal ini ditunjukkan setelah pertumbuhan tumor menjadi terhambat dan lebih lambat. Ada penurunan drastis dalam antigen prostat. Para peneliti juga menyimpulkan bahwa jus delima pencegah kanker prostat serta memperlambat perkembangannya.

 

  1. Buah delima membantu membasmi sel-sel kanker dan sel-sel tidak sehat

Dalam penelitian lebih lanjut di Jerman menemukan bahwa jus delima pencegah kanker prostat memiliki kaitan yang erat dengan melambatnya pertumbuhan jaringan sel kanker dalam tubuh. Hal ini berbeda dengan obat yang digunakan dalam kemoterapi, yang hanya bekerja melalui satu mekanisme. Seiring berjalannya waktu, sel-sel kanker dapat menolak kemoterapi sehingga tidak ada perkembangan yang berarti. Hal ini membuat beberapa ilmuwan mengusulkan pengobatan menggunakan esktrak buah delima.

 

  1. Buah delima juga berguna untuk mengobati diabetes, penyakit jantung, arthritis dan lainnya

Selain berguna untuk membasmi sel-sel kanker. Jus delima pencegah kanker prostat juga berguna untuk mencegah dan mengobati diabetes, penyakit jantung, arhritis dan lainnya. Arhritis merupakan penyakit kronis dan terjadi seumur hidup, seperti radang persendian. Selain itu, buah delima telah ditemukan efektif dalam mendukung kesehatan otak, hati, kulit dan gigi.

 

Jus delima pencegah kanker prostat dan ekstrak buah delima terbutkti dapat membantu mengurangi tingkat pertumbuhan sel kanker dan meningkatkan tingkat kematian sel. Kemampuan sel-sel normal untuk menahan stres oksidatif juga diperkuat.

 

Minum satu gelas jus delima pencegah kanker prostat secara rutin, untuk mendapatkan manfaat yang luar biasa. Namun, manfaat kesehatan akan lebih terlihat jika dikonsumsi dalam jumlah kecil setiap hari. Semoga ulasan mengenai jus delima pencegah kanker prostat di atas bermanfaat untuk Anda, terutama bagi Anda yang memiliki risiko kanker.

 

 

Jus Delima Pencegah Kanker Prostat

Posted in Uncategorized | Leave a comment