Gejala Kanker Prostat Di Usia Muda

Gejala Kanker Prostat Di Usia Muda

Gejala Kanker Prostat Di Usia Muda – Kanker prostat merupakan momok yang menakutkan bagi kaum pria karena kanker jenis ini, menyerang kelenjar prostat yang merupakan bagian penting dari organ reproduksi pria. Kelenjar prostat menghasilkan sitrat dan glukosa yang penting bagi kehidupan sperma. Selain itu, kelenjar prostat juga menghasilkan cairan yang keluar bersama sperma ketika terjadi ejakulasi.

Kanker prostat pada Anda pria muda biasanya akan lebih agresif, oleh karena itu lebih banyak mengancam jiwa dibanding pria tua. Secara historis, kanker prostat telah memengaruhi kebanyakan pria pada usia 70-80-an, dan kanker juga tumbuh dengan lambat.

Bahkan, banyak pria yang sudah berusia lanjut di diagnosis dengan stadium awal dan akhirnya meninggal karena penyebab penyakit lain. Pria yang lebih muda belum secara rutin menjalani program prostate-spesific antigen (PSA) dan pemeriksaan rektal sampai usia yang disarankan sekitar 50 tahun. – Gejala Kanker Prostat Di Usia Muda

Pria dengan riwayat keluarga yang menderita kanker prostat, entah itu ayah, kakek, atau paman, maka Anda patut waspada karena yang menjadi salah satu penyebab timbulnya kanker prostat adalah riwayat keluarga. Oleh karena itu, Anda patut melakukan pemeriksaan untuk mengurangi risiko terserang penyakit mematikan ini.

 

Gejala Kanker Prostat Di Usia Muda

Gejala Kanker Prostat Di Usia Muda  yang ditimbulkan oleh pembengkakan kelenjar prostat hampir mirip dengan gejala kanker prostat pada umumnya atau pada pria diatas 50 tahun. Untuk memastikan apakah hanya terjadi pembesaran kelenjar prostat atau Gejala Kanker Prostat Di Usia Muda Anda sekarang, seorang pria muda dianjurkan untuk segera melakukan pemeriksaan bila mengalami gejala berikut:

  • Sulit berkemih

Bisa berupa perasaan ingin berkemih tapi tidak ada yang keluar, berhenti saat sedang berkemih, ada perasaan masih ingin berkemih atau harus sering ke toilet untuk berkemih karena keluarnya sedikit-sedikit. Gejala Kanker Prostat Di Usia Muda ini muncul sebagai akibat membesarnya kelenjar prostat yang ada di sekitar saluran kemih karena ada tumor di dalamnya sehingga mengganggu proses berkemih.

  • Nyeri saat berkemih

Gejala Kanker Prostat Di Usia Muda ini juga disebabkan adanya tumor prostat yang menekan saluran kemih. Namun, nyeri ini juga bisa merupakan gejala infeksi prostat yang disebut prostatitis. Bisa juga tanda hiperplasia prostat yang bukan merupakan kanker.

  • Keluar darah saat berkemih

Gejala Kanker Prostat Di Usia Muda ini jarang terjadi, namun jangan diabaikan. Segeralah periksa ke dokter meski darah yang dikeluarkan hanya sedikit, samar-samar atau hanya berwarna merah muda. Kadangkala infeksi saluran kemih juga bisa menyebabkan gejala ini. – Gejala Kanker Prostat Di Usia Muda

  • Sulit ereksi atau menahan ereksi

Tumor prostat bisa saja menyebabkan aliran darah ke penis yang seharusnya meningkat saat terjadinya ereksi menjadi terhalang sehingga susah ereksi. Bisa juga menyebabkan tidak bisa ejakulasi setelah ereksi. Tapi, pembesaran prostat bisa saja menyebabkan munculnya Gejala Kanker Prostat Di Usia Muda ini.

  • Sulit buang air besar (BAB) dan masalah saluran pencernaan lainnya

Kelenjar prostat terletak di bawah kandung kemih dan di depan rektum. Akibatnya, bila ada tumor, pencernaan akan terganggu. Namun perlu diingat, Gejala Kanker Prostat Di Usia Muda karena sulit BAB yang terus menerus terjadi juga bisa menyebabkan pembesaran prostat karena terjadi tekanan pada kelenjar secara terus menerus. Sulitnya BAB dan gangguan saluran pencernaan bisa juga mengindikasikan kanker usus besar.

  • Nyeri terus-menerus di punggung bawah, panggul atau paha dalam bagian atas

Sering kali, kanker prostat menyebar di wilayah-wilayah ini, yaitu pada punggung bawah,  panggul dan pinggul sehingga nyeri yang sulit dijelaskan di bagian ini bisa menjadi tanda adanya gangguan. – Gejala Kanker Prostat Di Usia Muda

  • Sering berkemih di malam hari

Jika Anda sering terbangun di malam hari lebih dari sekali hanya untuk berkemih, periksalah segera ke dokter. Mungkin saja itu adalah salah satu Gejala Kanker Prostat Di Usia Muda. – Gejala Kanker Prostat Di Usia Muda

  • Urin yang menetes atau tidak cukup kuat

Gejala Kanker Prostat Di Usia Muda ini mirip inkontinensia urin (mengompol). Urin tidak dapat ditahan hingga perlahan keluar dan menetes. Atau kalau pun keluar aliran tidak cukup kuat.

 

Gejala Kanker Prostat Di Usia MudaJika salah satu atau beberapa dari Gejala Kanker Prostat Di Usia Muda di atas dirasakan pada Anda terutama yang berusia muda sebaiknya Anda segera mengambil langkah-langkah yang diperlukan agar tidak sampai terkena dampak dari kanker prostat.

 

Untuk mengetahui secara dini adanya kanker prostat, pria dianjurkan untuk melakukan pemeriksaan secara teratur setahun sekali berupa:

  • Pemeriksaan fisik : Digital Rectal Examination (DRE) atau pemeriksaan colok dubur.
  • Pemeriksaan USG (Ultrasonografi) kelenjar prostat.
  • Pemeriksaan kadar PSA (Prostat Spesific Antigen) dalam darah.

Seperti jenis kanker lainnya, penyebab kanker prostat belum diketahui secara pasti. Namun, ada beberapa faktor resiko yang mewajibkan seorang pria waspada terhadap penyakit ini, antara lain: riwayat medis keluarga penderita kanker prostat, obesitas, perokok, mengonsumsi alkohol, dan kurang berolahraga.

 

Pencegahan Kanker Prostat

Pencegahan dapat dilakukan dengan memiliki pola hidup sehat yaitu dengan rajin  mengonsumsi banyak sayuran dan buah, kurangi makanan berlemak, hindari rokok dan alkohol, konsumsi makanan/minuman yang mengandung antioksidan dan omega-3.

Selain itu dengan rajin berolahraga, banyak dokter mengamati bahwa pria bertubuh bugar jarang mengalami masalah prostat ketimbang mereka yang lebih banyak duduk.

Dan langkah selanjutnya dalah dengan melakukan pemeriksaan yang teratur (1 tahun sekali) terutama bagi yang memiliki faktor resiko yang tinggi untuk terkena kanker prostat.

 

 

Gejala Kanker Prostat Di Usia Muda

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Kanker Prostat Di Usia Muda

Kanker Prostat Di Usia Muda

Kanker Prostat Di Usia Muda

Kanker Prostat Di Usia Muda – Kanker prostat. Apa yang ada di benak para pria bila mendengar penyakit itu ??Mungkin akan berpikir kalau penyakit ini identik dengan pria yang telah lanjut usia.

Jika anda pria yang punya pandangan seperti itu, Jelas itu salah karena penyakit ini bisa menyerang pria muda. Muda bukan berarti akan terbebas dari penyakit kanker prostat, Tahukan anda bahwa Kanker Prostat Di Usia Muda juga bisa terjadi maka dari itu selagi masih bisa untuk dicegah marilah kita mencegah Kanker Prostat Di Usia Muda daripada terlanjur dan akhirnya harus diobati bahkan sampai dioperasi.

 

Prostat adalah kelenjar kecil yang mana termasuk dari sistem reproduksi para pria. Letak dari prostat ini berada di kandung kemih dan di depan rektum. Sama seperti organ tubuh yang lainya prostat ini bisa mengalami gangguan seperti radang prostat, pembesaran prostat dan kanker prostat.

Tentu untuk para pria tidaklah menginginkan untuk terkena gangguan prostat karena kelenjar prostat ini bagi pria fungsinya sangat vital.

Belum tahu tujuan prostat itu apa saja, simak yuk di bawah ini, untuk para pria ini sangatlah penting

  1. Kelenjar – Adapun tujuan utama dari prostat ini adalah untuk memproduksi dan juga mengeluarkan cairan air mani ketika ejakulasi.
  2. Otot – Prostat adalah otot yang mana memompa air mani keluar melalui penis dengan kekuatan yang cukup untuk masuk ke vagina untuk membantu sperma berhasil mencapai serviks.
  3. Filter – Prostat ini juga bertugas untuk menghilangkan racun untuk perlindungan sperma sehingga memastikan sperma yang di hasilkan dengan kualitas terbaik.
  4. Ekresi – Ekresi saraf prostat ini bertanggung jawab untuk ereksi saraf ini memicu alat vital pria membangkak dan mengerasa dengan aliran darah ektrak di dalamnya dan menghasilkan ekresi.
  5. Hormon – Kelenjar prostat mengandung enzim penting 5 alpha reductase enzim yang mengubah hormon testoteron dalam tubuh menjadi DHT.

Jelas prostat yang sehat wajib di miliki oleh para pria. Jangan biarkan gangguan prostat atau bahkan Kanker Prostat Di Usia Muda menyerang Anda.

 

Apa faktor penyebab Kanker Prostat Di Usia Muda??

Tahukah anda bahwa prostat tumbuh atau membesar secara normal ada dua fase  yaitu pada saat pubertas yang mana ukuran prostat akan menjadi 2 kali lebih besar pada saat lahir dulu. Fase kedua terjadi di usia 25 tahun dan terus membesar seiring bertambahnya usia.

Penelitian akhir-akhir ini menyebutkan bahwa Kanker Prostat Di Usia Muda telah meningkat hampir 6 kali lipat dalam 20 tahun terakhir akhir ini dan lebih agresif menyerang kaum muda.

 

Di bawah ini beberapa hal yang bisa membuat Anda memiliki risiko Kanker Prostat Di Usia Muda lebih besar seperti :

  • Pria dengan riwayat keluarga kanker prostat. Artinya jika ada anggota keluarga yang pernah mengalami kanker prostat sebelumnya maka Anda memiliki risiko terkena Kanker Prostat Di Usia Muda yaitu kanker prostat turunan.
  • Kegemukan atau obesitas. Laki laki yang memliki berat badan berlebih sangat rentan untuk terkena Kanker Prostat Di Usia Muda sekalipun.
  • Makanan. Ada beberapa makanan yang bisa memicu terjadi Kanker Prostat Di Usia Muda menurut penelitian sehingga bisa saja menyerang kaum muda yang selalu makan sembarangan atau tidak pilih-pilih makanan. Maka dari itu disarankan untuk tetap konsumsi makanan yang baik untuk tubuh misalnya buah-buahan atau sayuran yang mempunyai nilai gizi dan baik untuk kesehatan.

 

Kanker Prostat Di Usia Muda

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Penyebab Kanker Prostat

Penyebab Kanker Prostat

Penyebab Kanker Prostat

Kanker prostat merupakan salah satu jenis kanker yang paling umum terjadi pada pria. Di negara Inggris tercatat sekitar 40.000 orang terdiagnosa mengalami kanker prostat. Tiga dari empat pria yang dilakukan diagnosa ini, berusia di atas 65 tahun. Kanker prostat berbeda dari kebanyakan kanker lain misalnya kanker payudara atau kanker serviks, karena adanya daerah kecil (sel kanker) di dalam prostat bisa tidak aktif selama bertahun-tahun. Hal ini menunjukkan bahwa, pria di atas usia 50 mungkin memiliki sel-sel kanker di dalam prostat masing-masing. Namun bagi sebagian pria sel sel-sel tumbuh sangat lambat, dan tidak menimbulkan masalah. Kemudian kondisi sebaliknya, sel-sel ini dapat tumbuh lebih cepat yang membutuhkan pengobatan .

 

Kita tidak tahu persis apa yang menjadi Penyebab Kanker Prostat secara spesifik. Tetapi penelitian menunjukkan bahwa beberapa faktor Penyebab Kanker Prostat ini, diduga dapat mempengaruhi risiko kanker prostat.

 

Penyebab Kanker Prostat

  1. Usia Lanjut

Faktor usia merupakan Penyebab Kanker Prostat yang paling signifikan terhadap peningkatan resiko kanker prostat. Seiring dengan bertambahnya usia, seseorang lebih rentan terhadap kanker prostat. Kanker prostat sangat jarang terjadi pada pria di bawah usia 50 tahun. Hal ini diperkuat oleh data kasus di Inggris pada tahun 2009 dan 2011, sekitar sepertiga diagnosis kanker prostat terjadi pada pria di atas usia 75 tahun. Dan hanya 1 kasus di diagnosis pada pria di bawah usia 50 tahun.

Dalam usia tua, 8 dari 10 pria (80%) memiliki sel-sel kanker prostat tetapi pada beberapa pria tidak menyebabkan gangguan kesehatan. Namun yang perlu diingat,  risiko kanker prostat dapat terjadi seumur hidup dan melibatkan orang-orang pada usia berapa pun.

  1. Riwayat keluarga

Seperti yang terjadi pada penyebab kanker otak karena faktor keturunan, memiliki kerabat dekat laki-laki seperti saudara kandung, ayah atau paman yang menderita kanker prostat, tampaknya meningkatkan risiko Penyebab Kanker Prostat. Penelitian juga menunjukkan bahwa dalam keluarga ada saudara perempuan dekat yang terkena kanker payudara, juga dapat meningkatkan resiko terkena kanker prostat .

  1. Kelainan Gen

Pada tahun 2008 para ilmuwan Cancer Research UK mengidentifikasi gen lain yang berasal dari perubahan 7 gen, yang diduga dapat meningkatkan risiko Penyebab Kanker Prostat. Penelitian masih diperlukan untuk melihat, apakah terdapat gen pada laki-laki yang membawa salah satu dari gen tersebut. Seseorang yang mengalami sindrom Lynch telah mewarisi gen yang rusak dan secara otomatis, meningkatkan risiko Penyebab Kanker Prostat. Para peneliti telah menemukan bahwa pria dengan sindrom Lynch mungkin memiliki risiko lebih tinggi terkena kanker prostat daripada pria dalam populasi umum  .

  1. Kadar Hormon

Kelenjar prostat sebenarnya masuk ke dalam susunan organ seks yang menghasilkan cairan yang dicampur dengan sperma untuk membuat air mani. Testosteron adalah hormon seks yang diproduksi oleh testis dan kelenjar prostat . Hal ini memungkinkan adanya pengaruh kadar hormon seks ini, terhadap risiko Penyebab Kanker Prostat. Hal ini menjadi buah pemikiran di masa lalu, seseorang yang memiliki tingkat testosteron lebih tinggi dalam darah, dapat meningkatkan risiko kanker prostat. Namun pada tahun 2008, penelitian dari 18 studi yang terpisah tidak menemukan bahwa adanya hubungan antara kadar hormon seks dan risiko kanker prostat

  1. Kelebihan Tinggi dan Berat Badan

Studi kanker prostat juga menemukan keterkaitan resiko Penyebab Kanker Prostat yang lebih tinggi pada laki-laki yang memiliki tubuh tinggi dibandingkan laki-laki yang bertubuh lebih pendek. Beberapa studi telah menemukan bahwa kelebihan berat (obesitas) juga dapat mempengaruhi risiko kematian akibat kanker prostat atau diagnosa terhadap kanker prostat. Studi ini menghasilkan penemuan hubungan yang jelas antara obesitas dan risiko kanker metastasis yang mengembangkan kanker prostat.

  1. Pernah Mengidap Kanker

Pria yang sebelumnya pernah mengalami kanker tertentu di masa lalu, kemungkinan akan mempengaruhi peningkatan risiko Penyebab Kanker Prostat. Penelitian telah menunjukkan adanya penyebab kanker prostat pada pria, yang pernah menderita kanker ginjal, kanker kandung kemih, kanker paru-paru, kanker tiroid dan kanker kulit melanoma.

  1. Telah Menjalani Vasektomi

Vasektomi merupakan prosedur medis untuk sterilisasi alat kelamin laki-laki atau sebagai alat kontrasepsi permanen. Pada penelitian tahun 2014 di Amerika, menunjukkan peningkatan risiko Penyebab Kanker Prostat dalam skala yang kecil. Kemudian penelitian besar lainnya pada tahun 1993 juga menemukan tidak adanya peningkatan risiko Penyebab Kanker Prostat. Sehingga hal ini memungkinkan bahwa vasektomi, tidak meningkatkan risiko Penyebab Kanker Prostat, namun hanya terjadi peningkatan dalam skala kecil.

  1. Asupan Makanan

Sebuah studi menunjukkan bahwa kedelai, selenium dan teh hijau dapat memberikan kemungkinan terhadap pencegahan penyakit namun, penelitian yang lebih baru menunjukkan bahwa terapi kombinasi vitamin E, selenium dan kedelai tidak mencegah perkembangan dari Prostatic Intraepithelial Neoplasia untuk kanker prostat.

Namun konsumsi sayuran yang tinggi lebih bermanfaat dan telah ditemukan dalam sebuah penelitian pada seorang pilot. Studi di AS pada pria dengan kanker prostat, setelah melakukan diet dan gaya hidup sehat berfokus pada daging rendah dan sayuran yang tinggi dan asupan buah, olahraga teratur, yoga dan meditasi dapat mengubah cara gen mempengaruhi kemajuan kanker.

Penelitian lain telah menunjukkan bahwa kekurangan vitamin D, diet tinggi daging merah dapat meningkatkan kemungkinan seseorang terkena kanker prostat. Sebuah studi yang diterbitkan dalam jurnal Clinical Cancer Research menunjukkan kekurangan vitamin D dapat mempengaruhi kanker prostat agresif

  1. Pengobatan

Sebuah penelitian menunjukkan hasil, yakni kemungkinan hubungan antara penggunaan obat anti inflamasi sehari-hari dengan Penyebab Kanker Prostat. Dalam sebuah studi juga ditemukan bahwa kandungan statin yang digunakan untuk obat penurun kadar kolesterol, dapat menurunkan risiko terjadinya kanker prostat.

Meskipun belum dapat diketahui secara pasti mengenai penyebab kanker prostat ini, namun kita harus mewaspadai faktor resiko sekecil apapun yang bisa menyebabkan kanker prostat ini.

 

 

Penyebab Kanker Prostat

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Prostatitis – Penyebab, Gejala, dan Pengobatan

Prostatitis – Penyebab, Gejala, dan Pengobatan

Prostatitis – Penyebab, Gejala, dan Pengobatan. Prostatitis atau Radang Kelenjar Prostat adalah inflamasi atau pembengkakan yang terjadi pada kelenjar prostat. Kelenjar prostat adalah organ yang memroduksi cairan putih yang menyertai sperma.

Kondisi ini bisa terjadi pada semua laki-laki dari segala usia (umumnya yang berusia 50 tahun ke bawah), berbeda dengan penyakit prostat lainnya yang cenderung dialami oleh pria lanjut usia.

Prostatitis – Penyebab, Gejala, dan Pengobatan

Jenis dan Penyebab Prostatitis

Prostatitis atau Radang kelenjar prostat bisa berkembang secara bertahap (kronis) atau muncul secara tiba-tiba (akut). Radang kelenjar prostat kronis merupakan jenis yang paling banyak terjadi. Jenis ini umumnya berkembang dan kambuh dalam beberapa bulan. Sementara Radang kelenjar prostatakut biasanya akan menyebabkan gejala yang parah dan serius sehingga membutuhkan penanganan darurat.

Radang kelenjar prostat akut bisa dipicu oleh infeksi akibat bakteri yang masuk ke prostat melalui saluran kemih. Sedangkan Radang kelenjar prostat kronis terkadang bisa terjadi jika langkah pengobatan Radang kelenjar prostat akut tidak berhasil membasmi seluruh bakteri. Akibtnya, bakteri masih ada yang tersisa dalam prostat dan memicu kekambuhan. Inflamasi prostat dianggap kronis apabila tidak kunjung sembuh total selama lebih dari 12 minggu.

Di samping infeksi, juga bisa dipicu oleh faktor-faktor lain. Contohnya adalah gangguan yang terjadi pada sistem kekebalan tubuh atau sistem saraf, serta cedera pada kelenjar prostat atau bagian di sekitarnya.

 

Faktor Risiko Prostatitis

Terdapat beberapa kondisi yang diduga bisa meningkatkan risiko Anda untuk mengalami penyakit ini. Di antaranya meliputi:

  • Radang kelenjar prostat lebih sering terjadi pada remaja atau lansia.
  • Mengalami infeksi kandung atau saluran kemih.
  • Pernah mengalami prostatitis sebelumnya.
  • Mengidap cedera pada panggul.
  • Mengalami dehidrasi.
  • Menggunakan kateter.
  • Memiliki struktur saluran kemih yang tidak normal.
  • Melakukan hubungan seks anal.

 

Gejala-gejala Prostatitis

Terdapat beragam gejala yang mungkin dialami oleh pengidapnya. Perbedaan tersebut tergantung pada faktor yang menyebabkan kondisi ini. Berikut ini adalah sejumlah indikasi umum yang bisa dialami pengidap:

  • Nyeri pada panggul, sekitar kelamin, punggung bagian bawah, serta bokong.
  • Sensasi panas seperti terbakar (perih) atau rasa sakit yang muncul saat buang air kecil.
  • Sulit buang air kecil, misalnya urine keluar sedikit demi sedikit.
  • Frekuensi buang air kecil yang meningkat, terutama pada malam hari.
  • Rasa sakit saat ejakulasi.
  • Demam atau menggigil.

Segera periksakan diri Anda ke dokter jika Anda merasakan gejala-gejala tersebut. Khususnya nyeri pada panggul dan sakit saat buang air kecil serta ejakulasi.

 

Diagnosis Prostatitis

Proses diagnosis prostatitis akan diawali oleh dokter dengan menanyakan gejala-gejala yang dialami dan riwayat kesehatan Anda. Dokter kemudian akan memeriksa kondisi kelenjar prostat Anda melalui pemeriksaan colok dubur. Prosedur ini akan membantu dokter untuk mengecek apakah kelenjar prostat Anda mengalami pembengkakan atau tanda-tanda abnormal lainnya.

Langkah pemeriksaan tersebut juga umumnya akan disertai dengan beberapa tes lanjutan yang meliputi tes darah, tes urine, serta tes kandung kemih. Tes darah dan urine dilakukan untuk memeriksa ada atau tidaknya tanda-tanda infeksi. Sementara tes kandung kemih dianjurkan guna memeriksa kemampuan tubuh Anda untuk mengosongkan kandung kemih saat buang air kecil.

Di samping memastikan diagnosis, tahap-tahap pemeriksaan juga berguna untuk menghapus adanya kemungkinan penyakit-penyakit lain.

 

Pengobatan Prostatitis

Prostatitis dapat diobati dengan banyak cara dan bisa berbeda-beda. Perbedaan ini bisa terjadi karena penanganan yang diberikan oleh dokter dilakukan berdasarkan penyebab dan tingkat keparahannya. Karena itu, diagnosis yang tepat sangatlah penting sebelum menjalani pengobatan.

Tujuan pengobatan ini biasanya adalah untuk mengurangi intensitas gejala yang dialami pasien. Jenis-jenis penanganan yang umumnya dianjurkan oleh dokter adalah:

  • Antibiotik untuk mengatasi prostatitis yang terjadi akibat infeksi. Durasi penggunaan antibiotik untuk prostatitis akut biasanya memakan waktu selama satu hingga dua minggu. Sementara prostatitis kronis akibat infeksi biasanya membutuhkan antibiotik hingga empat bulan.
  • Obat pereda rasa sakit, misalnya anti inflamasi non steroid atau parasetamol.
  • Alpha blocker. Obat ini berfungsi untuk melemaskan otot-otot kandung kemih sehingga bisa mengurangi nyeri saat buang air kecil.

 

Sebagian besar pengidap penyakit ini bisa mengalami kesembuhan total setelah menjalani pengobatan selama beberapa minggu. Meski demikian, ada juga pengidap yang kemudian mengalami prostatitis kronis karena gejala-gejalanya bisa kambuh kembali pada sebagian pengidap. Prostatitis jenis ini umumnya sulit untuk diobati karena penyebabnya yang tidak diketahui. Proses penyembuhannya juga cenderung memakan waktu lama, bahkan hingga bertahun-tahun.

 

 

Prostatitis – Penyebab, Gejala, dan Pengobatan

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Infeksi Prostat

Infeksi Prostat

Infeksi Prostat

Kelenjar prostat merupakan organ reproduksi pada pria yang letaknya tepat berada di bawah kandung kemih dan besarnya sebesar kacang almond. Sedangkan pada wanita ada kelenjar semacam ini namun para peneliti belum menentukan apakah akan menyebutnya sebagai prostat atau bukan. Untuk sampai saat ini prostat mengarah kepada kelenjar pada pria yang fungsinya memproduksi air mani.

Seperti halnya wanita, pria juga memiliki resiko terkena penyakit organ reproduksi, salah satunya adalah infeksi prostat. Pada umumnya infeksi prostat disebabkan oleh bakteri atau virus yang masuk melalu uretra atau saluran kemih yang jika dibiarkan bisa menyebabkan impotensi.

 

Bagaimana Cara Mengenali Gejala Infeksi Prostat?

Infeksi pada kelenjar prostat dikenal dengan nama prostatitis yang klasifikasinya dibagi menjad 4 jenis, yaitu:

  • Prostatitis bakteri akut

Infeksi prostat pada jenis ini biasanya ditandai dengan gejala sulit buang air. Infeksi ini paling mudah dideteksi dengan tes urin, cukup dilihat apakah ada bakteri dan sel darah putih dalam urin dan apakah ada infeksi pada saluran kemih. Infeksi prostat ini biasanya diobati hanya dengan antibiotik.

  • Prostatitis bakteri kronis

Gejala infeksi ini adalah nyeri pada saat atau setelah buang air kecil, nyeri di bagian punggung bawah dan nyeri pada testis. Infeksi ini termasuk jarang terjadi dan bisa menyebar hingga menginfeksi saluran kemih. Infeksi prostat ini bisa menyebabkan peradangan yang menandakan fungsi pada prostat terdapat cacat.

  • Prostatitis non-bakteri kronis

Pada umumnya infeksi prostat terjadi pada pria dewasa di usia 50 tahun ke atas, namun infeksi non-bacterial ini paling umum terjadi pada kasus penderita infeksi prostat dan terjadi pada pria segala umur. Gejala dari infeksi ini adalah terasa nyeri pada saat atau setelah buang air kecil, nyeri di area alat kelamin, susah buang air besar, dan terasa nyeri saat ejakulasi.

  • Prostatodinia

Infeksi ini tidak disebabkan oleh bakteri atau virus karena tidak ditemukan bakteri pada urin. Untuk mengatasinya biasanya penderita diberikan antibiotik namun antibiotik tidak bisa mengatasi akar permasalahan dari infeksi prostatodynia. Gejala pada infeksi ini adalah nyeri di daerah panggul, ada darah dalam urin dan/atau pada air mani, demam, nyeri pada saat ejakulasi, setiap ingin buang air kecil rasanyanya sulit untuk ditahan.

 

Secara umum gejala infeksi prostat adalah adanya rasa nyeri pada area pinggang bawah yang disebabkan oleh infeksi di prostat. Kemudian infeksi prostat juga bisa menyebabkan gangguan seksual seperti nyeri pada saat ejakulasi bahkan bisa sampai mengeluarkan darah, gairah atau libido menurun, bahkan bisa sampai menyebabkan gangguan ereksi atau impotensi. Selain itu gejala umum juga bisa berupa demam, menggigil, dan gejala yang mirip dengan sakit flu.

 

Apa Saja Faktor Risiko Infeksi Prostat?

Obat infeksi prostat yang pertama adalah dengan mewaspadai faktor-faktor yang menyebabkan tingginya seseorang terkena infeksi prostat. Selain pria dewasa berusia 20 tahun ke atas, Seseorang yang memiliki riwayat keluarga terkena infeksi prostat maka resikonya lebih besar daripada orang yang tidak, selain itu faktor hormon juga mempengaruhi besar kemungkinan seseorang terkena infeksi pada prostat berikut adalah faktor resiko infeksi prostat lainnya:

  • Pria berusia di atas 40 tahun lebih rentan terkena infeksi karena sistem pertahanan tubuh yang melemah
  • Pola dan gaya hidup yang buruk dan tidak teratur serta kurangnya aktivitas fisik seperti berolahraga
  • Pria perokok yang sudah merokok bertahun-tahun dan yang sering terkena asap rokok meskipun tidak merokok
  • Sering mengalami tekanan atau sering stress juga bisa menurunkan daya tahan tubuh
  • Pria yang memiliki pinggul besar dengan perut yang buncit sangat beresiko terkena infeksi prostat
  • Penderita diabetes melitus tipe 1 atau tipe 2.

 

Pencegahan dan Pengobatan Infeksi Prostat

Untuk mencegah terjadi infeksi pada prostat sebaiknya rutin berhubungan intim dengan istri Anda karena ejakulasi rutin dapat mengurangi resiko terkena penyakit prostat. Namun tentu saja tidak disarankan berhubungan intim secara bebas apalagi tanpa menggunakan pengaman. Pencegahan juga bisa dilakukan dengan rutin berendam dalam air hangat dengan posisi duduk.

Konsumsi banyak makanan bergizi dan berserat tinggi agar buang air besar mudah dan lunak sehingga tidak melukai bagian dalam organ di bawah pinggang. Mengonsumsi banyak omega 3 seperi yang terdapat pada ikan salmon dan ikan tuna juga baik untuk mencegah infeksi pada prostat. Dan tentu saja dengan olahraga rutin maka seluruh bakteri, kuman, dan virus yang masuk ke dalam tubuh bisa ditangkis oleh sistem pertahanan tubuh yang kuat.

Untuk mencegah dan mengatasi infeksi pada prostat banyak-banyak mengkonsumsi makanan yang merupakan sumber antioksidan dan vitamin E agar radikal bebas bisa ditangkal. Salah satu obat infeksi prostat yang alami adalah kacang kedelai. Kacang kedelai mengandung isoflavon yang berguna untuk mencegah prostat membengkak dan menjadi kanker prostat. Selain kedelai, biji rami juga baik untuk mengatasi peradangan pada prostat. Mengobati infeksi prostat biasanya diberikan antibiotik oral atau yang diminum selama 30-90 hari. Antibiotik yang diresepkan oleh dokter harus habis agar infeksi tidak terjadi lagi dan berubah menjadi kebal terhadap antibiotik.

Tingkat jumlah penderita infeksi prostat pada pria cukup tinggi yaitu sekitar 30% dari jumlah pria di seluruh dunia. Hal ini menandakan bahwa pria baik yang masih berusia produktif maupun lansia tidak luput dari ancaman infeksi prostat terutama karena infeksi ini bisa disebabkan oleh gaya hidup yang tidak sehat. Untuk mencegah terjadi peradangan pada prostat perbanyaklah makanan bergizi tinggi dan mengkonsumsi seperti tomat, sambiloto, akar alang-alang, kumis kucing, meniran, daun sendok krokot, pegagan, daun dewa, dan rumput lidah ular yang bisa dijadikan jamu herbal untuk obat infeksi prostat.

 

Infeksi Prostat

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Ciri-Ciri Kanker Prostat

Ciri-Ciri Kanker Prostat

Ciri-Ciri Kanker Prostat – Prostat adalah kelenjar kecil di panggul pria yang merupakan bagian dari sistem reproduksi. Prostat berada di bawah kandung kemih di depan rektum. Kelenjar prostat mengelilingi uretra, yaitu saluran yang membawa urin dari kandung kemih ke penis.

Prostat membantu menghasilkan cairan yang menyuburkan dan melindungi sperma. Ketika terjadi ejakulasi, prostat mengeluarkan cairan ini menuju uretra. Cairan yang dikeluarkan akan mengalir bersama dengan sperma sebagai air mani.

Kanker prostat adalah salah satu dari 10 penyakit tersering yang menimpa pria. Sayang, para pria kerap tidak sadar dengan gejalanya, sampai penyakit ini menyebar dan makin sulit diterapi. Bisa jadi ini akibat terlalu banyaknya gejala yang ada. Setidaknya, ada cara mengenali gejala kanker prostat. Mari kita lihat tandanya berikut ini :

Ciri-Ciri Kanker Prostat

  1. Ciri-Ciri Kanker Prostat Sulit Berkemih

Ciri-Ciri Kanker Prostat sulit berkemih bisa berupa perasaan ingin berkemih tapi tidak ada yang keluar, berhenti saat sedang berkemih, ada perasaan masih ingin berkemih atau harus sering ke toilet untuk berkemih karena keluarnya sedikit – sedikit. Gejala ini akibat  membesarnya kelenjar prostat yang ada di sekitar saluran kemih karena ada tumor di dalamnya sehingga mengganggu proses berkemih. Kelenjar prostat akan makin besar seiring bertambahnya usia seseorang. Karena itu, periksa diri ke dokter untuk membedakan apakah hanya pembesaran prostat ataukah kanker.

  1. Ciri-Ciri Kanker Prostat Nyeri Saat Berkemih

Hal ini juga akibat adanya tumor prostat yang menekan saluran kemih. Namun, nyeri ini juga bisa merupakan gejala infeksi prostat yang disebut prostatitis. Bisa juga tanda hiperplasia prostat yang bukan merupakan kanker.

  1. Ciri-Ciri Kanker Prostat Keluar Darah Saat Berkemih

Hal ini jarang terjadi, namun jangan diabaikan. Segeralah periksa ke dokter meski darah yang dikeluarkan hanya sedikit, samar – samar atau hanya berwarna merah muda. Kadangkala infeksi saluran kemih juga bisa menyebabkan gejala ini.

  1. Ciri-Ciri Kanker Prostat Sulit Ereksi atau Menahan Ereksi

Tumor prostat bisa saja menyebabkan aliran darah ke penis yang seharusnya meningkat saat terjadinya ereksi menjadi terhalang sehingga susah ereksi. Bisa juga menyebabkan tidak bisa ejakulasi setelah ereksi. Tapi sekali lagi, pembesaran prostat bisa saja menyebabkan munculnya gejala ini.

  1. Ciri-Ciri Kanker Prostat Darah pada Sperma

Ciri ini ditandai dengan seperti adanya darah pada urin, bisa timbul tidak terlalu jelas. Darah tidak dalam jumlah banyak dan hanya menyebabkan warnanya berubah menjadi merah muda. Meski begitu patut diwaspadai

  1. Ciri-Ciri Kanker Prostat Sulit Buang Air Besar (BAB) dan Masalah Saluran Pencernaan Lainnya

Kelenjar prostat terletak di bawah kandung kemih dan di depan rektum. Akibatnya, bila ada tumor pencernaan akan terganggu. Namun perlu diingat, sulit BAB yang terus menerus terjadi juga bisa menyebabkan pembesaran prostat karena terjadi tekanan pada kelenjar secara terus menerus. Sulitnya BAB dan gangguan saluran cerna bisa juga mengindikasikan kanker usus besar.

  1. Ciri-Ciri Kanker Prostat Nyeri Terus Menerus di Punggung Bawah, Panggul atau Paha Dalam Bagian Atas

Sering, kanker prostat menyebar di wilayah-wilayah ini, yaitu pada punggung bawah, panggul dan pinggul sehingga nyeri yang sulit dijelaskan di bagian ini bisa menjadi tanda adanya gangguan

  1. Ciri-Ciri Kanker Prostat Sering Berkemih di Malam Hari

Jika Anda sering terbangun di malam hari lebih dari sekali hanya untuk berkemih, periksalah segera ke dokter.

  1. Ciri-Ciri Kanker Prostat Urin yang Menetes atau Tidak Cukup Kuat

Gejala ini mirip inkontinensia urin (ngompol). Urin tidak dapat ditahan hingga perlahan keluar dan menetes. Atau kalau pun keluar aliran tidak cukup kuat.

  1. Ciri-Ciri Kanker Prostat Usia di Atas 50 dan Mempunyai Faktor Risiko

Karena tidak menimbulkan gejala maka pria yang memiliki faktor risiko sebaiknya memeriksakan diri secara rutin. Faktor risiko ini termasuk adanya anggota keluarga yang menderita kanker terutama jika itu sang ayah, obesitas/kegemukan dan merokok merupakan salah satu faktor risiko kanker prostat.

 

Ciri-Ciri Kanker Prostat

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Prostatitis atau Radang Kelenjar Prostat

Prostatitis atau Radang Kelenjar Prostat

Prostatitis atau Radang Kelenjar Prostat

Prostatitis merupakan peradangan yang terjadi pada kelenjar prostat. Prostat adalah kelenjar berbentuk seperti kacang kenari yang terletak di bawah kandung kemih dan di sekeliling uretra (pangkal kandung kemih). Kelenjar prostat merupakan bagian organ tubuh yang ada pada sistem reproduksi pria. Kelenjar prostat pun bisa terkena peradangan dan infeksi. Itulah yang dikenal dengan nama Prostatitis atau Radang Kelenjar Prostat. Infeksi pada prostat tersebut juga dapat menyebar ke skrotum (kantong zakar). Bila sudah demikian, maka skrotum akan membengkak, memerah, terasa nyeri hebat yang berpotensi menyebabkan impotensi.

 

Pria menderita Prostatitis atau Radang Kelenjar Prostat kronis sekitar 30%- 50%,diantaranya pasien berusia 20-40 ada sekitar 50%-80%. Prostatitis atau Radang Kelenjar Prostat tidak meningkatkan risiko terjadinya kanker prostat. Pada kebanyakan laki-laki, prostatitis tidak mengganggu kehidupan seksual dan juga tidak menular kepada pasangannya.Prostatitis atau Radang Kelenjar Prostat sebenarnya tidak secara langsung berhubungan dengan disfungsi ereksi, tetapi kelainan ini memang menimbulkan gejala-gejala yang dapat mengganggu kehidupan seksual seseorang. Gejala-gejala itu antara lain hilangnya gairah sex (libido) karena rasa sakit sekitar penis dan testis, rasa sakit pada saat ejakulasi dan haemospermia yakni terdapat darah dalam cairan ejakulasi.

 

Tipe- Tipe Prostatitis atau Radang Kelenjar Prostat :

  1. Prostatitis bakteri akut (Acute bacterial prostatitis)

Acute bacterial prostatitis adalah infeksi dari prostate yang seringkali disebabkan oleh beberapa dari bakteri-bakteri yang sama yang menyebabkan infeksi-infeksi kantong kemih. Ini termasuk E. coli, Klebsiella, dan Proteus.

  1. Prostatitis bakteri kronis (Chronic bacterial prostatitis)

Chronic bacterial prostatitis adalah penyakit yang tidak umum dimana ada infeksi bakteri yang sedang berjalan dalam prostate.

  1. Prostatitis kronis tanpa infeksi (Chronic prostatitis without infection)

Kondisi dimana ada kekambuhan nyeri pelvis, testicle, atau rectal tanpa bukti dari infeksi kantong kemih.

 

Penyebab Prostatitis atau Radang Kelenjar Prostat

Belum diketahui penyebab sebenarnya dari Prostatitis atau Radang Kelenjar Prostat tersebut tetapi kadang merupakan penyebaran infeksi bakteri dari saluran kemih. Selain itu, Prostatitis atau Radang Kelenjar Prostat bisa juga disebabkan infeksi jamur, protozoa, dan virus. Penyebab dari prostatitis juga disebabkan oleh beberapa factor sebagai berikut :

  • Kemacetan prostat: kemacetan salah satu penyebabnya, kemacetan pasif merupakan faktor patogen penting. Penyakit ini biasanya bukan karena infeksi atau mikroba patogen lainnya menyerang.
  • Stimulasi urin: Dalam urin mengandung banyak bahan kimia yang bersifat basa. Ketika gangguan saraf endokrin lokal meningkatnya tekanan dan uretra setelah pintu prostat rusak akan membuat rangsangan kimia seperti nyeri saat buang air ke kecil.
  • Gangguan pada system saraf : pada system saraf bagian prostat mengalami gangguan atau kemacetan pada saraf sehingga menyebabkan Prostatitis atau Radang Kelenjar Prostat.
  • Kekebalan tubuh yang rendah
  • Adanya cedera pada daerah prostat dan sekitarnya

 

Gejala Prostatitis atau Radang Kelenjar Prostat

Gejela Prostatitis atau Radang Kelenjar Prostat Kronis: (gejala radang prostat kronis bervariasi,keparahan juga bervariasi,ada yang tidak ada gejala sema sekali, ada yang seluruh tubuh tidak nyaman).

  1. Ketidaknyamanan pada buang air kecil: bisa muncul iritasi kandung kemih seperti sering buang air kecil,buang air kecil terasa nyeri serta radiasi ke kepala penis. Pagi hari buang air kecil akan ada sekresi mukosa, juga ada rasa susah buang air kecil.
  2. Gejala local: ketidaknyamanan pada saluran kemih belakang,perineum. Jongkok,buang air besar serta duduk dikursi terlalu lama maka pembengkakan akan bertambah parah.
  3. Nyeri peluruhan radioaktif:nyeri radang prostat kronis dan tidak hanya terbatas pada uretra dan perineum yang paling umum adalah nyeri pinggang. Selain itu bisa berpengaruh pada penis, kordas permatika, testis skrotum, perut kecil, daerah groin(akar paha besar) dan rektum dll (perlu diketahui adalah radang prostat kronis yang menyebabkan sakit pinggang ada pada bagian perut bawah. Ortopedi menyebabkan nyeri punggung seperti radang myofascial, ketegangan otot, tapi sekitar belt akan lebih mudah menyebabkan radang prostat.
  4. Disfungsi seksual: radang prostat kronis dapat menyebabkan penurunan libido dan sakit pada saat berejakulasi,ejakulasi dinidan mempengaruhi kualitas air mani,setelah buang air kecil atau buang air besar dapat muncul uretra putih,dan jika disertai radang vesikula seminalis maka bisa muncul sperma darah.
  5. Demam
  6. Menggigil
  7. Merasa nyeri atau seperti terasa terbakar saat kencing(Disuria)
  8. Terasa panas saat buang air kecil dan ejakulasi
  9. Sering buang air kecil terutama pada malam hari (Nokturia)
  10. Merasa nyeri di bagian perut, paha atau bagian punggung bawah
  11. Rasa nyeri dibagian Perineum antara skrotum dan rektrum
  12. Rasa tidak nyaman pada penis dan testis
  13. Seperti sedang flu(jika penyebabnya adalah bakteri prostatitis)
  14. Gejala lain: radang prostat kronis disertai penyakit psychasthenia. Gejalanya adalah terjadinya kelelahan,pusing,susah tidur. Menderita radang prostat jangka panjang dapat menyebabkan reaksi metamorphosis pada tubuh,radang konjungtiva dan radang sendi.

 

Faktor resiko Prostatitis atau Radang Kelenjar Prostat

Beberapa faktor resiko Prostatitis atau Radang Kelenjar Prostat meliputi:

  • Faktor genetik dan hormon
  • Lebih dari 80 persen kasus Prostatitis atau Radang Kelenjar Prostat ditemui pada pria di atas usia 65 tahun
  • Kebiasaan makan yang buruk dan kurangnya aktivitas fisik dapat meningkatkan kemungkinan Prostatitis atau Radang Kelenjar Prostat
  • Gaya hidup
  • Perokok atau sering menghirup asap rokok
  • Tekanan emosi (Stress) juga dapat meningkatkan kemungkinan terkena Prostatitis atau Radang Kelenjar Prostat
  • Tipe berat badan yang mengganggu prostat adalah tipe bentuk tubuh membesar di bagian pinggang dengan perut buncit seperti apel
  • Penderita diabetes melitus

 

Pencegahan Prostatitis atau Radang Kelenjar Prostat

Pencegahan Prostatitis atau Radang Kelenjar Prostat sebaiknya tidak hanya dilakukan oleh para pria yang memiliki resiko melainkan semua pria. Berikut beberapa tips pencegahan gangguan prostat:

  • Konsumsi banyak sayuran dan buah, kurangi makanan berlemak, hindari rokok dan alkohol, konsumsi makanan/minuman yang mengandung antioksidan dan omega-3. Omega 3 dapat ditemukan pada Ikan salmon, mackerel, tuna dan herring. Kerang, padi-padian, biji-bijian, bekatul, susu, dan polong-polongan mengandung mineral seng yang juga sangat baik untuk penderita gangguan prostat.
  • Menjalankan gaya hidup sehat
  • Olahraga rutin

 

Prostatitis atau Radang Kelenjar Prostat

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Tanda-Tanda Kanker Prostat

Tanda-Tanda Kanker Prostat

Tanda-Tanda Kanker Prostat

Kanker prostat adalah kanker yang paling umum diderita oleh setiap laki-laki berusia lebih dari lima puluh tahun. Beberapa peneliti menyebut kanker ini berkaitan dengan rendahnya produksi hormon testosteron di usia tersebut.

Setiap pria perlu mengetahui dengan baik tanda-tanda dan gejala kanker prostat karena perbedaan antara gejala adanya gangguan pada prostat baik itu yang bersifat ringan ataupun gangguan prostat yang lebih serius seperti kanker prostat sangatlah tipis.

Untungnya saat ini ada beberapa cara untuk mendeteksi kanker prostat. Tanda-Tanda Kanker Prostat yang terdeteksi sejak dini akan lebih mudah ditangani apalagi pengobatan kanker prostat lebih efektif dibandingkan dengan kanker jenis lain.

Dengan mengetahui sejak dini ciri-ciri dan Tanda-Tanda Kanker Prostat dan mampu membedakannya dengan jenis gangguan prostat yang lain maka potensi untuk berkembangnya penyakit ke tingkat yang lebih serius bisa ditanggulangi.

 

Lakukan Test PSA Setiap Tahun

Tanda-Tanda Kanker Prostat. Prostate Specific Antigen tests (PSA tests) adalah cara paling umum mengetahui tanda-tanda awal kanker prostat. Test PSA akan mengukur protein dalam darah, semakin tinggi tingkat protein ini maka semakin tinggi risiko terkena kanker prostat.

Protein yang tinggi dalam darah juga bisa berarti adanya gangguan lain berupa prostat jinak atau bisa juga karena infeksi saluran kemih. Melakukan tes PSA secara rutin setiap tahun adalah cara terbaik mendeteksi kanker prostat sedini mungkin.

 

Perhatikan Perubahan Buang Air Kecil

Tanda-Tanda Kanker Prostat. Perhatikan perubahan-perubahan kecil saat anda buang air kecil dan diskusikan dengan dokter Anda saat anda berkonsultasi. Tanda-tanda kanker prostat yang perlu anda perhatikan saat buang air kecil adalah:

  • Tanda-Tanda Kanker Prostat Lebih sering buang air kecil (terutama di malam hari)
  • Tanda-Tanda Kanker Prostat Merasa nyeri saat buang air kecil
  • Tanda-Tanda Kanker Prostat Air tetesan kencing terakhir yang makin banyak
  • Tanda-Tanda Kanker Prostat Kesulitan buang air kecil diawal (serasa ada yang menahan)
  • Tanda-Tanda Kanker Prostat Air urin bercampur darah

 

Perhatikan Tanda-Tanda Lain Yang Berhubungan Dengan Prostat

Tanda-Tanda Kanker Prostat lain adalah yang biasa muncul berkaitan dengan aktifitas seks. Terkadang seks yang tidak puas diakibatkan karena adanya gangguan pada prostat baik itu gangguan jinak maupun kanker prostat. Tanda-tanda tersebut adalah sebagai berikut:

  • Perasaan nyeri saat ejakulasi (orgasme)
  • Ereksi penis tidak keras (disfungsi ereksi)
  • Nyeri yang tetap konsisten di punggung bawah, paha, atau di daerah pinggul

Tanda-Tanda Kanker Prostat atau pun ciri di atas tidak selalu berarti anda mengidap kanker prostat, karena bersifat umum dan bisa berarti adalah pertanda dari gejala gangguan prostat yang lain. Tapi jika Anda curiga mengidap kanker prostat berdasarkan tanda-tanda tersebut di atas, kunjungi dokter untuk konsultasi dan jika memungkinkan lakukan tes laboratorium untuk memastikan.

 

Jangan Sembunyikan Tanda-Tanda Kanker Prostat Dari Pasangan Anda

Banyak pria yang diam-diam menyembunyikan gejala dan tanda-tanda kanker prostat yang dirasakan, berharap gangguan tersebut bersifat sementara dan nantinya bisa sembuh sendiri. Karena terlalu lama didiamkan akhirnya gangguan tersebut semakin tak tertahankan dan akhirnya ke dokter juga untuk diperiksa.

Perasaan semakin hancur dan menderita saat dokter memvonis menderita kanker prostat ganas stadium lanjut. Dalam situasi seperti itu penyakit semakin sulit disembuhkan. Jangan menunggu atau menyembunyikan tanda yang anda rasakan. Beritahu istri atau orang dekat anda sehingga anda tidak sendiri dan ada yang memotivasi anda untuk segera berobat.

 

Tips

  • Ingat bahwa ciri atau tanda-tanda yang anda rasakan bisa juga berarti gangguan prostat jinak yang bisa menjadi ganas suatu saat.
  • Jika anda positif mengidap kanker prostat, tidak perlu panik. Kanker prostat memiliki tingkat kesembuhan yang lebih tinggi dibandingkan jenis kanker lainnya.
  • Jangan menunda ke dokter! semakin lama Anda menunggu semakin sulit menyebuhkan kanker prostat yang diderita

 

Tanda-Tanda Kanker Prostat

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Kanker Prostat Apa Penyebabnya?

Kanker Prostat Apa Penyebabnya?

Pada tahap awal, kanker prostat umumnya tidak menimbulkan gejala apa pun. Tapi ketika pembengkakan prostat telah memengaruhi uretra atau kanker mulai menyebar, berikut ini adalah beberapa gejala yang biasanya muncul:

  • Lebih sering buang air kecil, terutama saat malam hari
  • Merasa nyeri saat buang air kecil atau butuh waktu lama
  • Terdapat darah dalam air kencing atau air mani
  • Tekanan air kencing berkurang
  • Air kencing keluar saat batuk atau tertawa
  • Tidak mampu kencing sambil berdiri
  • Disfungsi ereksi

 

Prostat pria umumnya akan bertambah besar seiring bertambahnya usia. Gejala-gejala di atas perlu diwaspadai, meski tidak selalu berarti Anda mengidap Kanker Prostat. Berikut ini adalah gejala Kanker Prostat ketika sudah memasuki tahapan yang lebih parah:

  • Penurunan berat badan
  • Kehilangan selera makan
  • Rasa sakit pada tulang terutama punggung bagian bawah, paha dan pinggul
  • Mual dan muntah
  • Konstipasi
  • Merasa sakit atau kaku pada bagian panggul, punggung bawah, paha atas, atau pada tulang di sekitarnya
  • Kelemahan atau kelumpuhan pada tubuh bagian bawah

Penyebab kanker

Kanker prostat Apa Penyebabnya? yang pasti hingga kini masih belum diketahui. Tapi Kanker ini memengaruhi terutama pria yang berusia lanjut. Sekitar delapan dari sepuluh kasus diderita oleh pria berusia di atas 65 tahun.

 

Selain usia, berikut ini adalah beberapa faktor yang bisa meningkatkan risiko terkena kanker:

  • Riwayat kesehatan keluarga. Jika ada keluarga laki-laki yang menderita kanker prostat atau wanita yang menderita kanker payudara, risiko Anda untuk terkena kanker ini akan meningkat.
  • Mengonsumsi makanan yang mengandung kalsium tinggi terlalu sering juga bisa meningkatkan risiko terkena kanker.
  • Berkelebihan berat badan meningkatkan risiko seorang laki-laki terkena kanker.

 

Diagnosis kanker

Terdapat beberapa tes dan juga pemeriksaan yang harus dijalani untuk mendiagnosis kanker. Berikut ini adalah beberapa tes dan pemeriksaan yang bisa dijalani untuk mendiagnosis kanker ini:

  • Pemeriksaan colok dubur

Pada prosedur ini, dokter akan memasukkan jari yang sudah dibungkus sarung tangan dan diolesi pelumas ke dalam rektum untuk memeriksa kelenjar prostat yang posisinya di sebelah rektum. Jika dokter menemukan ketidaknormalan pada tekstur, bentuk, maupun ukuran kelenjar prostat Anda, mungkin Anda memerlukan tes lanjutan lainnya.

  • Tes PSA (prostate-specific antigen atau antigen khusus prostat)

Kelenjar prostat menghasilkan protein yang disebut dengan PSA. Kadar PSA pada darah semua pria cukup sedikit, tapi kadar PSA akan bertambah seiring bertambahnya usia seorang pria.

Tes darah PSA berfungsi mengukur kadar PSA dalam darah. Tes PSA tidak spesifik untuk mendeteksi kanker karena kondisi lain seperti peradangan pada prostat juga menyebabkan meningkatnya PSA dalam darah. Selain itu, ada sebagian penderita kanker yang tidak mengalami peningkatan kadar PSA. Hanya sekitar 45% penderita kanker mempunyai kada PSA yang tinggi.

  • Biopsi

Prosedur biopsi adalah pengambilan sampel jaringan prostat untuk diteliti lebih jauh apakah terdapat sel kanker. Ini adalah langkah yang paling bisa diandalkan dalam mendiagnosis kanker.

 

Selain tiga prosedur di atas, rangkaian prosedur CT-scan, MRI dan juga pemeriksaan tulang mungkin dianjurkan untuk memeriksa jika ada penyebaran sel-sel kanker ke bagian tubuh lain.

 

Tahapan kanker

Untuk menentukan cara penanganan yang tepat untuk kanker prostat, dokter perlu mengetahui pada tahap berapakah kanker yang diderita. Dengan demikian, pengobatan yang tepat bisa diberikan. Berikut ini adalah tahapan kanker:

  • Stadium I. Pada tahap ini, kanker masih sangat kecil dan belum menyebar ke luar kelenjar prostat.
  • Stadium II. Pada tahap ini, kanker lebih besar dan belum menyebar ke luar kelenjar prostat.
  • Stadium III. Kanker sudah menyebar keluar dari kelenjar prostat tapi masih berada di jaringan sekitarnya misalnya uretra.
  • Stadium IV. Kanker sudah menyebar lebih jauh, misalnya ke kandung kemih, rektum, atau pun tulang.

 

Menentukan tahapan kanker sangat penting karena berkaitan dengan pilihan pengobatan yang tepat untuk menangani kanker yang diderita.

 

Kanker Prostat Apa Penyebabnya?

 

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Penyakit Kanker Prostat

Penyakit Kanker Prostat

 

Kanker prostat merupakan salah satu jenis penyakit yang identik dengan para pria, karena bagian dari organ reproduksi ini hanya dimiliki oleh pria saja. Namun, sebelum dibahas lebih jauh mengenai beberapa gejala dan cara mendiagnosa penyakit ini, sebaiknya ketahui terlebih dahulu apa fungsi dan dimana letak kelenjar prostat tersebut.

Penyakt Kanker Prostat

Informasi mengenai gejala-gejala dan cara mendiagnosa Penyakit Kanker Prostat

Prostat merupakan kelenjar pada bagian sistem reproduksi yang terdiri dari skortum, penis, testis dan organ-organ reproduksi lainnya. Posisi kelenjar prostat terletak di depan rectum, di samping kandung kemih dan mengelilingi uretra. Lantas apa fungsi kelenjar prostat,? prostat memiliki fungsi sebagai penghasil cairan yang melindungi dan menyuburkan sperma. Saat terjadi ejakulasi, cairan tersebut akan menuju uretra, kemudian mengalir bersama dengan sperma menuju penis dan keluar sebagai air mani.

 

Gejala-Gejala Kanker Prostat dan Cara Mendiagnosa Penyakit Kanker Prostat

Kelainan pada kanker prostat umumnya disebabkan oleh kanker, sehingga kelainan tersebut sering disebut sebagai Penyakit Kanker Prostat. Menurut data yang dikutip dari WHO, Penyakit Kanker Prostat berada pada urutan kedua sebagai jenis kanker yang banyak diidap oleh para pria. Tidak kurang dari 1 juta pria didiagnosis menderita kanker prostat di seluruh dunia, serta menyebabkan sekitar 300.000 kematian akibat penyakit ini.

 

Sementara di Indonesia sendiri, menurut data dari IARC (International Agency for Research on Cancer), penderita Penyakit Kanker Prostat di Indonesia pada tahun 2012 diperkirakan mencapai 13.600 orang. Dari jumlah tersebut, total kematian mencapai 9000 kasus.

 

Merunut dari data kedua lembaga kesehatan di atas, maka dapat disimpulkan bahwa kanker prostat sangat mudah diidap oleh para pria, dan jika tidak segera ditangani maka dapat berujung pada kematian. Dengan demikian, alangkah baiknya bila kita dapat mengenali gejala-gejalanya, dan juga mengetahui cara mendiagnosis agar dapat ditangani dengan cepat sebelum berlanjut pada stadium yang lebih parah. Di bawah ini akan diulas masing-masing gejala dan metode untuk mendiagnosis Penyakit Kanker Prostat.

Gejala Kanker Prostat

Penyakit Kanker Prostat ketika baru mulai muncul di dalam tubuh biasanya tidak menimbulkan gejala awal, hal inilah yang membuatnya susah untuk dideteksi sejak awal. Umumnya, tanda-tanda tersebut mulai dirasakan ketika kelenjar prostat telah mengalami pembengkakan dan menjepit uretra atau kandung kemih. Dengan demikian, berarti masalah kesehatan pada organ reproduksi ini akan terdeteksi ketika kanker telah menyebar atau mempengaruhi bagian-bagian reproduksi lainnya.

 

Gejala Kanker Prostat akan dirasakan ketika kanker mulai menghimpit kantung kemih akibat pembengkakan prostat. Berikut ini adalah tanda-tanda yang umum dirasakan, yakni:

  • Timbulnya rasa nyeri pada penis ketika buang air kecil (kencing).
  • Sering buang air kecil, umumnya dialami saat malam hari.
  • Menurunnya tekanan air kencing.
  • Air kencing bercabang, biasanya terjadi saat pertama kali kencing ketika bangun pagi.
  • Rasa nyeri saat ejakulasi.
  • Adanya kandungan darah pada urine, hal ini teradi bila Penyakit Kanker Prostat sudah dikategorikan parah.
  • Kaku pada area punggung bagian bawah, hal ini juga terjadi bila Penyakit Kanker Prostat sudah parah karena kanker telah menyebar ke area panggul, tepatnya di kelenjar getah bening.

 

Seluruh gejala di atas bisa saja dirasakan salah satunya, terutama untuk poin 1,2 dan 3. Jadi, jika anda merasakan gejala tersebut, maka sebaiknya lakukan tindakan pengobatan.

 

Diagnosa Gejala Penyakit Kanker Prostat

Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, bahwa Penyakit Kanker Prostat tidak mudah dideteksi awal kemunculannya. Namun, bila kita mulai mengalami kelainan atau merasakan tanda-tanda akan adanya kanker pada kelenjar prostat, cara mendiagnosa ini dapat dilakukan dengan beberapa metode dengan bantuan pakar kesehatan.

 

Berikut adalah 3 metode untuk mendiagnosa Penyakit Kanker Prostat, yakni:

  • Tes darah, metode ini sering juga disebut tes PSA (Prostate Specific Antigen), tolak ukurnya dalam bentuk kadar dengan satuan PSA. Namun, metode pemeriksaan ini tidak spesifik untuk mendeteksi ada atau tidaknya kanker prostat, karena kadar PSA bisa saja dipengaruhi oleh kondisi terentu, misalnya infeksi pada saluran kencing atau peradangan pada prostat.
  • Pemeriksaan colok dubur (pemeriksaan fisik), metode pemeriksaan ini bertujuan untuk mengetahui ukuran kelenjar prostat, dan akan dibandingkan dengan ukuran kelenjar prostat yang normal.
  • Biopsi, yakni metode pemeriksaan dengan cara mengambil sampel dari jaringan prostat dan akan diuji di laboratorium.

 

Ketiga metode pemeriksaan di atas sebaiknya dilakukan bila anda telah merasakan adanya gejala, atau bahkan bila memliki riwayat keturunan yang juga sebelumnya pernah atau sedang menderita penyakit ini.

 

Penyakit Kanker Prostat

 

Posted in Uncategorized | Leave a comment